1 / 30

OPTIMALISASI TUGAS KEHUMASAN

OPTIMALISASI TUGAS KEHUMASAN. KANTOR WILAYAH KEMENTERIAN AGAMA PROVINSI. Oleh: Rosidin Bidang Hubungan Masyarakat. @ Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat. LANDASAN HUKUM. PMA Nomor 10 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Agama:

kelvin
Download Presentation

OPTIMALISASI TUGAS KEHUMASAN

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. OPTIMALISASI TUGAS KEHUMASAN KANTOR WILAYAH KEMENTERIAN AGAMA PROVINSI Oleh: Rosidin Bidang Hubungan Masyarakat @ Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat

  2. LANDASAN HUKUM • PMA Nomor 10 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Agama: “Melaksanakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, penyusunan norma, standar, prosedur, kriteria, dan bimbingan teknis serta evaluasi di bidang hubungan masyarakat” • PMA Nomor 13 Tahun 2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja Vertikal Kementerian Agama: “Melakukan penyiapan bahan pelaksanaan urusan pengelolaan informasi dan hubungan masyarakat”

  3. VISI HUMAS “Terciptanya pengelolaan kehumasan yang proporsional, profesional, efektif dan efisien dalam mendukung penerapan prinsip-prinsip tata kepemerintahan yang baik”

  4. MISI HUMAS • Membangun citra dan reputasi positif Kementerian Agama • Membentuk, meningkatkan dan memelihara opini positif publik • Menampung dan mengolah aspirasi masyarakat • Mencari, mengklasifikasi, mengklarifikasi serta menganalisis data dan informasi • Mensosialisasikan kebijakan dan program Kementerian Agama • Membangun kepercayaan publik (publictrust)

  5. AMANAT PERATURAN PERUNDANGAN • UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik • UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik • UU Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik • PP Nomor 61 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik

  6. PERATURAN PENDUKUNG PELAKSANAAN TUGAS #1

  7. PERATURAN PENDUKUNG PELAKSANAAN TUGAS #2

  8. PERATURAN PENDUKUNG PELAKSANAAN TUGAS #3

  9. TANTANGAN HUMAS KEMENAG • Ruang lingkup tugasKementerian Agama. • Kemampuan mengelola informasi. • Berperan aktif dalam pemberantasan korupsi. • Pengawal pelaksanaan UU KIP. • Maraknya penggunaan media sosial.

  10. SURAT EDARAN SEKJEN NOMOR 4044 TAHUN 2013 • Peliputan Kegiatan Pimpinan • Pengelolaan Dokumentasi • Publikasi • Pengelolaan Majalah • Penyelenggaraan Konferensi Pers • Penyusunan Pers Release • Pengelolaan Kliping Berita • Penyusunan Analisis Berita • Penghubung Media Masa • Juru Bicara • Pengelolaan Iklan Layanan Masyarakat • Pengelolaan PPID • Penyiapan Rohaniwan • Penghubung Instansi/Lembaga • Bimbingan Teknis Kehumasan • Evaluasi Pelaksanaan Kebijakan • Pelayanan Pengaduan Masyarakat • Pengelolaan Media Sosial • Ikut Serta dalam Pameran

  11. 1. PELIPUTAN KEGIATAN PIMPINAN • Menyiapkan bahan pidato, paparan, atau sejenisnya dalam berbagai kegiatan Pimpinan. • Melakukan peliputan terhadap kegiatan yang dihadiri oleh Pimpinan Kantor Wilayah terutama Kepala Kanwil. • Membuat berita atas kebijakan yang dikeluarkan oleh Pimpinan

  12. 2. PENGELOLAAN DOKUMENTASI • Melakukan pengambilan foto, video dan perekaman suara (audio) dalam Kegiatan Pimpinan. • Memilah dan memilih dokumentasi yang dapat dipublikasikan. • Editing dokumen gambar atau video jika diperlukan. • Menyimpan dokumentasi dalam media yang tertata, mudah dicari dan aman. SITEM PENYIMPANAN DOKUMENTASI: dokumentasi.kemenag.go.id

  13. 3. PUBLIKASI • Menghimpun berbagai bentuk publikasi hasil dari kebijakan maupun pelaksanaannya (berita, banner, text, buku, produk hukum, pedoman, paparan, dan sejenisnya). • Melibatkan satker di lingkungan Kantor Wilayah untuk menyumbangkan konten publikasi. • Melakukan publikasi melalui media yang telah tersedia seperti website, papan pengumuman, WEBSITE KEMENTERIAN AGAMA http://www.kemenag.go.id

  14. 4. PENGELOLAAN MAJALAH • Menyusun dan menerbitkan majalah dinas secara berkala. • Menetukan tema pokok yang menjadi isu dalam pemuatan berita dalam majalah. • Distribusi majalah kepada satker di lingkungan Kanwil, Pemerintah Daerah, Ormas Keagamaan, dan pihak lain yang membutuhkan. MAJALAH DINAS KEMENTERIAN AGAMA “IKHLAS BERAMAL”

  15. 5. PENYELENGGARAAN KONFERENSI PERS • Mengundang dan mengkordinasikan wartawan dari media cetak, online dan TV • Mengkondisikan lokasi dan waktu pelaksanaan konferensi pers sesuai dengan agenda Pimpinan • Mengkondisikan tema dan pertanyaan yang diajukan oleh wartawan pada saat konferensi pers. KONFERENSI PERS: Launching MTQ XXV di Jakarta

  16. 6. PENYUSUNAN PERS RELEASE • Pers release merupakan tulisan seperti berita yang disampaikan kepada wartawan dengan tujuan mengumumkan atau klarifikasi atas isu tertentu. • Tujuan dari pers release adalah untuk menarik perhatian media masa agar mempublikasikan. • Diperlukan kemampuan analisis isu strategis yang berkembang, terutama tema menarik sehingga patut menjadi perhatian. • Bentuk FeatureRelease akan lebih menarik perhatian dan informatif bagi masyarakat dibandingkan fulltext.

  17. 7. PENGELOLAAN KLIPING BERITA KLIPING ONLINE: Kliping.kemenag.go.id • Mengidentifikasi berita yang terbit di media cetak dan online • Menyusun kliping dan jilid • Melakukan distribusi kepada pimpinan dan pihak terkait • Digitalisasi kliping • Mengunggah kliping melalui websitekliping.kemenag.go.id

  18. 8. PENYUSUNAN ANALISIS BERITA • Pemberitaan di media masa terkait dengan pelaksanaan tugas Kementerian Agama cukup tinggi. • Dalam satu bulan mencapai 3.500 berita di media cetak dan Online. • Analisis berita diperlukan untuk mengetahui kecenderungan perspektif publik terhadap kementerian. • Hasil analisis berita menjadi bahan masukan yang penting dalam membuat strategi kebijakan, khususnya terkait publik.

  19. 9. PENGHUBUNG MEDIA MASA • Berhadapan dengan media massa harus berhati-hati, karena tidak semua media masa berpihak kepada Pemerintah. • Namun demikian perlu dibangun simbiosis mutualisme antara Pemerintah dan Media Massa. • Sampaikan informasi sedetil mungkin kepada wartawan, meski pada akhirnya berita yang terbit sangat jauh dari harapan.

  20. 10. JURU BICARA • Menguasai besaran tugas Kementerian Agama secara keseluruhan. • Menguasai isu strategi Kementerian Agama yang berkembang terkini termasuk perkembangan informasi di dalamnya. • Akses informasi langsung dari sumbernya. • Jeli dalam melakukan counter isu2 program Kementerian Agama • Sampaikan secara lugas dengan bahasa yang baik dan santun.

  21. 11. PENGELOLAAN IKLAN LAYANAN MASYARAKAT • Mengidentifikasi dan menganalisis isu strategi terkini • Mengemas isu strategis menjadi bahan yang berharga jual di mata masyarakat • Mensosialisasikan kebijakan strategi melalui media iklan layanan masyarakat. • Menyiapkan tema, berita, dialog, iklan, gambar • Menyiapkan dialog dapat disampaikan melalui media berupa

  22. 12. PENGELOLAAN PPID • Menjadi garda depan dalam implementasi UU No.14 Tahun 2008 tentang KIP • Melaksanakan tugas-tugas PPID, antara lain memberikan layanan informasi publik, menerima pengaduan serta penyelesaian sengketa informasi publik • Memilah informasi publik dan informasi dikecualikan. Ruang Layanan Informasi Publik Kementerian Agama

  23. 13. PENYIAPAN ROHANIWAN • Jasa rohaniwan dibutuhkan untuk prosesi penyumpahan, baik sumpah jabatan maupun saksi dalam proses hukum. • Hampir seluruh instansi/lembaga pemerintah membutuhkan jasa rohaniwan. • Diperlukan koordinasi yang baik dengan rohaniwan dari semua agama. Prosesi pelantikan pejabat di lingkungan Kementerian Agama

  24. 14. PENGHUBUNG INSTANSI/LEMBAGA • Optimalkan peran dalam Badan Koordinasi Kehumasan Pemerintah (Bakohumas) • Hadiri setiap pertemuan dengan berbagai instansi/lembaga terkait dengan humas. • Perluas jaringan dengan teman2 humas instansi/lembaga. • Kordinasikan setiap perkembangan kehumasan dalam lingkungan instansi/lembaga. Pertemuan rutin Bakohumas yang diselenggarakan oleh Pemerintah

  25. 15. BIMBINGAN TEKNIS KEHUMASAN • Sukses pelaksanaan tugas humas tidak terlepas dari peran kualitas dan kapasitas SDM • Secara umum tugas humas dikelompokkan menjadi 3: administrasi, teknis dan kreatif • Guna meningkatkan kualitas dan keterampilan SDM, perlu di bina secara terus menerus melalui skema pendidikan, pelatihan, atau kursus. • Penilaian dan bimbingan pranata humas merupakan tugas humas

  26. 16. EVALUASI PELAKSANAAN KEBIJAKAN Menteri Agama meluncurkan beberapa sistem informasi, termasuk pencatatan nikah secara Online. • Humas dalam kapasitasnya dapat melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan kebijakan, program dan kegiatan Kementerian Agama, khususnya terkait dengan publik • Menghimpun berbagai macam permasalahan yang dihadapi publik serta dampak atas kebijakan yang diterapkan. • Lakukan evaluasi atas implementasi dan dampak atas kebijakan publik

  27. 17. PELAYANAN PENGADUAN MASYARAKAT • Pengaduan masyarakat merupakan kontrol eksternal terhadap pelaksanaan tugas dan kebijakan Kementerian Agama. • Segera respon dengan klarifikasi dan meminta bukti atas pengaduan yang diterima. • Berkoordinasi dan kerja sama dengan pihak2 terkait dalam penyelesaian masalah. • Pastikan bahwa pelapor dan saksi mendapatkan perlindungan yang baik.

  28. 18. PERAN SERTA DALAM PAMERAN • Ada berbagai kegiatan bersifat nasional maupun provinsi yang dapat diikuti. • Mengkordinasikankeikutsertaan dalam pameran dari seluruh unit kerja, termasuk diantaranya: • Penempatan dan dekorasistand • Penyediaan dan pengiriman bahan pameran • Pembagian petugas jaga

  29. 19. PENGELOLAAN MEDIA SOSIAL • Media sosial merupakan media online yang cukup efektif untuk bersosialiasi dengan masyarakat. • Media sosial yang banyak adalah Facebook dan Twitter. • Melakukan update secara rutin serta merespon secara cepat dari setiap pertanyaan yang masuk. TWITTER KEMENTERIAN AGAMA @kemenag_ri

  30. TERIMA KASIH Semoga Bermanfaat

More Related