1 / 17

AKUNTANSI KEPERILAKUAN TERHADAP PENGEMBANGAN AKUNTANSI MANAJEMEN

AKUNTANSI KEPERILAKUAN TERHADAP PENGEMBANGAN AKUNTANSI MANAJEMEN. Oleh: Jaelani ( 4311500120 ) Faozan Al Farizi A. ( 4310500147 ) Abdul Zaki ( 4310500143 ). Latar belakang.

Download Presentation

AKUNTANSI KEPERILAKUAN TERHADAP PENGEMBANGAN AKUNTANSI MANAJEMEN

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. AKUNTANSI KEPERILAKUAN TERHADAP PENGEMBANGAN AKUNTANSI MANAJEMEN Oleh: Jaelani ( 4311500120 ) Faozan Al Farizi A. ( 4310500147 ) Abdul Zaki ( 4310500143 )

  2. Latar belakang Akuntansi yang kitakenalsekarangtelahberkembangseiringdenganzamandanperadabanmanusia. Masyarakat modern tidakdapatterlepasdariapa yang dinamakanakuntansi. Namun, akuntansi yang telahditerapkansekarang, baikdiperusahaanprofit oriented maupunnon profit oriented, sebenarnyatelahmengalamievolusi. Tulisanberupahitungan-hitungansederhana yang ditemukandigua-guaprasejarahdibeberapanegara, sepertipedalamanAmerika, Eropa, Arab, dan Asia menjadibuktibahwamanusiazamanbatutelahmengenalakuntansi. Tonggaksejarah yang masihtertulisdandikatakansebagaiawaldancikalbakalakuntansiadalahzaman Luca Pacioli. Paciolimemperkenalkansistempembukuanberpasangan, yang disebutdouble entry bookkeeping system.

  3. Latar belakang Bidangyang paling awalberkembangadalahakuntansikeuangan. Seiringdenganperkembanganindustri yang sangatpesatkarenakebutuhanakaninformasi, makaberkembanglahbidang-bidang lain, sepertiakuntansibiaya, akuntansimanajemen, auditing, akuntansiperpajakan, akuntansisektorpublik, sisteminformasiakuntansi, akuntansikeperilakuandanperkembanganterakhirkhususnyadi Indonesia adanyakonsepakuntansisyariah. Akuntansimanajemenmenghasilkaninformasiuntukpihak internal perusahan (internal user), sedangkanakuntansikeuanganmenghasilkaninformasiuntukpihakeksternalperusahaan (external user).

  4. Latar belakang Pembuatinformasiataupenggunasisteminformasiadalahparamanajer, investor, pemerintah, danuser lainnya yang berkepentingandenganinformasitersebut. Untuklebihmemahamiimplikasirisetakuntansikeperilakuan (behavioral accounting research/BAR) terhadappengembanganakuntansimanajemen (managerial accounting), kajianakandimulaidariperkembanganakuntansikeperilakuan, akuntansimanajemen, risetakuntansikeperilakuandalamakuntansimanajemen, sepertibudgeting, balanced scorecard (BSC), just in time (JIT), total quality management, danactivity based costing system (ABC system).

  5. Akuntansi Keperilakuan dan Perkembangannya Alexa (2005) menyatakanbahwatujuanilmukeperilakuanadalahuntukmemahami, menjelaskan, danmemprediksiperilakumanusiasampaipadageneralisasi yang ditetapkanmengenaiperilakumanusia yang didukungolehempiris yang dikumpulkansecara impersonal melaluiprosedur yang terbuka, baikuntukpeninjauanmaupunreplikasidandapatdiverifikasiolehilmuwanlainnya yang tertarik. SelanjutnyaIkhsan (2005) menjelaskanbahwaakuntansikeperilakuanmenyediakansuatukerangka yang disusunberdasarkanteknik yang bertujuan : untukmemahamidanmengukurdampakprosesbisnisterhadaporang-orangdankinerjaperusahaan untukmengukurdanmelaporkanperilakusertapendapat yang relevanterhadapperencanaanstrategis, dan untukmempengaruhipendapatdanperilakugunamemastikankeberhasilanimplementasikebijakanperusahaan.

  6. Akuntansi Manajemen Akuntansimanajemenadalahbagiandariakuntansi yang bertujuanmembantumanajeruntukmenjalankantigafungsipokoknya, yaituperencanaan, pengendalian, danpengambilankeputusan. Kehadiranakuntansimanajemenatausisteminformasimanajemendalamperusahaanmerupakansuatusistem yang akanmemberikaninformasikepadamanajemenuntukmembantupihak-pihak internal untukmencapaitujuanorganisasinya. Akuntansimanajemensangateratberkaitandenganmanusia. Kajianataustudidibidangakuntansimanajemenmendapatperhatianbagirisetakuntansidibidangkeperilakuan. Kegagalandalamhalpencapaiankinerjasebenarnyaakibatdariaspekkeperilakuan. Perilaku (behavior) adalahtindakan-tindakan (actions) ataureaksi (reaction) darisuatuobjekatauorganisme (Jogiyanto, 2007).

  7. Riset Akuntansi Keperilakuan dalam Akuntansi Manajemen 1. Budgeting • Budgeting merupakanbagiandarimateriakuntansimanajemen, yang memegangperanandalamperencanaandanpengendaliansebagaiduabagian yang takterpisahkan. Perencananberartimelihatkedepan, yang mengandungpengertianyaitumenentukantidakan-tindakanapa yang harusdilakukanuntukmerealisasikantujuantertentu. Sebaliknya, pengendalianadalahmelihatkebelakang yang berartimenilaiapa yang telahdihasilkandanmembandingkandenganrencana yang telahdisusun (Hansen & Mowen, 2005).

  8. Anggaran digunakan untuk mengontrol kinerja pekerja,yang paling sederhana meliputi empat langkah berikut: • a. Penetapanstandarolehmanajemen • b. Penetapanstandarolehkelompok yang dikontrol • c. Kinerjaoperasi • d. Pelaporanhasildenganganjaranpositifataunegatifditentukanolehmanajemen.

  9. Schiff danlewin (1974) menyatakanpendapatbahwapenelitian behavioral dalammanagerial accounting dibagikedalamtigakategoriluas, yaitusebagaiberikut : • a. Usaha untukmenentukan model bagiseluruhbagiansubsistemmanusia • b.Investigasikedalamdimensi behavioral dariproseskontrolmanajemen • c.Studidarisudutpandang behavioral tentangefekkarakteristikperusahaanterhadapbentukdanfungsisisteminformasimanajemen.

  10. Balanced Scorecard • Balanced scorecard merupakanisu-isuterbarudalamakuntansimanajemen. Balanced scorecard merupakansuatusistemmanajemenstrategic yang menjabarkanmisidanstrategisuatuorganisasikedalamtujuanoperasionaldantolakukurkinerjauntukempatperspektif yang berbeda, yaituperspektifkeuangan, perspektifpelanggan, perspektifbisnis internal, sertapembelajarandanpertumbuhan (Wijaya Tunggal, 2003).

  11. Just In Time (JIT) • Just In Time (JIT) merupakansuatufilosofi yang memusatkanpadaeliminasiaktivitaspemborosandengancaramemproduksiproduksesuaidenganpermintaankonsumendanhanyamembelibahansesuaidengankebutuhanproduksidengantujuanstrategismeningkatkanlaba, meningkatkanmutu, mengendalikansediaan, danmemperbaikikinerjapengiriman (Supriyono, 1999).

  12. Total Quality Management • Manajemenmutu total (Total Quality Management/TQM) adalahsuatupendekatansistemuntukmengintegrasikansemuafungsidanprosesdalamsuatuorganisasi agar tercapainyapenyempurnaanmutubarangataujasasecaraberkesinambungandengantujuanuntukmencapaikepuasankonsumen (Supriyono, 1999). UntukmembantutercapainyaTotal Quality Management/TQM harusmemperhatikandaurhidupproduksepertidesaindanpengembangan, pengadaanmasukan, produksi, pemasaran, distribusi, danpelayanan.

  13. Activity Based Costing System • Activity based costing adalahsuatusistempembebananbiaya yang berdasarkanaktivitas. Activity-based Costing (ABC) telahdipromosikandandiadopsisebagaidasaruntukpembuatankeputusan yang strategisdanuntukmeningkatkankinerjalaba (Bjornenakdan Mitchell, 1999). Informasi ABC kinijugadigunakansecaraluasuntukmenilaicontinous improvement danuntukmemonitorproseskinerja. ABC dapatditerimasecaraluasdancepatkarenadipercayamemilikibanyakkeunggulandibandingkandenganmetodepembebananbiayakonvensional.

  14. Implikasi Riset Akuntansi Keperilakuan, Terhadap Pengembangan Akuntansi Manajemen • Antaraakuntansimanajemendanrisetakuntansikeperilakuanadaketerkaitankarenakesuksesandalammenghasilkaninformasiakuntansimanajemensangattergantungpadafaktormanusiadalamberperilaku. Risetakuntansikeperilakuanpertama kali berkembangdaribidangakuntansimanajemen, yaitubidang yang dibahasadalahbudgeting. Akuntansimanajemendapatdikatakanmemberikankontribusi yang besardalamrisetakuntansikeperilakuan. Bidangakuntansimanajemensangatberkaitandenganperilakumanajerdanseluruhstaforganisasi. Tercapainyavisiperusahaansangatlahtergantungpadakerjasamaantaraberbagaipihak, baikdaripihak internal perusahaanmaupunkerjasama yang baikdenganpihakekstrnalperusahaan

  15. Kesimpulan • Risetakuntansikeperilakuan (behavioral accounting riset/BAR) adalahbidangriset yang sedangberkembang. Risetakuntansikeperilakuandalambidangakuntansimanajemensepertibudgeting penelitianinidiawaliolehArgyris (1952) yang melakukansebuahstudilapangantentangprosesanggaran. Dalamperkembangansekarangrisetakuntansikeperilakuandalambidangakuntansimanajemensudahberkembangpadapenelitiandanpengujianterhadapkonsep-konsepbarudalamakuntansimanajemen.

  16. Kesimpulan • Hasil-hasilrisetakuntansikeperilakuan yang mengujikonsep-konsepbarudalamakuntansimanajemensepertiactivity based management, customer orientation, cross-functional perspective, total quality management, time as competitive element, efficiency dan E-business, ABC system, danbalanced scorecard diharapkanakanmemberikanpengembanganterhadapteori-teoriakuntansimanajemenmenjaditeori yang lebihbaikdandipercayaimplementasinyaakanmemberikanmanfaatbagiperusahaan. Melaluirisetakuntansikeperilakuanpadaakuntansimanajemendiharapkanakanmelahirkankonsepatauteoribaru.

More Related