1 / 63

BADAN KOORDINASI PROMOSI DAN PENANAMAN MODAL DAERAH PROVINSI JAWA BARAT

BADAN KOORDINASI PROMOSI DAN PENANAMAN MODAL DAERAH PROVINSI JAWA BARAT. PENYUSUNAN DOKUMEN PENGEMBANGAN PORTOFOLIO PENANAMAN MODAL JAWA BARAT. Maksud Penyusunan.

johnna
Download Presentation

BADAN KOORDINASI PROMOSI DAN PENANAMAN MODAL DAERAH PROVINSI JAWA BARAT

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. BADAN KOORDINASI PROMOSI DAN PENANAMAN MODAL DAERAH PROVINSI JAWA BARAT PENYUSUNAN DOKUMEN PENGEMBANGAN PORTOFOLIO PENANAMAN MODAL JAWA BARAT

  2. Maksud Penyusunan • BKPPMD sebagai unit organisasi yang memiliki fungsi dan peran koordinasi dalam rangka pelaksanaan tugas umum pemerintahan di bidang promosi, serta pengembangan investasi berupaya meningkatkan kinerjanya terutama di bidang mengkoordinasikan promosi daerah sekaligus sebagai media komunikasi dan informasi kepada seluruh stakeholder. • Untuk maksud tersebut KPPMD pada tahun 2012 akan menyusun dokumen portofolio Peluang Penanaman Modal Jawa Barat. Menseksamai hal tersebut diatas dipandang perlu disusun materi yang dapat mentransformasikan peluang investasi di Jawa Barat dengan nilai manfaat signifikan bagi kesejahteraan masyarakat Jawa Barat. • Maksud kegiatan ini menyusun dokumen peluang investasi daerah yang memberikan daya angkat dan daya dorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Jawa Barat sesuai kerangka pencapaian tujuan dan sasaran Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI).

  3. Tujuan dan Sasaran Penyusunan • Sasaran Penyusunan • Teridentifikasinya satu atau lebih peluang investasi dalam wilayah Jawa Barat yang memberikan daya angkat dan daya dorong pertumbuhan ekonomi wilayah sesuai dan dalam kerangka pencapaian tujuan dan sasaran Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia. • Lingkup Pekerjaan • Ruanglingkuppekerjaanadalahmencakup : • Penyusunan kerangka pikir dan metode analisis • Agregasi dan Analisis data informasi wilayah • Survey dan verifikasi • Peta dan Rekomendasi Kebijakan Perwujudan Peluang • Penentuanperkiraanpeluanginvestasimemperhatikanantara lain muatan Kebijakan ekonomi nasional, terutama MP3EI 2011-2025 dan muatan KebijakanPembangunan Jawa Barat; Tujuan Penyusunan • Menganalisis situasi, kondisi dan kecenderungan investasi di Provinsi Jawa Barat dari aspek potensi sosial, ekonomi dan ekologi wilayah; guna • memberikan alternative peluang investasi dengan nilai manfaat yang signifikan dan bersifat transformatif bagi masyarakat Jawa Barat maupun bagi stakeholders luas; • menjadi bagian integral pengembangan peluang investasi di wilayah Jawa Barat , termasuk memberikan daya angkat dan daya dorong pertumbuhan ekonomi wilayah sesuai pencapaian tujuan dan sasaran Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI)

  4. PENDEKATAN

  5. ALUR PEMBABAKAN KAJIAN BAGIAN 1 BAGIAN 2 BAGIAN 3 LATAR BELAKANG, MAKSUD DAN TUJUAN ASSET DAN AKSES INVESTASI JAWA BARAT (MP3EI DAN PRESENT) RESOURCES ACCOUNTING SOSIAL EKONOMI DAN PELUANG INVESTASI JAWA BARAT BAGIAN 4 BAGIAN 5 BAGIAN 6 RESOURCES ACCOUNTING PELUANG INVESTASI JASA PENDUKUNG PENERBANGAN FOKUS PERHATIAN INVESTASI INDUSTRI JASA PENDUKUNG PENERBANGAN LOKUS AREA INVESTASI JASA PENDUKUNG PENERBANGAN DI JAWA BARAT BAGIAN 7 LAMPIRAN REKOMENDASI STRATEGIS LAMPIRAN

  6. ASSET DAN AKSES INVESTASI JAWA BARAT (MP3EI DAN PRESENT)

  7. integrity PERCAPITA INCOME IN THE CORRIDORS (P3EI SIMULATION) PREPARATION ACCELLERATION SUSTAINABILITY ... Inklusif !! $ 4,800 (2014) $ 14,900

  8. MP3EI Koridor Ekonomi Jawa sebagai Pendorong Industri dan Jasa Nasional • Koridor Ekonomi Jawa memiliki beberapa hal yang harus dibenahi, antara lain: • Tingginya tingkat kesenjangan PDRB dan kesenjangan kesejahteraan di antara provinsi di dalam koridor; • Pertumbuhan tidak merata sepanjang rantai nilai, kemajuan sektor manufaktur tidak diikuti kemajuan sektor-sektor yang lain; • Kurangnya investasi domestik maupun asing; • Kurang memadainya infrastruktur dasar.

  9. “JAWA BARAT 2025” Qualitygrowth 2025 PDB US$ 757 billion PDB PER CAPITA US$ 16100 Tingkat pengangguranterbuka <5 persen Jumlahpendudukmiskin < 5 persen. Sumberdayamanusiaberkualitas. Strukturperekonomian yang kokohdankompetitif Sektorpertaniandanpertambangan basis aktivitasekonomiefisien Komoditiberkualitas, industrimanufakturberdayasaing global Jasadengankualitaspelayananbermutudanberdayasaing. Jaringaninfrastrukturperhubunganandaldanterintegrasi. Pasokantenagalistrikandaldanefisien Sumberdaya air keberlanjutan. Profesionalismeaparatur Per Capita Income setaranegara-negaraberpenghasilanmenengah ? 9

  10. TUJUAN PENGELOLAAN PORTOFOLIO INVESTASI DALAM WILAYAH Apa yang dikelola? transaksi “… manfaat transaksi yang dikelola…” Dinamika Transaksi yang Kontruktif “PENGELOLAAN INVESTASI DALAM WILAYAH MEMBENTUK DINAMIKA TRANSAKSI YANG KONSTRUKTIF DALAM MASYARAKAT DAN MENDORONG TUMBUH KEMBANGNYA INDUSTRI WILAYA.”

  11. KOMPONEN TRANSAKSI YANG DIKELOLA KONSTRUKTIF? “kualitas transaksi konstruktif…” Dalamkontekspengelolaaninvestasiindustriinikualitastransaksidicermati melaluiindikator (diantaranya) : Perluasanbasisproduk/jasadanpasarproduk/jasa dan basis transaksinya. kemampuanbasis produk wilayah atasintermediate inputs and components industri Pendalaman teknologi produk/jasa dalam wilayah Berkembangnya industribahanbaku/jasa pendukungnya Peningkatannilaitambahsektor lain (misalnya: pariwisata, pertanian, dst) Dekonsentrasiwilayah industriproduk/jasa. Dekonsentrasipasarataspelaku industri produk/jasa Peningkatan produktifitas usaha kecil dan menengah terintegrasi dengan industri terkait. Meningkatnyakapasitasabsorbsidanadaptasiteknologimasyarakat> Inovasi Pemberdayaansumberdayamanusiaindustri terkait Meningkatnyakontribusi Investasiindustri terkait atas makro ekonomi nasional. Kualitasdayadukunglingkunganhidup

  12. PEMBANGUNAN INDUSTRIQUALITY OF GROWTH QUALITY OF GROWTH BERKELANJUTAN DINAMIKA TRANSAKSI INVESTASI YANG KONSTRUKTIF SASARAN PENGELOLAAN INVESTASI KUANTITAS DAN KUALITAS TRANSAKSI INVESTASI (BERBASIS ASSET DAN AKSES) Pembangunan dan pengelolaan investasi merupakan bagian proses dan upaya mewujudkan quality of growth wilayah yang inklusif berkelanjutan. RUANG PENGELOLAAN INVESTASI TEKNOKRASI ASSET DAN AKSES DALAM RUANG DAN KEBIJAKAN

  13. DISTRIBUTION OF 22 MAIN AREA OF FOCUSES IN THE 6 CORRIDORS For details, please refers to www.ekon.go.id Palm Oil Rubber Coal Steel Sunda Strait Area Shipping Greater Jakarta Area Textiles Defense Equipm. Food Beverage Transport Equipm. ICT Shipping Palm Oil Timber Oil & Gas Steel Bauxite Coal Foodcrops Cocoa Fisheries Nickel Oil & Gas Tourism Animal Husbandry Fisheries Foodcrops Fisheries Copper Nickel Oil & Gas SMART CITY WEEK 2011 CONFERENCE YOKOHAMA, 26-27 OCTOBER 2011

  14. RESOURCES ACCOUNTING JAVA ECONOMIC CORRIDOR SIMULASI P3EI Cilamaya Port Surabaya Metropolitan ASPEK DAYA DUKUNG EKOLOGI MENGEDEPAN BERORIENTASI PENINGKATAN EKUITAS EKONOMI Kertajati Airport Steel & Petrochem clusters Jakarta Metropolitan Petrochem Clusters Largest shipyard in Indonesia Food industry complexes Food industry nodes Textile indutry nodes Transport tool & machinery industry nodes Proposed location of SEZ Industrial areal/cluster Domestic ship route network Main trunk to outside corridor

  15. Summary of Master Plan for NJ corridor • 4 pusat ekonomi: Jakarta, Bandung, Semarang and Surabaya • PDRB Koridor diperkirakan berkembang ~5-6X • Dari 303 mil US$ menjadi 1.573 mil US$ di 2025 • Pertumbuhan diproyeksikan 11,6%, dibanding-kan 6,1% tanpa pengembangan koridor. Sektor Fokus Ind. Makanan & Minuman -Difokuskan untuk menghilangkan hambatan agar dapat memanfaatkan pertumbuhan per-mintaan domestik. Textiles – Merebut pasar domestik dari serangan impor dengan memperkuat produksi domestik. Peralatan Transport (termasuk otomotif dan galangan kapal) – Pengemb. kemampuan produksi di komponen nilai tambah tinggi dan pengemb keterkaitan dengan supplier lokal. • Kebutuhan Infrast. Kunci • Pelabuhan: • Jakarta, Semarang, Surabaya • Jalan/Kereta Api: • Double-double railway track Jakarta-Surabaya • Trans Java toll road (Jakarta-Cikampek-Cirebon-Semarang-Surabaya • Pembangkit Listrik untuk Jawa • Perkuatan interkoneksi dengan Grid Sumatera • Peningk pembangkit di Jawa Barat dan Jawa Tengah dengan geothermal dan gasifikasi batubara.

  16. Portofolio for the future WEST JAVA’S ASSETS AND ACCESS CORRIDORS West Java’s Quality of Growth 2025 POLICY, STRATEGY AND MARKETING Geo-strategy, Geo-economic, External Market Demand (Pull), External Market Push, Global Climate Water Energi Health & Education Agriculture Biodiversity Malabar-Citarum Water Management Industrial West Java Health Services Landscape Of Technical Irrigation Carbon Trade Future Trading Bopunjur Water Management De PleredoState of the Art Industry West Java As National HRD Center Slaughterhouse & Derivatives OTHERS Ciamis- Kebumen Economic Corridor Geothermal Pharmacies As Prime Producer Of Rice Botanical Garden Bogor Kuningan Cirebon Economic Corridor Mini& Micro Hydropower Methane Based Waste Management Sukabumi-Ciamis Ocean Catchment Fishery National Park Cibodas AND OTHERS

  17. Portofolio for the future WEST JAVA’S MAJOR INVESTMENT ASSETS AND ACCESS TO BUILD ASSET AND ACCESS OF US$ 850 BILLION IN VALUE (2025) Bviomass Energy & Waste Management Kuningan Cirebon Economic Corridor Bopunjur Water Management Botanical Bogor Ciamis-Kebumen Economic Corridor Connectivities and Logistic Malabar-Citarum Water Management National Park Cibodas AND OTHERS Industrial West Java Technical Irrigation De PleredoState of the Art Industry Slaughterhouse & Derivatives Geothermal Carbon Trade Future Trading Mini& Micro Hydropower National HRD Center TOURISM Sukabumi-Ciamis Ocean Fishery Industry Pharmacies Health Services As Prime Producer Of Rice Water Energi Health & Education Agriculture Biodiversity

  18. INVESTMENT OF GLOBAL LEVERAGE INCORPORATION AIRPORT MNGT AIRPORT CONSTRUCTION URBAN DEVELOPMENT PORT CONST & MNGT INFRASTRUCRURE MNGT OCEAN AND COASTAL MNGT AND MANY MORE … HUMAN RESOURCES BASINS MANAGEMENT WATER RESOURCES MANAGEMENT AGRI AND MARINE INDUSTRIES R&D MANAGEMENT ENERGY LOGISTIC GEOTHERMAL DEV & MNGT WASTE MANAGEMENT ESTATES MANAGEMENT

  19. PENGELOLAAN ASSET DAN ACCESS TRANSAKSI KE MASA DEPAN Ecosystem Based Based on Desired Future Condition - Begins from End Think Global & Acts Competitively. Build Development Leaps (InovativeStrategy and Policies). INVESTMENT OF GLOBAL LEVERAGE. Agregate Values 19

  20. PENCERMATAN ATAS HARAPAN JAWA BARAT Kontribusi Jawa Barat terhadap ekonomi nasional terus menurun … Sektor listrik, gas dan air bersih tidak pernah berkembang menjadi soko guru ekonomi dalam wilayah (vis a vis manufacturing, konstruksi dan jasa-jasa) Dan daya dukung terhadap sektor pertanian pun terus menurun. EkonomiJawa Barat tertransformasikearahsektormanufaktur … sensitifitastinggiterhadappasardinamikapasarinternasional Industri yang terbangunmengandalkansematapadapenyerapantenagakerja. ... tidakterdukungolehklasterindustri

  21. PENCERMATAN ATAS HARAPAN JAWA BARAT Integritas Quality of Growth belum terbentuk … • Inklusif dengan Migas pun rata-rata pertumbuhan daya beli masih kontraktif terhadap inflasi • Daya beli MASIH sangat sensitif terhadap (bahkan) stressor sosial, ekonomi dan ekologi bermagnitude rendah • Rentan bagi kondisi kesejahteraan yang berkelanjutan

  22. Statistic of Foreign Direct Investment Realization Based On Capital Investment Activity Report by Location in Q1 2012 West Java as Favourable Investment

  23. Favourable Investment • Jawa Barat mampu memberikan kontribusi kontribusi 20% alokasi investasi (urutan ke-2 setelah DKI Jakarta)

  24. RESOURCES ACCOUNTING SOSIAL EKONOMI DAN PELUANG INVESTASI JAWA BARAT PROYEKSI Kebutuhan Investasi SEKTOR JASA Kebutuhan Investasi

  25. Dynamic Tourims Investment

  26. WEST JAVA INTERNATIONAL AIRPORT AND AEROCITY LOCATION

  27. PELUANG PORTOFOLIO INVESTASI JAWA BARAT

  28. Hinterlands of Cilamaya New Port and Tanjung Priok Port Main Consumption Area Main Industrial Area

  29. PERAN JAWA BARAT BAGIAN SELATAN SEBAGAI DAYA TARIK INVESTASI Jawa Barat Selatan harus menjadi prioritas pengembangan investasi. Kawasan selatan Jabar merupakan kawasan yang mempunyai potensi SDA tinggi. Ketertinggalan kawasan dibandingkan utara disebabkan belum optimalnya pemanfaatan SDA, Jawa Barat dapat memanfaatkan posisinya sebagai aset perekonomian nasional. Salah satu alternatif Jawa Barat untuk mengembangan kawasan selatan Jabar sebagai pendukung jasa industri penerbangan , diluar pusat-pusat pertumbuhan ekonomi yang telah ada selama ini.  

  30. ASSET DAN AKSES INVESTASI JAWA BARAT (MP3EI DAN PRESENT) Terdapat 3 (tiga) macam pola kegiatan ekonomi di Wilayah Jawa Barat Selatan, yaitu: a. Internal - Internal, contoh: ekonomi rakyat yang umum, selective spatial closure, hasilproduksidipergunakanuntukmencukupikebutuhan intern/produksi dan konsumsi dalam skala lokal. b. Eksternal - Internal, contoh: Tenaga Kerja Indonesia ke luar negeri, banyak dana masuk dari luar karena keberadaan tenaga kerja di luar negeri, dengan kata lain, proses produksi (berupa jasa/ tenaga kerja) terjadi di luar daerah asalnya, sedangkan hasil manfaatnya dirasakan oleh daerah asal. c. Internal - Eksternal, contoh: perkebunan besar/usaha besar, di manapemilik perkebunan mempunyai otorita untuk mengelola hasil pemasarannya, melakukan eksplorasi dan eksploitasi sumber daya alam yang ada di Wilayah Jawa Barat Selatan dan hasilnya dalam skala besar dinikmati oleh mereka yang berada di luar wilayah produksi. Biasanya masyarakat lokal hanya mendapatkan sebatas upah saja.

  31. Informasi Status Kesejahteraan Individu Data Terpadu (PPLS11) Prov Jawa Barat

  32. RESOURCES ACCOUNTING SOSIAL EKONOMI DAN PELUANG INVESTASI JAWA BARAT

  33. RESOURCES ACCOUNTING SOSIAL EKONOMI DAN PELUANG INVESTASI JAWA BARAT

  34. PORTOFOLIO PELUANG INVESTASI KABUPATEN SUKABUMI (1)

  35. PORTOFOLIO PELUANG INVESTASI KABUPATEN SUKABUMI (2)

  36. PORTOFOLIO PELUANG INVESTASI KABUPATEN CIANJUR (1)

  37. PORTOFOLIO PELUANG INVESTASI KABUPATEN CIANJUR (2)

  38. PORTOFOLIO PELUANG INVESTASI KABUPATEN CIANJUR (3)

  39. PORTOFOLIO PELUANG INVESTASI KABUPATEN CIANJUR (4)

  40. PORTOFOLIO PELUANG INVESTASI KABUPATEN CIANJUR (5)

  41. PORTOFOLIO PELUANG INVESTASI KABUPATEN CIANJUR (6)

  42. PORTOFOLIO PELUANG INVESTASI KABUPATEN CIANJUR (7)

  43. PORTOFOLIO PELUANG INVESTASI KABUPATEN GARUT

  44. PORTOFOLIO PELUANG INVESTASI KABUPATEN TASIKMALAYA

  45. PORTOFOLIO PELUANG INVESTASI KABUPATEN TASIKMALAYA

  46. PORTOFOLIO PELUANG INVESTASI KABUPATEN CIAMIS

  47. STRATEGI PENGEMBANGAN WILAYAH KABUPATEN CIAMIS Wilayah Pengembangan (WP) Utara (20 Kecamatan) arahan pemanfaatan ruang : pengembangan perkebunan dan hortikultura, tanaman pangan lahan kering, kawasan lindung daerah bawahannya dan resapan air, hutan produksi, wisata cagar budaya, peternakan, unggas, dan industri kecil, pengembangan pemerintahan dan pelayanan sosial, pelayanan pendidikan, perdagangan dan jasa skala lokal, industri kecil,dan pelayanan transportasi darat Wilayah Pengembangan (WP) Tengah (9 Kecamatan) arahan pemanfaatan ruang : pengembangan perdagangan dan jasa, koleksi dan distribusi barang dan jasa, zona industri, dan pertanian tanaman pangan lahan basah, perikanan darat dan rawa, perdagangan, pertanian tanaman pangan lahan kering, hutan produksi, peternakan dan unggas, dan pertambangan bahan galian Wilayah Pengembangan (WP) Selatan (7 Kecamatan) arahan pemanfaatan ruang : pengembangan kawasan kepariwisataan, suaka alam dan cagar budaya, dan perikanan laut dan darat; pusat pelayanan transpotasi udara, perkebunan, hutan produksi, kawasan lindung, pertanian lahan kering, peternakan besar, pertambangan, dan industri kecil 50

More Related