1 / 23

Pengembangan Sistem TIK ( Teknologi Informasi & Komunikasi ) Direktorat Jenderal Bea dan Cukai

Pengembangan Sistem TIK ( Teknologi Informasi & Komunikasi ) Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Penerapan SKP Impor BC 20, Ekspor BC 30, Inward dan Outward Manifes Sentralisasi. Rencana Strategis Menuju “ C ustoms - E xcise I nformation S ystem and A utomation ”.

Download Presentation

Pengembangan Sistem TIK ( Teknologi Informasi & Komunikasi ) Direktorat Jenderal Bea dan Cukai

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Pengembangan Sistem TIK (Teknologi Informasi & Komunikasi) Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Penerapan SKP Impor BC 20, Ekspor BC 30, Inward dan Outward ManifesSentralisasi RencanaStrategisMenuju “Customs - Excise Information System and Automation”

  2. Dasar Hukum & Referensi Kebijakan Pengembangan Sistem TIK DJBC • IT Direction DJBC: ArahKebijakanPengembangan TIK di Lingkungan DJBC (Ditandatangani Dirjen BC & Dir.IKC – Desember 2009) • Arah Strategis Kebijakan TIK DJBC: Pokok2 kebijakan dan arah pengembangan TIK DJBC 2010 s.d 2015 (Ditandatangani Dirjen BC & Dir.IKC – September 2009) • KomitePengarah TIK(KepDirjen BC No.KEP-88/BC/2010) : Pengarah kebijakan utama TIK di lingkungan DJBC • IT Blue Print(KepDirjen BC No.KEP-39/BC/2011): Cetak biru pengembangan TIK DJBC sampai dengan jangka menengah/ jangka panjang • IT Plan (KepDirjen BC No.KEP-38/BC/2011) : Rencana pokok pengembangan TIK DJBC pada TA 2010 - 2012

  3. Rencana Kerja TIK DJBC Customs - Excise Information System and Automation (CEISA) Pengembangan Infrastruktur [CEISA] Penyiapan I/S CEISATahap II Penyiapan I/S CEISATahap III Penyiapan I/S CEISATahap I Pengembangan Sistem Aplikasi [CEISA] • Tahap 1 • Self Developm. • SOA • SKP.BC2.3 • Tahap 2 • Self Dev + Outsrc • SOA • Impor & Manifest • Tahap 3 • Self Dev + Outsrc • SOA • Ekspor & dll. CEISA Implementation (Integrated & Centralized) Sentralisasi (“C”)Sistem Pelayanan Kepabeanan[CEISA] Persiapan “C” “C” Tahap 1 (BC2.3) “C” #2 (Imp+Manif) “C” #3 (Exp+Lain2) “C” #4 (Integrt: Ideal) Pengadaan Backup Server [Existing-System] Proses Pengadaan Pemanfaatan Backup Server di 5 Kantor Utama Migrasi ke DRC-Site Penyediaan DRC / Konsolidasi DRC KmK Pembangunan DRC/ Konsolidasi Kemenkeu Pengoperasian DRC

  4. Apa yang berubahdenganSistemSentralisasi/CEISA (Impor BC 20, Ekspor BC 30, Inward dan Outward Manifes)

  5. Dasar hukum • PelayananManifes • Peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor P-10/BC/2006 tentang Tata Cara Penyerahan dan Penatausahaan Pemberitahuan Rencana Kedatangan Sarana Pengangkut, Manifes Kedatangan Sarana Pengangkut, dan Manifes Keberangkatan Sarana Pengangkut sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor P-19/BC/2006

  6. Dasar hukum • Pelayanan Impor BC 2.0 • Peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor P-42/BC/2008 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pengeluaran Barang Impor Untuk Dipakai sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor P-08/BC/2009 • Pelayanan Ekspor BC 3.0 • Peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor P-40/BC/2008 tentang Tata Laksana Kepabeanan di Bidang Ekspor(yang telah dilakukan beberapa kali perubahan)

  7. Pelayanan Inward Manifes • Penerimaan data RKSP/JKSP • Penerimaan data inward manifes • Validasi • Penomoran • Redres data pos manifes • Pecah pos • Penggabungan pos • Update data : consignee, no bl/awb • Pembatalan manifes • Pembatalan pos manifes • Penutupan pos manifes • Monitoring pos terbuka

  8. Pelayanan Outward Manifes • Penerimaan data outward manifes • Validasi • Penomoran • Redres data pos manifes • Pecah pos • Penggabungan pos • Update data : consignee, no bl/awb • Pembatalan manifes • Pembatalan pos manifes • Monitoring pos • Rekonsiliasi outward dengan PEB

  9. Cek Bayar Lartas? Notul? Prioritas/Non Validasi PFPD Kuning Tunggu SSPCP Merah Proses An. Point Penyelesaian SPTNP SPPB Periksa Fisik A A A GATE Alur Proses Pelayanan PIB Bank SSPCP SPTNP PENJALURAN & Penomoran SSPCP Asal K/M tdk Notul PIB T Reject Hijau Tdk ada Y Tdk valid Konfirmasi SSPCP Y Terima SPTNP Reject 1 hari tdk ada SSPCP SPJK Konfirmasi Skep Lartas Skep Lartas SPJM I M P O R T I R IP Reject 3 hari tdk ada Skep SPPB asal Kun/Mer LHP SPPB Barang Keluar Sistem INSW

  10. Notul Bea Keluar? Lartas / Bea Keluar ? Validasi Cek Bayar PPDE Tunggu SSPCP Priksa Fisik Proses An. Point Penyelesaian SPPBK Periksa Fisik A A A GATE Alur Proses Pelayanan PEB Bank SSPCP SPPBK PENJALURAN & Penomoran NPE SSPCP Non Priksa Fisik PEB T Reject Tdk ada Y Tdk valid Konfirmasi SSPCP Y Terima SPPBK Reject 1 hari tdk ada SSPCP Konfirmasi Skep Lartas PPB Skep Lartas EKSPORTIR Reject 7 hari tdk ada Skep NPE Asal Merah LHP NPE Barang Masuk Sistem INSW

  11. Apa yang Berubah (Impor dan manifes) ? • Tidak ada perbedaan dari sisi proses bisnis dan aturan yang digunakan dalam aplikasi Impor, inward dan outward manifes sentralisasi (CEISA) • Integrasi pengecekan jaminan PPJK • Mekanisme pemblokiran hutang bersifat nasional dan integrasi dengan SAPP (sistem aplikasi piutang dan pengembalian) • SAPP sudah implementasi secara nasional • Pemblokiran hutang lewat jatuh tempo secara otomatis (Hutang pembayaran berkala, SPKPBM, SPTNP, SPKTNP, SPP, SPSA, SPPBK, SPKPBK) • Berlaku nasional • Parameter npwp 9 digit pertama • Blokir hard copy berlaku lokal • PPST dengan parameter nomor BL/AWB

  12. Apa yang Berubah (Ekspor) ? • Tidakadaperbedaandarisisi proses bisnisdanaturan yang digunakandalamaplikasieksporsentralisasi (CEISA) • Pengecekan NIK Eksportir (bidangusahasbgeksportir) • Pengecualian NIK melaluipenelitianpegawai • Integrasipengecekanjaminan PPJK • Mekanismepemblokiranhutangbersifatnasionaldanintegrasidengan SAPP (sistemaplikasipiutangdanpengembalian) • SAPP sudahimplementasisecaranasional • Pemblokiranhutanglewatjatuh tempo secaraotomatis (Hutangpembayaranberkala, SPKPBM, SPTNP, SPKTNP, SPP, SPSA, SPPBK, SPKPBK) • Berlakunasional • Parameter npwp 9 digit pertama • Pemblokiranlayananeksporintegrasidenganpemblokiranimpor (instruksikhusus)  Parameter npwp 9 digit pertama • Pemblokiranlayananeksporterkaitpelaporan DHE-BI  Parameter npwp 9 digit pertama • BCF Kontainerotomatis

  13. Apa yang Berubah ? • Tambahan fitur bagi pengguna jasa (importir/ eksportir/ppjk) yaitu : • Pengecekan nomor dan tanggal BC 1.1 • Parameter : no tgl bl/awb • Pengecekan status dokumen PIB (BC 2.0) • Parameter : npwp user (15 digit), kode kantor, no aju • Pengecekan piutang yg masih outstanding • Parameter : npwp user (9 digit pertama) • Pengecekan status dokumen PEB (BC 3.0) • Parameter : npwp user (15 digit), kode kantor, no aju • Fitur tersebut dapat diakses secara online dari website DJBC (portal pengguna jasa) menggunakan user yg sama dengan user registrasi kepabeanan

  14. RENCANAWAKTUIMPLEMENTASI

  15. LayarAkses Portal PenggunaJasa

  16. Website DJBC

  17. Layar login penggunajasa

  18. Layar Menu UtamaPenggunaJasa

  19. Cek Data BC 1.1

  20. Cek Status PIB

  21. Cek Status PEB

  22. CekHutang

  23. Terima Kasih Direktorat Informasi Kepabeanan dan Cukai Kantor Pusat DJBC – Gedung A Lantai 1 – 2 Jl. A.Yani (By Pass) Po.Box. 108 Jakarta 13230 Fax. +62 21 4892859 Call Centre : 021-47714440

More Related