1 / 38

B SC architecture

B SC architecture. Sigit Kusmaryanto http: sigitkus.lecture.ub.ac.id. 2.2. FUNGSI BSC. Fungsi BSC : - Switching kanal trafik - Proses pensinyalan informasi - O & M handling - Monitor alarm. 2.2. FUNGSI BSC.

gabe
Download Presentation

B SC architecture

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. BSCarchitecture Sigit Kusmaryanto http: sigitkus.lecture.ub.ac.id

  2. 2.2. FUNGSI BSC • Fungsi BSC :- Switching kanal trafik- Proses pensinyalan informasi- O & M handling- Monitor alarm

  3. 2.2. FUNGSI BSC • Fungsi BSC :- Switching kanal trafik- Proses pensinyalan informasi- O & M handling- Monitor alarm

  4. 2.3. Switching Kanal-kanal Trafik • BSC dihubungkan dengan TRAU dan BTSE melalui sistem PCM30BSC dihubungkan dengan Li (Link Interface) melalui sistem bus internal

  5. Interfase Link (Li Link Interface) Li diimplementasi oleh : DTLP (Dual Trunk Line Peripheral)Satu DTLP terdiri dari 2 Link PCM30 untuk link normal. Untuk alasan keamanan setiap link dapat diduplikasi (redudant Link)

  6. Interface Link ( Li Link Interface) • BSC mempunyai kapasitas maximum :# 9 DTLP aktif# 2 redudant DTLP

  7. Switching Network (SN) • Duplikasi SN men-switch kanal trafik individu (13 Kbit/s informasi dikodekan semua + 3 Kbit/s informasi pensinyalan TRAU - BTSE)

  8. 2.4. PENSINYALAN • Secara umum sebuah distnction terbuat dari dua 2 jalur sinyal yang masing-masing mempunyai protokol yang berbeda: • * MSC <---> BSC • * BSC internal

  9. Pensinyalan kanal trafik antara MSC dan BSC diatur oleh protokol pensinyalan n0. 7 CCITT • Kanal pensinyalan dilewatkan melalui TRAU transparently (bukan transcoding) dan dievaluasi dalam BSC Dalam SBS exchange informasi O&M dan sinyal kanal trafik dicompile dengan protokol LAPD. Time Slot untuk sinyal LAPD digunakan pada sub interfase bukan pada interfase.

  10. LAPD • Informasi O & M antara BSC dan TRAU dikirim dengan protokol LAPD time slot 31 • Informasi antara BSC & BTSE dan informasi radiolink dapat dikirim disetiap timeslot.

  11. 2.4.1 Prosesor Pensinyalan • SN menghubungkan kanal pensinyalan (LAPD, CCS-7) ke prosesor pensinyalan yang bertugas mengamankan jalannya pentransmisian(layar 2) • Proses pensinyalan informasi dibentuk oleh prosesor telephoni(fungsi layar-layar yang paling tinggi.

  12. LAPD Prosesor • Prosesor LAPD disebut PPLD • Kapasitas maximum, BSC mempunyai 16 modul PPLD. PPLD mempunyai fungsi cadangan. • 8 sinyal time-slot dan dalam satu PPLD terdiri 64 TEI alat.

  13. Prosesor SS7 • Prosesor SS7 diduplikasi. Modulnya disebut PPCC(0;1) dan dioperasikan pada mode aktif/standby. • PPCC dapat memproses 4 kanal sinyal n0.7

  14. Prosesor Telephony • Prosesor Telephony diduplikasi dan dioperasikan pada mode aktif/standby. • TDPC = Telephony Distributor Processor Circuit. • MEMT = Memory Telephony memproses RAM 2 Mbyte.

  15. 2.5 PLLH - Klok BSC • PLLH (Phase Locked Loop High) digunakan untuk sinkroisasi BSC yang memungkinkan.

  16. PLLH (Phase Locked Loop High) • PLLH 0 dan PLH 1 dioperasikan dalam mode MASTER/SLAVE

  17. 2.6 KONTROL BSC Prosesor Administrasi merupakan unit kontrol BSC yang mempunyai tugas : • -Mengeset SN berdasarkan urutan penerima dari Telephony • Monitor HW ( diagnosa, konfigurasi) • Kontrol Hard disk • Komunikasi dengan LMT/OMC melalui interface O & M

  18. Interface O & M BSC dihubungkan dengan unit O & M melalui modul IXLT duplikasi IXLT-0 dan IXLT-1 dioperasikan pada mode AKTIF/ STANDBY

  19. Prosesor Administrasi Prosesor Administrasi dioperasikan pada mode AKTIF / STANDBY dan terdiri dari 3 dupikasi : • MPCC ( Main Processor Control Circuit) merupakan prosesor utama pengontrol rangkaian. • ME2M ( Memory Board 2 Mbyte) • UBEX (Universal Bus Extender Board) merupakan rangkaian penghubung ke bus Administrasi expansi.

  20. Hard Disk • Software SBS disimpan di hard disk duplikat dan permanen dengan kapasitas maximum 170 Mbyte. Modul hard disk terdiri dari DK40-0 dan DK40-1 • Sebuah software SBS mengkompres sampai 15 Mbyte.

  21. 2.6.1 Interface O & M • Operator dapat mengakses SBS dengan 2 cara : • Operator dapat mengakses SBS dengan 2 cara : • - Lokal, melalui pemeliharaan terminal lokal (Local MaintenanceTerminal /LMT) • - Sentral, melalui operasi dan pemeliharaan pusat (OMC= operation & maintenance Centre) untuk stasiun utama. • Pilihan untuk untuk hubungan OMC ke SBS : • Interface AINT-A melalui kanal 64 Kbit/s (PCM/x-25) • DEDL , hubungan saluran dibuat melalui satu set bagian saluran (x-21/x-21)

  22. 2.7. SISTEM BUS • Tiga sistem Bus merupakan peralatan yang berfungsi sebagai back-plane SBS. • Sistem bus Telephony menghubungkan peralatan prosesor ke TDPC • Sistem bus Administrasi menghubungkan TDPC ke MPCC dan IXLT dan DK40

  23. Bus Administrasi expansi digunakan sebagai penghubung O& M antara MPCC (melalui UBEX) dan PPCC,PPLD, SNGA, PLLH dan Li • Hambatan terakhir yang dipertimbangkan sebagai SBS khusus : konfigurasi rak dan kapasitas varian.

  24. 2.8 KONFIGURASI RAK • Rak BSC mempunyai dimensi 2mx0,6mx0,3m(HxWxD) dan diringkas menjadi 2 subrak : • - Subrak dasar • - Subrak expansi • Tambahan disini adalah panel lampu diatas rak dan saklar panel alarm ditengah-tengah rak.

  25. 2.8.1 Stasiun Dasar

  26. 2 power supply diimplementasikan di dalam su rak dasar. • PWRS-0 dan PWRS-1 • Tegangan input : -48V • Tegangan output : +5,3V dan +12,3 V • Supply di subrak dasar dengan alur : • PWRS-0 menyuplai module di sisi 0 dan semua DTLP, PPCC,PPLD. • PWRS 1 menyuplai modul disisi satu dan semua DTLP, PPCC,PPLD.

  27. Sentral unit selain diduplikat, subrak dasar juga diakomodasi: • 1+1 PPLC(Prossesor SS7). • 2+1 PPLD(Prossesor LAPD). • 2+1 DTLP(Interface Link). • Board mempunyai cadangan n+1.

  28. 2.8.2 Subrak Expansi

  29. 7+1 DTLP(Interface Link). • 13 PPLD(Prossesor LAPD). • 2 Power supply(PWRS). • Masing-masing PWRS menyuplai semua modul (prinsip dari redudancy.

  30. 2.8.3 Panel Lampu / sSaklar dan Panel Alarm • Play pada panel memberikan operator sebua pandangan yang lebih dari status sistem.

  31. 2.8.4 Kabel Feeding • Kabel ini merupakan feeding dari dasar dinaikan atau dari atas keposisi plug yang dapat diakses setelah membuka saklar dan panel alarm.

  32. 2.9 KESIMPULAN • BSC terdiri atas subrak dasar dan subrak expansi. • Subrak dasar menggambarkan konfigurasi minimum. • Subrak Expansi menyediakan pilihan untuk expansi. • Untuk alasan keamanan , modul disertai duplikat (redudansi2xn) atau dikombinasi ke pool dengan bagian modul (redudansi n+1).

  33. DTLP : Dual Trunk Line Peripheral • Interface link untuk hubungan sistem 2 PCM30: • BSC - TRAU dan • BSC - BTSE secara berurutan PPCC : Peripheral Processor fo Common Channel. Peralatan CCS7 layar 2 yang berfungsi untuk menghubungkan BSC dan MSC

  34. PPLD : Peripheral Processor for LAPD Protocol • Fungsi peralatan layar 2 untuk hubungan antar LAPD: • - BSC- TRAU (O&M) • - BSC - BTSE (O&M) • - BSC - BTSE (Sinyal radio) PLLH : Phase Locked Loop High Bentuk modul klok untuk sinkronisasi SBS

  35. PWRS : Power Supply DK40 : Hard Disk untuk menyimpan software SBS. Selalu diperbaharui secara tetap. Selama operasi normal DK40-0 dan DK40-1 mempunyai beberapa daya muat.

  36. IXLT : modul yang menghubungkan O&M lokal terminal LMT melalui V.11/X.21, atau pusat O&M untuk stasiun dasar yang lain melalui link PCM (G.703/G.705) atau melalui PSDN (V.11/x.21). Dalam kasus ini yang digunakan adalah protokol x.25

  37. SN64 : merupakan suatu Switching Network untuk melewatkan kana trafik dan routing kanal sinyal (CCS7,LAPD) Telephony Processor: fungsi peralatan layar 3 dan urutan sinyal tertinggi dari tipe CCS7 / LAPD

  38. Prosesor Administrasi: • - SN Switching • - Monitor HW • Kontrol Hard disk • - Proses sinyal dan urutan O&M

More Related