1 / 11

Struktur Biji

Struktur Biji. Biji : Hasil perkembangbiakkan secara generatif yang akan dikonsumsi dalam rangka memenuhi kebutuhan pangan Embrio Zat Cadangan Makanan Pembungkus / Kulit Biji. Struktur Buah. Buah Masak Biji (Seed) Kulit Buah (Pericarp) - Exocarp - Mesocarp

elliot
Download Presentation

Struktur Biji

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Struktur Biji Biji : Hasilperkembangbiakkansecarageneratif yang akandikonsumsidalamrangkamemenuhikebutuhanpangan • Embrio • ZatCadanganMakanan • Pembungkus / KulitBiji

  2. Struktur Buah • Buah Masak Biji (Seed) Kulit Buah (Pericarp) - Exocarp - Mesocarp - Endocarp (Dinding Tebal) Tipe Buah: -Sederhana (Simple Fruit) -Gabungan (Agregate Fruit) -Majemuk (Multiple/Compound Fruit) -Palsu

  3. Struktur dan Tipe Bibit • Struktur Struktur yang pertama keluar dari kulit biji pada perkecambahan : radicle melalui “micropyle zone”, diikuti plumule Tipe Bibit • Epigeal Cotyledonnya terangkat di atas permukaan tanah • Hypogeal Cotyledonnya tetap tinggal di bawah permukaan tanah

  4. Pemasakan Biji Terjadi Perubahan: • Kadar Air Biji (Seed Moisture Content) Pada Legume dan Graminae, Ovule tepatnya Embayosac KA 80 % naik menjadi ± 85 % turun sampai 20% • Daya Kecambah (Seed Viability) Meningkat dengan bertambah tuanya biji dan mencapai “Maximum Germination” sebelum masak fisiologis atau berat kering maksimum • Daya Tumbuh Biji (Seed Vigor) Makin menurun setelah masak fisiologis • Berat Kering Biji • Ukuran Besar Biji Makin menurun setelah masak fisiologis

  5. Kandungan Kimiawi Biji • Dalam Bentuk Disimpan - Karbohidrat - Protein - Lemak • Zat – Zat Pengatur Metabolisme - Hormon - Vitamin • Mineral - Sumber Dari Tanah - Jumlahnya Sedikit - Pada Kulit Biji ( biji padi, kacang tanah, salak, dsb.)

  6. Penyebab Jumlah, Jenis Kandungan Kimia Biji Tidak Sama • Genetis • Faktor Lingkungan a.Kesuburan Tanah b.Kandungan Air Tanah c. Musim Hujan: Protein dan mineral lebih sedikit d/p m.kemarau Sebab: - Air berlebih, sehingga absorbsi akar berkurang penyerapan air dan unsur hara, penyinaran dan suhu berkurang sehingga respirasi, transpirasi berkurang, berakibat absorbsi berkurang.

  7. 3. Suhu Biji kedelai : Masak t 21°C = kandungan minyak 19,5% t 30°C = kandungan minyak 22,5- 27% 4. Kultur Teknis -Jarak Tanam -Irigasi -Pemupukan N >> Biet Gula berakibat pemasakan lambat << Selada dan Lada berakibat biji kecil P << Daya Tumbuh, Vigor, Viabilitas Turun K <<Pada bijiLombok berakibat Biji abnormal, embrio gelap

  8. Penggunaan Tahap Akhir Cadangan Makanan (Stored Food) Assimilasi merupakan “Rebuilding Process” - Protein dengan enzim protease menjadi Asam Amino , Diangkut ke titik tumbuh , Disusun kembali menjadi protein baru , Membentuk sel-sel baru terutama protoplasma • Perlu Energi dari Respirasi • C6H12O6 + O2 6H2O+6C02+674 kal • Biji yang sedang berkecambah meliputi beberapa tahapan: Glikolisis, siklus kreb dan Hexose Monophosphate Shunt (HMPS)

  9. Translokasi Makanan Dalam Biji Hasil Pencernakan : -Asam Amino -Asam Lemak -Glukose Hasil pencernakan diangkut ke titik tumbuh di embryonic axis (plumule radicle) Dengan proses osmosis + difusi Contoh: Biji jagung 12-18 jam pasti telah terhidrolisa menjadi glucose pada endosperm

More Related