1 / 29

guru

http://www.slideshare.net/zaidanbetawikemanggisan/presentation1-28505087

PappyCullo
Download Presentation

guru

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. PERGERAKAN NASIONAL PERGERAKAN NASIONAL IPS Kelas 8

  2. BAHASAN • Perbedaan perlawanan (sebelum/sesudah 1908) • Faktor-faktor pendorong munculnya nasionalisme • Periode Pergerakan Nasional • Organisasi Pergerakan Nasional

  3. Apa yang menyebabkan kegagalan perlawanan bersenjata bangsa Indonesia? • Perjuangan bersifat kedaerahan. • Perlawanan tidak dilakukan secara serentak. • Masih tergantung pimpinan (jika pemimpin tertangkap, perlawanan terhenti). • Kalah dalam persenjataan. • Belanda menerapkan politik adu domba (devide et impera).

  4. Perbedaan pelawanan bangsa Indonesia terhadap Belanda Sebelum 1908 1. Perlawanan bersifat lokal 2. Perlawanan bersifat negatif, artinya : a. Selalu berpindah- pindah tempat, mengundurkan diri b. Mencari perlindungan pada ilmu gaib, bertapa Sesudah 1908 1. Perlawanan bersifat nasional 2. Perlawanan bersifat positif, artinya dengan menggunakan senjata dan taktik modern berupa diplomasi (berani mengkritisi) dan menggunakan rasio

  5. Sebelum 1908 3. PerlawananIrasionil, bergantungpadakekuatanpemimpin yang kharismatik (mempunyaikepribadian yang magnetis), dianggappengikutnyamemilikikesaktian. pemimpinmati / tertawan, perlawananberakhir. 4. Tidakadatindaklanjutdaripergerakanjikasusunanmasyarakat yang adaditumbangkan. Sesudah 1908 3. Perawananrasionil, diorganisisrsecarateratursehinggamemungkinkanperlawananlebihbertahan lama. pemimpinmati/ tertawan, perlawanantetapberlanjut semboyan: Patahtumbuhhilangberganti 4. Masadepanpergerakanadalahmenumbangkansusunanmasyarakat lama digantidenganmasyarakat yang baru, denganpenataan-penataan

  6. Faktorpendorongmunculnyanasionalisme Indonesia : Faktor Intern 1. Penderitaan akibat penjajahan 2. Persatuan Indonesia dibawah Pax Neerlandica memberi jalan ke arah kesatuan bangsa. 3. Pembangunan sarana komunikasi yang memudahkan pertemuan rakyat dari berbagai pulau. • Pembatasan penggunaan bahasa Belanda dan makin populernya penggunaan bahasa Melayumemunculkan bahasa pengikat, bahasa Indonesia.

  7. Faktorpendorongmunculnyanasionalisme Indonesia : Faktor Intern 5. Adanya UU desentralisasi memungkinkan rakyat mengenal tata cara demokrasi modern. 6. Adanya reaksi terhadap pergerakan kedaerahan yang tidak menguntungkan (pengalaman masa lampau) 7. Inspirasi dari kejayaan jaman Sriwijaya dan Majapahit.

  8. Faktorpendorongmunculnyanasionalisme Indonesia : Faktorekstern • Masuknyaide-idebaratlewatpendidikan Barat modern • KemenanganJepangatasRusiatahun 1905 yang mengembalikankepercayaanbangsaakankemampuansendiri. • Munculnyapergerakankebangsaandiwilayah lain : India, Turki, Philipina, Cinadll • Penyebarluasanpernyataanpresiden AS Wodroo Wilson, tentangpenentuannasibsendiribagaibangsa-bangsadidunia. (Wilson Fourteen Points)

  9. Periode Pergerakan nasional Jaman pergerakan nasional dapat di bagi menjadi tiga masa: 1. Awal Pergerakan Nasional 2. Masa Radikal 3. Masa Moderat

  10. Awal Pergerakan Nasional Organisasi-organisasi yang munculpadamasainidiwakilioleh: • BoediOetomo • SerikatDagang Islam / Sarekat Islam • IndischePartij

  11. Budi Oetomo (BO) Didirikan pada tanggal 20 Mei 1908 atas inisiatif dari Dr Wahidin Sudirohusodo yang kemudian disambut oleh Soetomo dan rekan-rekannya di School Tot Opleiding van Indische arsten (STOVIA) atau Sekolah Dokter Pribumi. Tujuan : Untuk megembangkan pendidikan dan kebudayaan serta melakukan usaha peningkatan perekonomian.

  12. Karena sebagian besar anggotanya adalah pegawai pemerintah, maka BO selalu berhubungan baik dengan pemerintah selalu bersikap hati-hati dalam mengambil kebijakan. Disebabkan Budi Utomo mempertahankan sifat kedaerahan, dan desakan untuk membuka diri menjadi organisasi nasional semakin besar menjadikan Budi Utomo semakin mundur dan banyak anggotanya pindah ke organisasi lain.

  13. Sarekat Islam (SI) Didirikan oleh H Samanhudi pada thun 1905 di Solo dengan nama Sarekat Dagang Islam (SDI) corak pergerakan agama dan ekonomi. Pada 10 september 1912 di rubah menjadi Sarekat Islam (SI) Menurut HOS Cokroaminoto tujuan SI untuk memajukan perdagangan, membantu pengajaran, memperbaiki pendapat yang keliru mengenai Islam dan hidup menurut perintah Islam.

  14. Pada awalnya SI bersikap kooperatif dalam perjuangannnya, akan tetapi setelah di ketahui Voolksraad (Dewan Rakyat) tidak memperjuangkan kemerdekaan, maka perjuangan berubah menjadi non-kooperatif.

  15. Pada 1921 SI terpecah menjadi dua, SI putih dipimpin HOS Cokroaminoto berhaluan Islam dan SI Merah yang berhaluan kominis di pimpin Semaun dan Darsono yang kemudian mendirikan PKI. Kemudian SI berganti menjadi Partai Sarekat Islam (PSI) Indonesia dengan ketua H Agus Salim, penambahan Indonesia menunjukan semangat kebangsaan.

  16. Indische Partij • Didirikan di Bandung pada tanggal 25 Desember 1912 oleh : • Dr. Ernest Francois Eugene Douwes Dekker yang kemudian dikenal sebagai Dr. Danu Dirdjo Setia Budhi • Dr. Cipto Mangoenkoesoemo • Soewardi Soerjaningrat yang kemudian terkenal dengan nama Ki Hadjar Dewantara.

  17. Indische Partij bermaksud membangun rasa cinta dalam setiap hati orang Hindia terhadap bangsa dan tanah airnya. Hal ini dilakukan dengan cara menyadarkan masyarakat dengan menghidupkan kembali harga diri, rasa mampu, dan rasa kebangsaan atau nasionalisme. Dan dalam hal ini mereka menganjurkan suatu nasionalisme yang jauh lebih luas dari nasionalisme Boedi Oetomo. Dan cita-cita ini mereka ini disebarluaskan melalui Harian De Express.

  18. MasaRadikal SetelahPerangDunia I, organisasi-organisasipergerakandi Indonesia mulaibersikapradikal,denganciri: 1. Bentukperjuangan Non Kooperasi (tidakbekerjasamadenganpemerintahKolonialBelanda) 2. Bersifatpolitis Organisasi-organisasi yang munculpadamasainidiwakilioleh: Perhimpunan Indonesia PartaiKomunis Indonesia PartaiNasional Indonesia

  19. Partai Komunis Indonesia (PKI) DidirikandengannamaPartaiKomunisHindia (PKH) setelahSemaundanDarsonodikeluarkandari SI pada Mei 1920. AnggotanyasebagianbesardariIndische Social Demokratische Vereeniging (ISDV) yang dididirikanolehHS SneevelietseorangBelanda yang berhaluansosialis.

  20. Untuk mendapatkan banyak anggota PKI melakukan infiltrasi (penyusupan) kedalam organisasi lain dan sering menggunakan tokoh-tokoh Islam dalam menyebarkan pemikirannya, misalnya H Misbach agar mudah diterima masyarakat Indonesia. Dalam pergerakannya PKI bersifat non-kooperatif dan secra terang-terangan menentang kebijakan pemerintah Belanda. Dan tidak jarang PKI mengadakan pemogokan-pemogokan kerja sebagai protes kepada pemerintah Hindia Belanda, bahkan pernah melakukan pemberontakan walaupaun akhirnya gagal.

  21. Perhimpunan Indonesia (PI) Pada 1908, perkumpulan mahasiswa di Belanda mendirikan Indische Vereeniging. Menjadi lebih maju setelah Moh. Hatta, Sunario, A. Subadri dan Ali Sastroamidjoyo menjadi pemimpin dan nama organisasi di ganti menjadi Indonesische Vereeniging dan terakhir pada 1925 menjadi Perhimpunan Indonesia (PI). PI adalah organisasi yang pertama dengan tegas menuntut Indonesia merdeka, bersikap non kooperatif dan menyatakan perlunya persatuan masyarakat Indonesia.

  22. Usaha nyata PI dalam usaha kemerdekaan di buktikan dengan hadir dan menjadi anggota Liga Internasional Anti Penindasan Penjajah yang berkongres di Paris Perancis pada tahun 1926. Dan pada tahun 1927 pada saat kongres di Brussel, Belgia dengan tegas Moh Hatta menuntut kemerdekaan Indonesia. Untuk memperkuat perjuangannya, PI kemudian menggabungkan diri dengan League Against Imperialism and for National Independence yang didirikan oleh Muzenberg di Berlin Jerman. Selain itu tokoh-tokoh PI pun berhubungan dengan tokoh-tokoh mahasiswa Asia seperti Jawaharal Nehru dari India dan Hafes Ramdhan Bey dari Mesir.

  23. PartaiNasional Indonesia. • Dari Study Club ke PNI. • 1926 didirikanAlgemene Study Club olehIrSoekarno. MajalahnyabernamaSuluh Indonesia kemudiandiubahmenjadiSuluh Indonesia muda. Karenawataknya yang radikalpengikutnyamenjadibanyakdanberkembangmenjadipartai PNI. • Perkembangannya PNI. • Dengancepat PNI menjadipopulermenagapa? • setrategiperjuangnnya: • Non kooperasi (tdkbekerjasama) • Self help (menolongdirisendiri) • Self Reiance (percayadirisendiri) • Self Detemination (menentukansendiri) • Karenakaumimperialis pun bersatumakakaumtejajah pun harusbersatudenganmenggalangkekuatan : • PersatuankaumMarhaen • Kerjasama Pan Asiatisme. • Pengakapan • Karenadianggapterlibatpemberontakan PKI 1927, *)Hatta, Ali Sastroamijoyo, NatsirDatuk P dan Abdul Majidpledoinyaberjudul Indonesia merdekapembelanyaMrDuys. 1928 dibebaskankarenatdkterbukti

  24. Tidaksemua program PNI terwujudadabeberapa al. • Menyelenggarakankursuskader • Membentuk PPPKI • Membentukserikatburuhdankoperasi • Menjadikanmerahputihsebagaiwarnakebangsaan • Bantengsebagaisimbulkekuatan • Pecisebagaipakaiannasional • Indonesia rayasebagailagukebangsaan. • Karena propaganda PNI yang radikaldanadanyadesasdesus PNI akanmelakukanpemberontakan 1929, 4 tokohnyaditangkap (Soekarno,Maskun, GatotMangkuprojo, Supriyadinata). DidampingiolehMrSartonodkkSoekarnomembacakanpledoinya “Indonesia menggugat”.Dipengadilanmasing2 dijatuhihukuman 4 th, 2 th, 1 th 8 bl, 3 bln. • 1931 PNI pecahmenjadiPartindo ,PNI (pendidikan) danPartai Rakyat Indonesia (PRI) olehM.Tabrani. • Des 1931 Soekarnodibebaskan, ttpditangkaplagi 1933, dibuangkeEnde 1934, ke Bengkulu 1938, Padang 1942 • Hattadkkditangkap 1933, dibuangke Digul 1935, keBandaneira 1936, keSukabumi 1942.

  25. Masa Moderat Sejak tahun 1930-an organisasi-oerganisasi pergerakan mulai mengubah taktik perjuangannya, dengan bersikap moderat dan kooperatif (bekerja sama dengan pemerintah Kolonial Belanda) Organisasi-organisasi yang muncul pada masa ini diwakili oleh: Perhimpunan Bangsa Indonesia/ Parindra Gabungan Politik Indonesia (Gapi)

  26. Penyebab menjadi Radikal Akibat Perang Dunia I menyebabkan berkembangnya pahan demokrasi dan berdampak banyak negara-negara di Eropa berubah dalam sistem pemerintahannya dari Monarchi atau kerajaan menjadi Republik

  27. Penyebab menjadi Moderat Padatahun 1929, terjadikrisisekonomidunia(krisis Malaise), akibatnyapemerintahkolonialmemperketatpengeluaran. Hal iniberdapakGubernurJendral De Jongememperketatgerakanorganisasi-organisasipergerakan agar tidakmenuntutterlalubanyakpadapemerintanataubahkanmelakuklanpemberontakan Selainitu, ketegasanpemerintahdalammenghadapigerakanorganisasi-organisasisebagaiakibatterjadinyapemberontakan PKIdibawahpimpinanSemaun, Alimin, danDarsana. Hal inisebagaiantisipasi agar tidakadapemberontakanlagi. Ketegasanpemerintahkolonialiniditanggapidengansikaporganisasipergerakamenjadilebihkooperasi agar organisasidapatberlangsung.

  28. Organisasi-organisasi pergerakan nasional di Indonesia berdasarkan ideologinya.

More Related