1 / 15

PRODUKTIVITAS = PRODUKSI

?. PRODUKTIVITAS = PRODUKSI. PENILAIAN PRODUKTIVITAS PERAIRAN FISIKA KIMIA BIOLOGI. ALKALINITAS – BUFFER CAPACITY Kemampuan perairan untuk menahan terjadinya perubahan nilai pH yang besar. H 2 SO 4 + CaCO 3 H 2 CO 3 + CaSO 4 Asam kuat dirubah menjadi asam lemah.

ifama
Download Presentation

PRODUKTIVITAS = PRODUKSI

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. ? PRODUKTIVITAS = PRODUKSI PENILAIAN PRODUKTIVITAS PERAIRAN FISIKA KIMIA BIOLOGI

  2. ALKALINITAS – BUFFER CAPACITY Kemampuan perairan untuk menahan terjadinya perubahan nilai pH yang besar H2SO 4 + CaCO 3H 2CO3+ CaSO 4 Asam kuat dirubah menjadi asam lemah NaOH + CaCO3Ca(OH) 2+ Na 2CO 3 Basa kuat dirubah menjadi basa lemah

  3. ALKALINITAS, satuannya mg/l CaCO3 0 - 10, sangat asam, tidak dapat dimanfaatkan 10 - 50, rendah, penyediaan CO2 rendah, pH bervariasi, potensi perairan kurang produktif 50 - 200, sedang, penyediaan CO2 sedang, pH bervariasi, potensi produktivitas sedang – tinggi >200, jarang ditemukan, pH stabil, potensi produktivitas rendah

  4. PENGUKURAN PRODUKTIVITAS PRIMER PO4 Asumsi : Setiap sel mengandung PO4 yang relatif konstan Tidak ada atau sangat sedikit input dan resiklus selama percobaan CO2 Tekanan partial CO2 udara dan air konstan > Tekanan Partial Tidak ada Produktivitas Primer < Tekanan Partial Terjadi Produktivitas Primer S2 Produktivitas Perairan

  5. Naik Tekanan Partial CO2 Turun Fotosintesis Respirasi

  6. Jumlah individu, luasan, berat t0 = 10 satuan t1 = 100 satuan Produktivitas Primer Bersih = 100 – 10 = 90 satuan/sat. Waktu (t1–t0) S2 Produktivitas Perairan

  7. Chlorophylle Q max = P max/Chl a pada cahaya saturasi P max = Q max . Chl a Bila cahaya tidak saturasi P = E/Es Qmax . Chl a = E/0,1 Qmax . Chl a = 10 E Qmax . Chl a = 10 E 3,7 . Chla diukur cahaya, diukur Chl a maka Produktivitas Primer dapat dihitung S2 Produktivitas Perairan

  8. P Relative 1,0 0,1 E (Cal gr/cm2 /menit Kurva nilai rata-rata hubungan antara cahaya dan fotosintesis relatif dari beberapa populasi fitoplankton S2 Produktivitas Perairan

  9. P/Pmax P max P min 1 2 3 4 5 cahaya Hubungan antara produktivitas primer dengan cahaya dan adaptasi chlorophylle S2 Produktivitas Perairan

  10. PERUBAHAN OKSIGEN 4 Botol Oksigen : Terang Initial dititrasi langsung Terang 1 Terang 2 Di inkubasi Gelap Oksigen Botol Terang – Oksigen Botol Initial = Photosintesa Net Oksigen Botol Terang – Oksigen Botol Gelap = Photosintesa Gross Oksigen Botol Initial – Oksigen Botol Gelap = Respirasi S2 Produktivitas Perairan

  11. RADIOAKTIVE 14C : Memancarkan sinar β, dapat terhalang oleh kulit Half Time 5.600 tahun Steeman-Nielsen (1952) di laut Digunakan di perairan oligotrophe Eutrophe C12Disponible / 14CDisponible = C12 Asimilasi/ 14CAsimilasi C12 Asimilasi = C12Disponible x 14CAsimilasi / 14CDisponible S2 Produktivitas Perairan

  12. Perlu diperhatikan untuk metode Inkubasi • Lingkungan dalam botol tidak sama lagi • dengan lingkungan alami • Ketersediaan nutrien ada batas waktunya • Temperatur agak meningkat • - Gangguan dari bakteri S2 Produktivitas Perairan

  13. S2 Produktivitas Perairan

  14. P Relative 1,0 180 C 300 C 100 C 0,1 0,2 E (Cal gr/cm2 /menit) Photosynthesa relative pada beberapa tingkat cahaya (Ryther 1956) S2 Produktivitas Perairan

  15. P/Pmax N u t r ien Phosynthesis relative pada beberapa tingkat nutrien S2 Produktivitas Perairan

More Related