1 / 11

Pengaturan IP Domestic Backbone dan Internet Exchange di Indonesia

Pengaturan IP Domestic Backbone dan Internet Exchange di Indonesia. ISMAIL Kasubdit Akses Protokol Internet Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi. FAKTA (1). Sumber : Laporan tahunan 2005 dan RECON. FAKTA (2). FAKTA (3). Sumber : Laporan tahunan 2005 dan RECON. Sumber : APJII.

Download Presentation

Pengaturan IP Domestic Backbone dan Internet Exchange di Indonesia

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Pengaturan IP Domestic Backbone dan Internet Exchange di Indonesia ISMAIL Kasubdit Akses Protokol Internet Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi

  2. FAKTA (1) Sumber : Laporan tahunan 2005 dan RECON

  3. FAKTA (2)

  4. FAKTA (3) Sumber : Laporan tahunan 2005 dan RECON Sumber : APJII Sumber : APJII * Detik.com 18 Desember 2006

  5. Perlunya Regulasi INTERNET EXCHANGE • Key faktor dalam industri internet untuk meningkatkan efisiensi ruting bandwidth nasional yang berujung pada peningkatan kualitas dan penurunan tarif • Kondisi saat ini sebagai sebuah elemen yang sangat penting dalam industri internet, posisi internet exchange dalam peta industri telekomunikasi belum jelas • Terkait dengan upaya pencegahan dan penanggulangan ancaman dan gangguan internet • Perlunya jaminan bahwa internet exchange dikelola secara equal level playing field dalam lingkungan multi player • Dapat berkembang mengikuti pertumbuhan trafik di kawasan regional

  6. Semangat Pengaturan INTERNET EXCHANGE • Tidak menghambat pengembangan industri Internet di Indonesia • Mengatur hal-hal yang memang perlu diatur • Penjaminan equal treatment antar pemain dalam industri • Keberpihakan pada industri dalam negeri dengan memberikan limitasi pada kepemilikan saham asing • Mendapat dukungan dari stakeholder (walaupun belum tentu akan menyenangkan semua pihak)

  7. Usulan HAL-HAL yang akan diatur • Persyaratan pengelola (siapa, kualifikasi minimum) • Badan hukum Indonesia, • Memiliki IP Exchange (Independent dari ISP), • Memiliki fasilitas data center dan exchange, • Didukung oleh SDM yang Qualified. • Izin atau endorsement ? • Masuk dalam struktur perijinan telekomunikasi • Kepemilikan • Kepemilikan asing dibatasi sesuai komitmen kita di WTO • Menghindari isu monopoli • Hak dan Kewajiban Pengelola • Hak • Berhak menyelenggarakan Internet Exchange • Apakah ada hak komersialisasi?

  8. Usulan HAL-HAL yang akan diatur • Kewajiban • Membuat prosedur dan tata laksana yang transparan • QoS & SLA • Upaya pemerataan internet exchange di seluruh daerah • Harus tersedia di beberapa daerah (?.) • Service Level • Parameternya Harus jelas dan terukur • DLL.

  9. IP Backbone • Ketersediaan IP Backbone secara Nasional merupakan prasyarat untuk pengembangan internet exchange • Memfasilitasi pembangunan IP Backbone FO bagi para investor yang berminat • Inisiatif Pemerintah, mempercepat pembangunan PALAPA RING

  10. Terima Kasih

More Related