1 / 54

Performance Measurement

MANAGEMENT BANKING. Performance Measurement. Ajeng Gusvidyandra Anissa Mandala Putri Andari Reksi Dahlia Kusumawardhani Nela Anjela. Measuring and Evaluating the Performance of Banks and Their Principal Competitors. Bank Negara Indonesia (BNI). Bank Negara Indonesia (BNI).

elle
Download Presentation

Performance Measurement

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. MANAGEMENT BANKING Performance Measurement AjengGusvidyandra AnissaMandalaPutri AndariReksi Dahlia Kusumawardhani NelaAnjela

  2. Measuring and Evaluating the Performance of Banks and Their Principal Competitors Bank Negara Indonesia (BNI)

  3. Bank Negara Indonesia (BNI)

  4. Evaluating Performance • 1. Determining Long Range Objectives Apakahbank telahberhasilmencapai target dan objective yang telahditentukanolehmanagemendanpemegangsaham. Setiapfinancial institusimemiliki objective dantujuan yang berbeda. Objective Bank Negara Indonesia  peningkatanpertumbuhanjangkapanjang Visi : Menjadi bank yang unggul, terkemuka, terdepandalamlayanandankinerja • Misi : • Memberikanlayanan prima dansolusi yang bernilaitambahkepadasemuanasabahdanselalupilihanutama (the bank of choice) • Meningkatkannilaiinvestasi yang unggulbagiinvestor • Menciptakankondisiterbaiksebagaitempatkebanggaanuntukberkaryadanberprestasi • Meningkatkankepeduliandantanggungjawabterhadaplingkungansocial • Menjadiacuanpelaksanaankepatuhandantatakelolaperusahaan yang baik

  5. Maximizing the Value of the Firm : A Key Objective for Nearly All Financial Service Institution Value of Stock (Po) = = Stock Price increase when

  6. Value of A Firm Po = D1 / r-g Po = Stock Price D1 = Expected Dividend in year 1 r = Interest Rate g = Dividend Growth Rate Jikapertumbuhandividenkonstandariwaktukewaktu. menghitunghargasahamuntukpemegangsaham yang menyimpansahamnyaselamabeberapaperiode, dandenganekspektasi dividend padatiap-tiapperiodeberbeda

  7. Data BNI 2008-2008

  8. Bank B N I padaakhirtahun 2009 memiliki total 15,273,940,510 lembarsahamberedardenganharga per lembar-nya Rp.1,980,-. • Hal inimenunjukkanhargasahammeningkatsebesar 291.1% daritahun 2008 yang hanyasenilai Rp.680,- per lembarsaham.

  9. Terjadipenurunanrasiosebesar 40% (sebelumnya BNI menetapkanrasiopembagiandividenditahun 2008 sebesar 50%). • Denganrasio yang menurundanjumlahsahamberedar yang sama, makajumlahdividen per lembarsahammenurun drastic dariRp. 29.40,- per lembarsahammenjadi Rp.8,- per lembarsahamataumenurunsebesar 72% daritahun 2008.

  10. Earning Per Share Earning Per Share DATA Bank BNI Terjadikenaikan EPS tahun 2008-2009

  11. Profitability Ratios : A Surrogate for Stock Value ROA ROE Net Interest Margin

  12. Data Bank BNI

  13. Net Non-Interest Margin Net Non-Interest Margin Terjadikenaikan yang disebabkanolehpenyisihankerugianataspinjaman yang semakinberkurangdanpendapatan non-interest yang semakintinggiditahun 2009.

  14. Net Operating Margin Net Operating Margin OR Terjadipenurunan Net Operating Margin yang disebabkanolehKenaikan operating expense padatahun 2009 bersamaandenganKenaikan asset.

  15. Earning Spread Earning Spread - Sebagaiukurantingkatefektivitas bank sebagaifungsinyadalam memberidanmelakukanpinjamanuang danjugabagaimanaintensitaskompetisi didalampasar.

  16. Useful Profitability Formulas for Banks and Other Financial-Service Companies

  17. Diketahui: ROE = 16.3% ROA = 1.7% Jadi, ratio of Total Assets to Total Equity Capitaladalah 9.6 : 1

  18. Return on Equity and Its Principal Components ROE = Net profit margin x Asset utilization ratio x Equity Multiplier

  19. x ROE = Net profit margin x Asset utilization ratio x Equity Multiplier

  20. Tax-management efficiency x Expense-control efficiency x Asset management efficiency x Funds management efficiency ROE =

  21. The return on Assets and Its Principal Components ROA is based on three simple component ratios: Net Interest Margin Net Noninterest Margin

  22. The return on Assets and Its Principal Components Special transactions affecting its net income • Return on assets (ROA), or the ability of management to generate income from assets

  23. The return on Assets and Its Principal Components – BNI 2009 Net Interest Margin BNI berhasilmempertahankankestabilannet interest margindari 6,3% di 2008 menjadi 6,0% ditahun 2009 melaluipengelolaandanapihakketigadanearning assets management.

  24. Net noninterest margin Net noninterest margin BNI mengalamipeningkatandari -3.3% menjadi -2.5%, haltersebutdisebabkanoleh fee income yang berhasilmeraihpeningkatansebesar 21% dariRp 3,55 triliunmenjadiRp 4,30 triliun. Selain fee income yang meningkat, haltersebutdidukungolehoperating expenses yang stabildari 7,228 ke 7,991. Special transactions affecting its net income Special transaction affecting its net income BNI stabildari 4.5% menjadi 3.4%. Hal tersebutdilihatdari provision for loan losses atau provision for possible losses yang stabilyaitu 4,051 dari 4,359, lalu net non operational yang tetappadaangka 58. Income tax mengalamipeningkatanmenjadi 957 dari 706, haltersebutdikarenakanadanyapeningkatan income sebesar 3,444 dari 1,932. Minority interest stabilpadaangka 3.

  25. Return on assets (ROA), or the ability of management to generate income from assets 6.3%+(-2.5%)-3.4%=1.7% Peningkatan lababersihyang signifikan. Pertumbuhaninididorongolehkeberhasilanmempertahankanpendapatanbungabersihyang tumbuhsebesar 12,3% menjadiRp 11,1 triliun, pendapatanoperasional lain yang tumbuhsebesar 21,0% menjadiRp 4,3 triliun, sertapengelolaanbiaya yang efektifdanpencadangankerugianaktiva yang lebihrendahsebagairefleksimeningkatnyakualitaskredit. Walauharusmenghadapiiklimpenurunantingkatsukubunga, BNI berhasilmempertahankankestabilanmarjinbungabersihnyadari 6,3% di 2008 menjadi 6,0% ditahun 2009 melaluipengelolaandanapihakketigadanaktivaproduktif yang proaktif.

  26. Calculating Return on Assets (ROA) • Income from holding assets • Supply cost of funds for holding assets Return earned because the lending institution’s credit quality is better than its customer’s credit quality

  27. Income from handling customer transactions • Cost of operations Accrual expenses

  28. Return on assets before taxes • The financial firm’s share of the cost of government services Net income from recurring sources of revenue

  29. Nonrecurring sources of income or loss Earnings left over for the stockholders after all costs are met

  30. What a breakdown of profitability measures can tell us Analisatersebutmemperlihatkanbahwauntukmencapai superior profitability untukinstitusikeuangantergantungpadabeberapafaktorantaralain :

  31. Measuring Risk in Banking and Financial Services (cont’d) Page 185-188

  32. a. Foreign Exchange and Sovereign Risk

  33. Legal risk : • terjadisaat bank harusmengeluarkanbiayalebihuntukmenyelesaikansegalapermasalahan di bidanghukum (misalnyakontrak yang tidakterpenuhi, tuntutanhukum). Biayatersebutdapatberupabiayauntukadvokathukum. d. Legal and Compliance Risk compliance risk : terjadikarena bank terlibatmasalahdalamhalperaturandanregulasiperbankan. Contoh: saatbank misalnyaterancamditutupkarenasuatumasalah.

  34. g. Capital Risk Gabungansemuarisiko-risikosebelumnya, yang jugadapatmempengaruhikeadaankeuangan bank dalamjangkawaktu yang lama. Contoh: saatsebuah bank memilikitingkatkreditmacet yang tinggi, kerugiandarikredittersebuttentunyaakanikutterbebankandalamequity capital, danjikapara investor serta depositor mengetahuihalini, kemungkinanmerekadapatmenarikdanamerekadari bank tersebut.

  35. P/E ratio = stock price per share/annual earnings per share. Rasioinidapatjatuhjika investor beranggapanbahwa bank tidakmemilikicukupdanarelatifdenganrisikodarikegiatanoperasional yang diambil. capital risk dapatdiukurdari: Interpretasi: di tahun 2009, investor relamembayarsebesar Rp1,980 untukmendapatkanearnings sebesar Rp163.

  36. 2. Equity capital (net worth)/Total Assets, dimanapenurunanpendanaanpadaekuitasterhadapasetmenandakanadanyarisiko yang meningkatbagishareholders dandebtholders. Tabel di atasmenunjukkanpendanaanatasaset BNI yang meningkatpadatahun 2009. Sebagaicatatan, angkaequity dantotal assets memakaiasumsiangka yang ada di dalamfinancial statements.

  37. 3. Purchased Funds/Total Liabilities, contohdaripurchased funds adalahuninsured deposits danpinjamandari bank kepasaruang, perusahaan non perbankan, dan unit pemerintah yang memilikijangkaselama 1 tahun. 4. Equity capital/Risk assets, merefleksikanseberapabaguscapital yang dimiliki bank dalammenutupikemungkinankerugiandarinilaiaset yang menurun. Padarasioterakhirdiatas, adaistilahrisk assets yang terkaitdenganpinjaman (loans) dansekuritas, namunistilahinitidakterkaitdengancash, plant and equipment, sertaasetlainnya. Beberapapihakjugatidakmengkaitkanrisk assets inidenganshort-term government securitieskarenanilaipasarnyaselalustabildanpastiselalumemilikiresale market.

  38. Other Goals in Banking and Financial-Services Management Page 188

  39. Selainindikatorsebelumnya, ada 2 rasiolainnya, yaitu:

  40. Jika Operating Efficiency Ratio naik, maka berarti ada peningkatan biaya atau penurunan pendapatan, namun sebaliknya jika Employee Productivity Ratio naik, maka berarti staff & manajemen bank memiliki produktivitas yang lebih baik dibandingkan dengan biaya yang harus dikeluarkan untuk mereka.

  41. Measuring Risk in Banking and Financial Services • Risk = uncertainty • Due to external and internal factor • Measure overall risk : • Standard deviation or variance of stock price • Standard deviation or variance of net income • Standard deviation or variance of ROE and ROA

  42. Credit Risk

  43. Credit Risk cont. • internal rating system (untukkreditproduktif) • scoring system (untukkreditkonsumtif) DiajukankepadaPejabatPemutusKredit • Untuk Kredit yang bermasalah diurus oleh Unit/Divisi KreditKhusus

  44. Liquidity Risk

  45. Liquidity Risk cont.

More Related