1 / 16

PERKEMBANGAN AKUPUNKTUR DI INDONESIA

PERKEMBANGAN AKUPUNKTUR DI INDONESIA. oleh, Dr. Sri Rahayu. PERKEMBANGAN AKUPUNKTUR DI INDONESIA. Akupunktur mulai masuk ke Indonesia seiring dengan kedatangan pedagang-pedagang/ perantau dari Cina. Perkembangan akupunktur di Indonesia tidaklah ketinggalan dibanding dengan negara-negara lain.

gustav
Download Presentation

PERKEMBANGAN AKUPUNKTUR DI INDONESIA

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. PERKEMBANGAN AKUPUNKTUR DI INDONESIA oleh, Dr. Sri Rahayu

  2. PERKEMBANGAN AKUPUNKTUR DI INDONESIA • Akupunktur mulai masuk ke Indonesia seiring dengan kedatangan pedagang-pedagang/ perantau dari Cina. • Perkembangan akupunktur di Indonesia tidaklah ketinggalan dibanding dengan negara-negara lain. • Tahun 1963 Departemen Kesehatan melakukan penelitian & pengembangan cara pengobatan timur termasuk akupunktur. • Atas instruksi Menkes RI waktu itu (Prof.dr. Satrio) dibentuk tim riset ilmu pengobatan tradisional timur.

  3. Tahun 1963 Praktek Akupunktur diadakan secara resmi di RS. Cipto Mangunkusumo. • Tahun 1975 bermunculan organisasi dibidang akupunktur, diantaranya : IAI = Ikatan Akupunkturis Indonesia PAI= Persatuan Akupunkturis Indonesia INI = Ikatan Neuropati Indonesia.

  4. Dalam perkembangannya pada tahun 1985 muncul UU No.8 tahun 1985 tentang keormasan : Dimana organisasi seminat untuk melebur / berfusi menjadi satu. • Tahun 1986 IAI & PAI melebur menjadi PAKSI (Persatuan Akupinkturis Indonesia.

  5. Tahun 1990 uncul SKB dari 2 Dirjen yakni : 1. Dirjen Bina Kesmas Depkes RI. 2. Dirjen Pendidikan Luar Sekolah Pemuda & Olah Raga (Diklusepora). • DEPDIKBUD RI No. 365/Binkesmas/DJ/III/90 dan No.Kep.17/E/L/1990 dimana : Dirjen Diklusepora mencetak tenaga akupunkturisnya sedangan Binkesmas Depkes RI akan menampung para lulusannya.

  6. Pada 7 April 1990 di Surabaya, terjalin suatu kerjasama antara Pusat Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesehatan dan Pengembangan Kesehatan Depkes RI dengan DPD PAKSI Jawa Timur melahirkan sebuah lembaga yang bernama : LABORATORIUM PENELITIAN & PENGEMBANGAN PELAYANAN AKUPUNKTUR (LP3A).

  7. Dalam rangka pegembangan akupunktur LP3A bekerjasama dgn bbrp instansi a.l. : - FKH Unair. - FMIPA Unair. - RS. Bethesda Yogyakarta. - PMI. • Tahun 1994 (awal repelita VI) akupunktur dimasukkan dalam program prioritas dari Dirjen Binkesmas Depkes RI.

  8. Tahun 1994 Sentra pengembangan & penerapan pengobatan tradisional (Sentra P3T dengan LP3A sebagai Leading sektornya. • Tahun 1996 LP3A bekerjasama dengan Victoria University (Australia) di bidang pengembangan SDM riset akupunktur. • Permenkes No. 1186/Menkes/Per/XI/1996 tentang pemanfaatan akupunktur di sarana pelayanan kesehatan baik di Puskesmas dan RS untuk memberikan pelayanan akupunktur.

  9. Tahun 1999 DR.Kosnadi Saputra,dr.,Sp.R menjadi Doktor akupunktur pertama di Indonesia dengan judul disertasi PROFIL TRANSDUKSI RANGSANG TITIK AKUPUNKTUR PADA KELINCI. • Kepmenkes 1277/Menkes/SK/VIII/2003 tanggal 29 Agustus 2003 Tentang tenaga akupunktur lulusan D-III merupakan salah satu tenaga kesehatan yang masuk dalam KETERAPIAN FISIK.

  10. Kepmenkes RI No.1076/Menkes/SK/VII tahun 2003 tanggal 24 Juli 2003 yang mengatur pelayanan akupunktur & pengobatan tradisional lain yang dilakukan oleh WNA serta persyaratannya dalam rangka mengantisipasi globalisasi.

  11. PadaTahun 1994 • DEPKES menerbitkanPeraturan MENKES RI • No.1186/Permenkes/Per/VI/1996 tentangPelayananAkupunkturdalamSistemPelayananKesehatan Formal.

  12. SaranaPelayananKesehatan Formal dimanapelayananAkupunkturmasukkedalamnyayaitu : • 1. RS : Pemerintah/ Swasta • 2. Puskesmas • 3. KlinikPemerintah/ swasta • 4. Praktikmandiridengan SIPT

  13. Karena pertimbangankebutuhanTenagaAkupunktur yang profesionaldopandangperlumenyelenggarakanpendidikantenagaakupunkturyaitu Program D-III Akupunktursebagaimitradokterdalampelayanankesehatan formal. Olehkarenaituditerbitkan SK MENKES, No.1277/MENKES/SK/VII/2003

  14. Tanggal 3 Oktober 2007 Menteri Kesehatan RI menerbitkan Keputusan No. OT.01.01.1.4.2.04333.11 tentang Pembentukan Prodi D-III Akupunktur pada Jurusan Keperawatan Poltekkes Surakarta. • Merupakan pendidikan D-III Akupunktur pertama milik DEPKES di Indonesia.

  15. Model Pelayanan Akupunktur Di Fasilitas Kesehatan Formal Akupunktur Pelayanan Kesehatan Unit Rawat Jalan Gabungan Tersendiri Salah Satu (Suportif) Poliklinik Alternatif Rehabilitasi Medik Mandiri Neurologi (Neuro Science) Penyakit Dalam (Kelainan Fungsional) Imunologi Allergi Pain Therapy

  16. TERIMA KASIH 9/4/2014 9:45 AM 16

More Related