1 / 30

Gastroenteritis

Gastroenteritis. Dr. H. Armen Ahmad SpPD . KPTI FINASIM Divisi Tropik dan Infeksi Bag. Penyakit Dalam FK. UNAND/RSUP M. Jamil Padang. Pendahuluan. Dewasa 99 juta AS 8 juta , ¼ juta dirawat Kematian tinggi usila , anak → dehidrasi sedang sampai berat

corina
Download Presentation

Gastroenteritis

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Gastroenteritis Dr. H. Armen Ahmad SpPD. KPTI FINASIM DivisiTropikdanInfeksi Bag. PenyakitDalam FK. UNAND/RSUP M. Jamil Padang

  2. Pendahuluan • Dewasa 99 juta • AS 8 juta, ¼ jutadirawat • Kematiantinggiusila, anak→ dehidrasisedangsampaiberat • Negara berkembang 2-3 kali negaramaju

  3. Definisi • BAB cair/setengahcair>200 cc/24 jam dgn/tanpalendir • Klasifikasi ; • - akut, kronik (>15 hari) • - Patofisiologis:osmotik/sekretorik • - Ringanatauberat • - Sebab : infeksi/non infeksi • - Organik/anorganik

  4. Etiologi1. bakteri, virus, parasit2. keracunan3. efekobat-obatan Kelompokresikotinggi : 1. Pelancong (relawan, kenegaratropis, berkembang) 2. Makanan yang tidakbiasa 3. Homosek, PSK, IDU 4. Menggunakanantimikroba

  5. Patofisiologi : 1. Diareosmotik :osmolaritascairan intra luminal meninggi→ pencahar MgSO4 , MgOH 2. Diaresekretorik : sekresicairandanelektrolitmeninggi→ endotoksin E. coli, kholera, reseksiillum 3. Malabsorbsiasamempedu, lemak →peny.sal. Bilier 4. Gangguanpertukaran anion/elektrolit → hambatanNa+K+ATPase 5. Motalitasdanwaktu transit abnormal 6. Gangguanpermeabilitasusus 7. Diareinflamatorik:inflamasidindingusus (infeksishigela, non infeksikolitis, chron disease) 8. Infeksidindingusus →tersering Invasi : entroinvasive.coli (EIEC), salmonela, shigela (nekrosis,ulcerasimukosa) Non invasiv : karenatoksin (v. cholera)

  6. Diagnosis Anamnesia : Pemeriksaanfisik Pemeriksaanpenunjang Darahtepi (Hb, leukosit, trombosit, hemakotokrit, DC Elektrolit, ereum, kreatinin, pemeriksaantinja, kultur, serologi Virus : leukosit normal, bakterilekositosis, netropenipadasalmonela Derajatdehidrasi : Berdasarkanberatbadan ringan 2-5% BB sedang 5-8% BB berat 8-10% BB Bj plasma (ringan 1,025-1,028, sedang 1,028-1,032, berat 1,032-1,040 Pengukuran CVP (central Venus Presurure) Sistemskor (Daldiyono)

  7. Penatalaksanaan : 1. Rehidrasi oral/parental 2. Diet (sari buah, the, tdkbergas, mudahdicerna) 3. Anti diare (loperamid) 4. Antimikroba

  8. Cara menghitungkebutuhancairan : BJ plasma Metode pierce ringan 5% BB sedang 8% BB berat 10% BB Daldiyono (sistemskor) skor / 15 x 10% x kg BB x 1 L berikandalam 3 jam : jam 1 : ½ jam, jam 2 : 2/3 x ½ +balance jam 3 : 1/3 x ½ + balance

  9. Score :1. muntah2. vockcholerik 23. apatis 14. somnolen, soporous, koma 25. TD sistolon < 90 mmHg 16. TD sistolon <60 mmHg 27. Nadi >120 x/menit18. Nafaskusmaul >30 x/menit 19. turgorturun 110. faciescholerika 211. washer women hand 112. ekstrimitasdingin 113. sianosis 214. umur >50 thn -115. umur 60 thn -2

  10. Disentri • Definis • Geografidandistribusi • Etiologi • shigela

  11. Cont’d Disentri Patologi Kumantidakditemukandiluarronggausus, tidakmerusakselaputlendir, kelainankarenatoksin kumanmenyerangususbesarterutama sigmoid faseakut : mukosahipermis, udema, tbla, nekrosis, superfisial, tidakadaulkus fase sub akut : ulkusditemukandifikellimfoid, dangkal, tebal, infiltratpadalipatanselaputlendir c. transverum fasekronik : selaputmenebal, dindingususkaku, lumen mengecil, melengketdenganpitroneum

  12. Gejala : Inkubasi 1 jam -3 hari mendadakdiareringansampaiberat sakitperut, kolik, muntahsakitkepala kasusberat : feces berlendirbening, berdarahbersifatbasa mikroskopis, eritrositdanmakrofag suhunaik/turun, nadicepat

  13. Komplikasi Artritis Stenosiskarenastriktura lumen Neuritis perifer Iritis/iridoksiklitis Peritonitis Hemoroid diferensialdiagnosa : bentukklinik : Beratshigeladysentriae → disentriamuba

  14. Diagonosa : Feces langsung Serologihari ke-2 max hari ke-6 Sigmoidoskopi Pengobatan : Istirahat Atasidehidrasi Diet makananlunak Antibiotika (tetraciklin, kotrimokazol, kanamicin, ampicilin, neomicinsulfat)

  15. DisentriAmuba Definisi : infeksiususbesar yang disebabkanolehentamubahystolitikadenganatautanpagejala geografidandistribusi : - seluruhdunia Tinggihyginedansanitasijelekdanberiklimpanas etiologi : entamubahystolitika

  16. PatogenesisdanPatofisiologi Penularanmelaluikistamatang yang tertelan (water born disease) lokasi : ususbesa invasif ,elaluiproseskontakdanfenetrasi caecum 50%, C. tranversum 7%, C. desenden 10%, sigmoid 3% padamukosamembentukulkusbergaung (flask shape) Keektra intestinal menularmelaluialirandarah

  17. Klasifikasidangambaranklinis : Carier (cyst paser) : tidakbergejala, tdkinvasikedindingusus Amubiasisintestinalisringan : diareringan 4-5x sehari, tinjabusuk, lendirdarah, kembung, nyeriperutringan, nyeritekandaerah sigmoid, KU baik, demamringankadangnyerihepatomegal Amubiasisintestinalissedang : keluhanlebihberat, aktivitas hari2 mshbisa, perutkeram, demam, badanlemah, hapatomegaldengannyeriringan Amubiasisintestinalisberat : diaredengandarahsebanyak >15 x sehari Disentriamubakronik : seperti 2, diarediselingiperiode normal, bulan s/d bertahun2 umumnyamunculpadakelelahan, demam, makansukar

  18. Diferensialdiagnosa IBS Enteritir regional Disentribasiler Colitis ulcerativa CA. colon Divertikulitis Hemoroidinterna Salmoniasis systosomiasis

  19. Diagnosa : Amubabentuktrofozitdalam feces Endoskopi Barium enenma→amuborna Serologi : IFA, elisa Komplikas : Intenstinal : pendaarahanusus, perforasiusus, amuboma, intususepsi, striturausus Ektra intestinal : amubiasishati, amubiasipleuropulmonal, abcesotak, limpa, amubiasiskulit

  20. Pengobatan : Asimtomatik Dioksanitfuroat : diyodohidroksikin, yodoklorohidroksikin, karbarson, bismuth gylcoarsanilate, klefamid, paromomycin Amuboisitjaringan : kloroquin, kelompoknitronidazol Disentriamubaringanatausedang : metronidazole 3 x 750 mg 5-10 hari + amubacid luminal tetraciklin 4x500 mg 5 hari Berat : obatdiatasinjeksidanemetin Ektra intestinal

  21. Prognosis : Beratringanpenyakit Kepekaanterhadapobat Umumnyaprognosabaik Abcesotakproknosakurangbaik Pencegahan : Air minumdimasak Perbaikikeseharanlingkungan

  22. KOLERA Definisi : berakdanmuntahakut→ entrotoksin V. cholera dalamusushalus → sekretorik → dehidrasis.dsyok Etiologi V.cholera (non hemolitikvibrio) V. eltor (hemolitikvinrio) → gram (-), koma 0,2-0,4 x 1,5-4,0 nM → serotipe : ogawa, inaba, hikojima - antiseratipespesifik

  23. Epidemiologi : V. cholera endemikdi India - 1917 dikenal 7 endemi→ eropa - 1961-1977 pandemike 7 → tdkeropa V. eltor 1961 sulawesi 1961-1965 Indonesi, asteng, Iran, Rusia 1970-1974 sampaieropadanafrika

  24. Sumber : manusia Transmisi : air minum, makanantercemar, carrier asmtomatik (editor 3%) Dapatmenyerangsemuausia Anak : dewasa 10:1, pria >wanita

  25. Imunologi enterotoksindan V. cholera : tidakmerusakmukosausus belumdiketahui Imunitastipehumorial Koproantibodi, humoralAb (anti entrotoksindan anti bakteri) Endotoksin→ udemaringan, dilatasikapilerpembuluhdarahdanlimfepadapuncakvili

  26. Klinis : Inkubasi 2-6 hari Rice watery diarhea (putih, amin, manis) Kejangototektrimitas, abdomen, thorax (fibrilasi, fasikulasi, klonik) GGN elektrolits : lemas, kesadaranmenurun Dehidrasi : vockcholeroka (suaraserak), matacekungtakdapatdipejamkan Facieschorika : hidungmancung, tulangpipimenonjol, mulutmenyeringaidanbibirkering Turgormenurun Perutcekung (scapoi), bisingususjarang Washer woman hand Diuresisturuns.danuria

  27. Kegiatansirkulasi : Suhurendah 34-24,5o C Nadicepat, halus Kulitsianosis Asidiosismetabolik :cepat,dangkal, akhirnyadalamdansering (kussmaul) ATN Abortus

  28. Diagnosa : Klinissulitdiluarendemidanepidemi, ringan, sedang Bateriologis: DD-entrotoxigenikE.coli (etec) Clostridium perfringen Bacillus coreus Staphylococcus aureus Biakan : Rectal Swab Transfor Carry dan Blair/pepton alkali. Langsungthio sulfate sitrate bile salt sucrosa (TCSB)

  29. Pengobatan : • Kausal→ antimikroba : tetraciklin 50 mg/kg BB, chloramfenicho, sulfa • Simtomatik • Rehidrasi parental, oral • Oral rehidrasi

  30. END • TerimaKasih

More Related