1 / 29

BAB 01

BAB 01. LOCAL CAPACITY BUILDING (LCB). APA ITU LCB ?.

bozica
Download Presentation

BAB 01

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. BAB 01 LOCAL CAPACITY BUILDING (LCB)

  2. APA ITU LCB ? • Local Capacity Building(LCB)  upaya membaca, menggali, memahami dan memanfaatkan (bahkan sangat memungkinkan mengkritisi dan mengubah) berbagai potensi dan kemampuan(capasity) yang ada dan berkembang dalam komunitas lokal(local community)

  3. Capacity (potensi dan kemampuan) yang ada dan berkembang di masyarakat lokal bisa berbentuk : • Abstrak (1) nilai-nilai dan norma-norma budaya, (2) pengetahuan, (3) mitologi, dll  sering juga disebut kearifan lokal • Riil  (1) perilaku, dan (2) sumberdaya alam, material dankelembagaan.

  4. Komunitas lokal kelompok sosial yang secara intensif telah lama mengadakan hubungan dan interaksi sosial sehingga tercipta kondisi sosial-budaya yang khas • Secara lebih luas  etnis dan masyarakat • Secara lebih sempit  kelompok solidaritas (jorong, kaum, dll)

  5. JADI LCBbukan sekedar bekerja bersama-sama  tetapi kemampuan membaca, merencanakan dan memanfaatkan potensi dan kemampuan yang dimiliki untuk mengembangkan dirinya sendiri • LCB  kemampuan dalam menggerakkan (leadership), membentuk dan memaksimalkan jaringan (networks), membangun kerja sama secara terorganisir (institutions), agar komunitas mampu membangun dirinya secara terencana dan berkelanjutan

  6. LCB  (1) temu-kenalipotensilokal, (2) susun rencana dengan baik, (3) aplikasikan sesuai tahapan, (4) evaluasi hasil dan manfaatnya. • UNDP tapi ingat, LCB (biasanya) bersifatjangkapanjangdanberkelanjutan, dan akan berhasil apabila terbangun kerjasama yang baik antar stakeholder (kementrian, pemda, NGO,asosiasi professional, akademisi, dll). • HASILNYA  komunitas mampu membangun dirinya sendiri dan identitasdiri tetap terjaga (bahkan semakin menguat)

  7. UNDP disamping kerjasama stakeholder, keberhasilan LCB juga ditentukan oleh : (1) terciptanya lingkungan yang kondusif, (2) adanya kebijakanyang terencana, (3) kerangkahukum yang tepat, (4) pengembangankelembagaan yang tepat, (5) penguatan partisipasimasyarakat (perempuankhususnya), (6) pengembangansumberdayamanusia, (7) penguatansistemmanajerial

  8. TUJUAN PERKULIAHAN • LCB upaya membantu kelompok sosial dalam menemukenali dan memanfaatkan potensi dan kemampuan dirinya untuk menuju yang lebih baik • HARUS DIPAHAMI  local capacitytidakselalu terbangun dengan baik melalui kelompoksosial terkadang justru terbangun melalui kemampuan individu-individuyang ada didalamnya.

  9. JADI local capacitybuilding seharusnya tidakhanyadiarahkanpadakelompok social, tetapijuga harus diarahkan padakelompok solidaritasdan individudalamlokalitas nya. tersebut. • BERARTI local capacity buildingharuslah ditempatkan sebagai pemahaman dan gerakan yang bersifat interaktif(reciprocity),holistik dan bersifat dua arah.

  10. ASUMSI DASAR • Dari sisi luar  banyak persoalan (seperti penerapan program)  terkadang bersifat sentralistik dan egocentris kelembagaan • Kasus pertanahan (agraria)  sentralistik • Kasus pelayanan publik  egosentris • JADI  perlu ada penguatan kemampuan lembaga pelaksana dalam menyesuaikan program dengan potensi dan kemampuan masyarakat lokal

  11. Dari sisi dalam  keterbatasan masyarakat lokal dalam memahami dan memaksimalkan potensi sumberdaya dan komunitasnya  dipengaruhi berbagai faktor • Desa Krebet Pajangan Bantul yang gersang jadi desa wisata batik kayu yang indah

  12. BAHKAN  persoalan masyarakat, terkadang tidak saja karena faktor luar dan dalam saja  tapi hasil perpaduan antara persoalan dari dalam dan dari luar. • nelayan memang miskin atau karena dimiskinkan ?

  13. kampanye untuk diri sendiri

  14. MENGAPA PERSOALAN INI MUNCUL ? • Akibat berbedanya cara merespon (psikologis)  no action talk only (banyak show nya) • Akibat melemahnya interaksi (sosial)  menguatnya hubungan individual (maya) dan media massa (sosial)  silaturahmi dengan sms • Akibat kebiasaan (budaya)  berbeda dalam memahami, memandang dan memperlakukan kondisi yang berkembang  salah tafsir

  15. anakdemo antri korupsi

  16. siapa yang sebenarnya mauwisuda

  17. penguatan image di media massa

  18. penguatan image di media massa

  19. Imagined Community (?)

  20. WASSALAM

More Related