1 / 17

Pengantar Matematika Diskrit

Pengantar Matematika Diskrit. Oleh : Syamsul Anam. Rasa ingin tahu adalah ibu dari semua ilmu pengetahuan Tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak cinta. Matematika diskrit: cabang matematika yang mengkaji objek-objek diskrit. Tujuan Kuliah.

alagan
Download Presentation

Pengantar Matematika Diskrit

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Pengantar Matematika Diskrit Oleh : Syamsul Anam

  2. Rasa ingin tahu adalah ibu dari semua ilmu pengetahuan • Tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak cinta

  3. Matematika diskrit: cabang matematika yang mengkaji objek-objek diskrit.

  4. Tujuan Kuliah • Mahasiswa mampu memahami tentang obyek diskrit dalam dunia matematika sehingga memudahkan dalam dunia informatika

  5. Apa yang dimaksud dengan kata diskrit (discrete)? Benda disebut diskrit jika: • terdiri dari sejumlah berhingga elemen yang berbeda • elemen-elemennya tidak bersambungan (unconnected). Contoh: himpunan bilangan bulat (integer)

  6. Lawan kata diskrit: kontinyu atau menerus (continuous). Contoh: himpunan bilangan riil (real)

  7. Komputer digital bekerja secara diskrit. Informasi yang disimpan dan dimanipulasi oleh komputer adalah dalam bentuk diskrit. • Matematika diskrit merupakan ilmu dasar dalam pendidikan informatika atau ilmu komputer.

  8. Matematika diskrit memberikan landasan matematis untuk kuliah-kuliah lain di informatika. •  algoritma, struktur data, basis data, otomata dan teori bahasa formal, jaringan komputer, keamanan komputer, sistem operasi, teknik kompilasi, dsb.

  9. Matematika diskrit adalah matematika yang khas informatika Matematika Informatika.

  10. Materi-materi dalam matematika diskrit: • Teori Himpunan (set) • Relasi dan Fungsi • Matriks • Barisan dan Deret (Bilangan dan Geometri) • Logika Matematika • Teori Bilangan Bulat (integers)

  11. Materi-materi dalam matematika diskrit: • Aljabar Boolean (Boolean algebra) • Kombinatorial (combinatorics) • Teori Peluang Diskrit (discrete probability) • Fungsi Pembangkit dan Analisis Rekurens • Pohon (Tree) • Teori Graf (graph) • Kompleksitas Algoritma (algorithm complexity) • Otomata & Teori Bahasa Formal (automata and formal language theory)

  12. Contoh-contoh persoalan matematika diskrit: • berapa banyak kemungkinan jumlah password yang dapat dibuat dari 8 karakter? • bagaimana nomor ISBN sebuah buku divalidasi? • berapa banyak string biner yang panjangnya 8 bit yang mempunyai bit 1 sejumlah ganjil? • bagaimana menentukan lintasan terpendek dari satu kota a ke kota b?

  13. Contoh-contoh persoalan matematika diskrit: • buktikan bahwa perangko senilai n (n 8) rupiah dapat menggunakan hanya pernagko 3 rupiah dan 5 rupiah saja • diberikan dua buah algoritma untuk menyelesaian sebuah persoalan, algoritma mana yang terbaik? • bagaimana rangkaian logika untuk membuat peraga digital yang disusun oleh 7 buah batang (bar)?

  14. Contoh-contoh persoalan matematika diskrit: • “Makanan murah tidak enak”, “makanan enak tidak murah”. Apakah kedua pernyataan tersebut menyatakan hal yang sama? • Dapatkah kita melalui semua jalan di sebuah kompleks perubahan tepat hanya sekali dan kembali lagi ke tempat semula?

  15. Moral dari cerita di atas: mahasiswa informatika harus memiliki pemahaman yang kuat dalam matematika diskrit, agar tidak mendapat kesulitan dalam memahami kuliah-kuliah lainnya di informatika.

  16. Kriteria Penilaian • Absensi --- (10%) • Quiz ( 2 kali ) ---- (15%) • Soal Latihan -- (10 %) • UTS -- (20 %) • UAS -- (20 %) • Lain – lain -- (25 %)

  17. Perjalanan satu mil dimulai dari satulangkah.

More Related