1 / 12

Pertemuan 8 Penghitungan Pendapatan Nasional

Pertemuan 8 Penghitungan Pendapatan Nasional. Matakuliah : J 0034/Ekonomi Makro Tahun : 2005 Versi : Revisi 3. Learning Outcomes. Pada akhir pertemuan ini, diharapkan mahasiswa akan mampu : Mahasiswa dapat menganalisa data pendapatan nasional dan impelemtasinya dalam perekonomian nasional.

carr
Download Presentation

Pertemuan 8 Penghitungan Pendapatan Nasional

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Pertemuan 8Penghitungan Pendapatan Nasional Matakuliah : J 0034/Ekonomi Makro Tahun : 2005 Versi : Revisi 3

  2. Learning Outcomes Pada akhir pertemuan ini, diharapkan mahasiswa akan mampu : • Mahasiswa dapat menganalisa data pendapatan nasional dan impelemtasinya dalam perekonomian nasional

  3. Outline Materi • Data pendapatan nasional dan komponennya • Indeks harga dan tingkat inflasi • Pertumbuhan ekonomi

  4. Data pendapatan nasional dan komponennya • Penghitungan Pendapatan Nasional dengan cara perbelanjaan Ada tiga konsep pendapatan nasional yang dihitung nilainya: Produk Domestik Bruto (Gross Domestic Product), Produk Nasional Bruto (Gross National Product) dan Pendapatan Nasional (National Income) • Pendapatan Nasional yang dihitung menurut harga tetap • Produk Domestik Bruto merupakan nilai barang dan jasa yang diproduksikan dalam negara dengan menggunakan faktor-faktor produksi yang dimiliki oleh penduduk negara tersebut dan penduduk/perusahaan negara lain

  5. Ada lima komponen perbelanjaan yang dilakukan perekonomian(i) Konsumsi rumah tangga dan pemerintah, (ii) investasi oleh swasta,(iii) perubahan dalam stok, (iv) ekspor barang dan jasa , (v) dan impor barang dan jasa • Produk Domestik Bruto (GDP) = ( i + ii + iii + iv) – v • Produk Nasional Bruto (GNP) = GDP + NYfln NY fln = pendapatan neto faktor produksi dari luar negeri = pendapatan faktor produksi yang diterima dari LN – pendapatan faktor produksi yang dibayarkan ke LN • Pendapatan Nasional (NI) = GNP – pajak tidak langsung neto - penyusutan

  6. Pendapatan Nasional pada harga yang berlaku • Komponen dan cara perhitungan pendapatan nasional sama dengan cara pada harga tetap. • Biasanya nilai Pendapatan Nasional pada harga yang berlaku lebih tinggi daripada pada harga tetap. • Penghitungan pendapatan nasional dengan cara pendapatan faktor-faktor produksi • Untuk negara-negara berkembang seperti Indonesia cara ini jarang digunakan • Jenis pendapatan faktor-faktor produksi dibedakan kepada lima golongan: (i) Gaji/upah, (ii) bunga bersih, (iii) pendapatan dari sewa, (iv) keuntungan perusahaan, dan (v) pendapatan usaha sendiri

  7. Pendapatan Nasional = (i) + (ii) + (iii) + (iv) + (v) • Pendapatan Nasiona = Produk Nasional Bruto (GNP) – Depresiasi – ( pajak tidak langsung – subsidi) • Pendapatan Individu adalah pendapatan yang diterima seluruh rumah tangga dalam perekonomian dari pembayaran keatas penggunaan faktor-faktor produksi yang dimilikinya dan dari sumber lainnya • Pendapatan Disposebel = Pendapatan individu – pajak pendapatan perseorangan • Sumbangan berbagai lapangan usaha kepada produk domestik

  8. Indeks Harga dan Tingkat Inflasi • Perubahan (kenaikan) tingkat harga berbagai barang dari satu periode ke periode lainnya disebut inflasi. • Dalam membicarakan inflasi yang dierhatikan bukanlah perubahan harga dari berbagai barang, tetapi perubahan rata-ratanya. • Untuk menentukan perubahan harga rata-rata perlu ditentukan/dihitung indeks harganya. • Terdapat tiga indeks harga yang penting yaitu: Indeks harga konsumen, Indeks Harga Produsen dan Pendeflasi GDP yang sering digunakan adalah Indeks harga konsumen.

  9. Langkah-langkah menentukan indeks harga konsumen : (i) menentukan jenis barangnya, (ii) menentukan produksi barang tersebut pada tahun dasar, (iii) mengamati perubahan harga barang tersebut. • Dalam menentukan jenis barang ditentukan jenis-jenis barang yang mewakili pola konsumsi produsen. • Langkah yang kedua adalah untuk melihat peranan/tingkat kepentingan barang tersebut. • Indeks harga biasanya dihitung setiap bulan, sehingga informasi tingkat harga dikumpulkan setiap bulan.

  10. Formula P1Q1 + P2Q2 + P3Q3 …. + PnQn CPIt= ------------------------------------------------- X 100 P1Q1 + P2Q2 + P3Q3 ….+ PnQn P1,P2,P3, …Pn adalah harga barang 1,2,3 …n pada th dasar P1,P2,P3, ….Pn adalah harga barang 1,2,3 …n pada tahun t Q1,Q2,Q3, ….Qn adalah jumlah produksi barang 1,2,3 hingga n pada tahun dasar • Contoh

  11. Menentukan Tingkat Inflasi CPI1 - CPI0 Tk Inflasi = ----------------- x 100 CPI0 • Pertumbuhan Ekonomi • Tingkat pertumbuhan ekonomi mengukur pertambahan pendapatan nasional riil, yaitu pendapatan nasional yang dihitung pada harga yang konstan

  12. Formula Yt – Yt-1 gt = ------------------ x 100 Yt-1 • Contoh

More Related