1 / 12

Pendudukan Jepang di Indonesia

Pendudukan Jepang di Indonesia. Latar Belakang pendudukan Jepang di Indonesia. Pembaharuan yang dilakukan oleh Kaisar Matshuhito (Tenno Meiji) yang menjadikan Jepang negara Industri Modern. Kebijakan imperialis Hakko-ichi-u, Jepang ingin mendirikan Asia menjadi satu di bawah pimpinannya.

jada
Download Presentation

Pendudukan Jepang di Indonesia

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Pendudukan Jepang di Indonesia

  2. Latar Belakang pendudukan Jepang di Indonesia • Pembaharuan yang dilakukan oleh Kaisar Matshuhito (Tenno Meiji) yang menjadikan Jepang negara Industri Modern. • Kebijakan imperialis Hakko-ichi-u, Jepang ingin mendirikan Asia menjadi satu di bawah pimpinannya. • Jepang membutuhkan bahan mentah untuk industri dan mesin perang. • Sentimen Jepang terhadap Imperialisme barat di Asia.

  3. Tujuan Pendudukan Jepang di Indonesia • Menjadikan Indonesia sebagai sumber pemasok bahan mentah untuk industri dan mesi perang Jepang • Menggalang rakyat Indonesia untuk serta membendung gempuran sekutu.

  4. Pemerintahan Jepang di Indonesia Pada tanggal 8 Maret 1942. Letnan Jederal Ter Poorten Panglima angkatan Hindia Belanda menyerah tanpa syarat kepada Jepang. Jepang membagi Indonesia menjadi 3 daerah pemerintahan. • Wilayah Sumatera berpusat Di Bukittinngi • Wilayah Jawa berpusat di Jakarta • Wilayah Sulawesi berpusat di Makassar.

  5. Eksploitasi Sumber Alam • Penanaman tanaman jarak untuk pelumas mesin perang. • Pengambilan besar-besaran bahan pangan dari rakyat. • Penebangan 500.000 hektar hutan untuk pertanian.

  6. Eksploitasi sumber-sumber tenaga kerja • Pengerahan penduduk Indonesia menjadi romusha (tenaga kerja paksa) • Romusha tersebut di paksa ikut membangun lapangan terbang, kubu-kubu pertahanan dan jelan kereta api.

  7. Eksploitasi total untuk usaha perang Jepang Memasuki tahun 1943, Jepang mulai terdesak oleh Pasukan Sekutu. Sehingga memaksa Jepang memintah dukungan dari penduduk daerah yang dijajahnya.

  8. Eksploitasi total untuk usaha perang Jepang Seinendang (barisan Pemuda) Didirikan tanggal 9 Maret 1943, anggotanya berumur 14 sampai 22 tahun. Disiapkan untuk membantu Jepang menghadapi serbuan Pasukan Sukutu.

  9. Eksploitasi total untuk usaha perang Jepang Fujinkai (himpunan wanita) Didirikan Agustus 1943 beranggotakan wanita berusia 15 tahun ke atas yang diberikan latihan-latihan semi militer.

  10. Eksploitasi total untuk usaha perang Jepang Kaibodan (barisan Pembantu Polisi) Umur anggotanya adalah 20-25 tahun untuk membantu tugas-tugas kepolisian.

  11. Eksploitasi total untuk usaha perang Jepang Heiho (pembantu prajurit) Didirikan April 1944

  12. Eksploitasi total untuk usaha perang Jepang • PETA (pembela tanah air) Didirikan 3 Oktober 1944. khusus untuk daerah Jawa. • Giguyun Seperti PETA tetapi didirikan khusus didaerah Sumatera.

More Related