1 / 16

Analisis dan Desain Sistem Informasi Pendekatan Terstruktur Teori dan Praktik Aplikasi Bisnis

Analisis dan Desain Sistem Informasi Pendekatan Terstruktur Teori dan Praktik Aplikasi Bisnis. BAB 2 TINJAUAN UMUM PENGEMBANGAN SISTEM. PERLUNYA PENGEMBANGAN SISTEM (1).

kohana
Download Presentation

Analisis dan Desain Sistem Informasi Pendekatan Terstruktur Teori dan Praktik Aplikasi Bisnis

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Analisis dan Desain Sistem InformasiPendekatan Terstruktur Teori dan Praktik Aplikasi Bisnis BAB 2 TINJAUAN UMUM PENGEMBANGAN SISTEM @ 2009 Rahmad Wijaya

  2. PERLUNYAPENGEMBANGAN SISTEM (1) Pengembangan Sistem : menyusun suatu sistem yang baru untuk menggantikan sistem yang lama secara keseluruhan atau memperbaiki sistem yang ada @ 2009 Rahmad Wijaya

  3. PERLUNYAPENGEMBANGAN SISTEM (2) Mengapa mengembangkan sistem ? • Adanya permasalahan • Adanya ketidakberesan • Pertumbuhan Oragnisasi • Untuk meraih kesempatan-kesempatan • Adanya instruksi (pimpinan, pemerintah) @ 2009 Rahmad Wijaya

  4. PERLUNYAPENGEMBANGAN SISTEM (3) Harapan dari sistem yang baru : • Performance • Information • Economy • Control • Efficiency • Services I E C E S P @ 2009 Rahmad Wijaya

  5. PRINSIP PENGEMBANGAN SISTEM • Sistem untuk manajemen • Investasi modal yang besar • Memerlukan orang yang terdidik • Tahapan kerja dan tugas-tugas yang harus dilakukan. • Proses pengembangan tidak harus urut • Jangan takut membatalkan proyek @ 2009 Rahmad Wijaya

  6. General System Design System Analysis System Implementation System Evaluation Detail System Design SIKLUS HIDUPPENGEMBANGAN SISTEM SIKLUS HIDUP PENGEMBANGAN SISTEM PENGEMBANGAN SISTEM System Policy & Planning System Management & Operation Mgt & User @ 2009 Rahmad Wijaya Mgt & User Konsultan & EDP

  7. PENDEKATANPENGEMBANGAN SISTEM • Pendekatan KLASIK vs TERSTUKTUR • Pendekatan SEPOTONG vs SISTEM • Pendekatan BAWAH-NAIK vs ATAS-TURUN • Pendekatan SISTEM-MENYELURUH vs MODULER • Pendekatan LOMPATAN JAUH vs BERKEMBANG @ 2009 Rahmad Wijaya

  8. Dipandang dari Metodologi yang dipergunakanPendekatan KLASIK vs TERSTUKTUR • Pendekatan KLASIK : Mengembangkan sistem dengan mengikuti tahapan-tahapan systems life cycle • Pendekatan TERSTRUKTUR : Menyediakan pada analis sistem, tambahan alat-alat dan teknik-teknik untuk mengembangkan sistem disamping tetap mengikuti ide dari systems life cycle @ 2009 Rahmad Wijaya

  9. Dipandang dari Sasaran yang akan dicapaiPendekatan SEPOTONG vs SISTEM • Pendekatan SEPOTONG : merupakan pendekatan pengembangan sistem yang menekankan pada suatu kegiatan atau aplikasi tertentu saja, tanpa memperhatikan posisi dan sasaran keseluruhan organisasi • Pendekatan SISTEM : memperhatikan sistem informasi sebagai satu kesatuan terintegrasi untuk masing-masing kegiatan atau aplikasinya. @ 2009 Rahmad Wijaya

  10. Dipandang dari Cara menentukan kebutuhan dari sistemPendekatan BAWAH-NAIK vs ATAS-TURUN • Pendekatan BAWAH-NAIK (bottom-up) : dimulai dari level bawah organisasi, yaitu level operasional dimana transaksi dilakukan. Dimulai dari perumusan kebutuhan-kebutuhan untuk menangani transaksi dan naik ke level atas dengan merumuskan kebutuhan informasi berdasarkan transaksi tersebut. • Pendekatan ATAS-TURUN (top-down) : dimulai dari level atas organisasi, yaitu level perencanaan strategis. Pendekatan ini dimulai dengan mendefinisikan sasaran dan kebijakan organisasi, kemudian dilanjutkan dengan analisis kebutuhan informasi, kemudian turun ke proses trasaksi, yaitu penentuan output, input, basis data, prosedur-prosedur dan kontrol. @ 2009 Rahmad Wijaya

  11. Dipandang dari Cara mengembangkanPendekatan SISTEM MENYELURUH vs MODULER • Pendekatan SISTEM MENYELURUH : merupakan pendekatan yang mengembangkan sistem serentak secara menyeluruh. • Pendekatan MODULER : berusaha memecah sistem yang rumit menjadi bagian atau modul yang sederhana, sehingga sistem akan lebih mudah dipahami dan dikembangkan. @ 2009 Rahmad Wijaya

  12. Dipandang dari Teknologi yang akan digunakanPendekatan LOMPATAN JAUH vs BERKEMBANG • Pendekatan LOMPATAN JAUH : menerapkan perubahan menyeluruh secara serentak menggunakan teknologi canggih. Memiliki resiko yang besar karena kecepatan perubahan teknologi. • Pendekatan BERKEMBANG : menerapkan teknologi canggih hanya untuk aplikasi-aplikasi yang memerlukannya saja pada saat itu dan hanya akan dikembangkan pada periode berikutnya dan disesuaikan dengan kebutuhan @ 2009 Rahmad Wijaya

  13. ALAT DAN TEKNIKPENGEMBANGAN SISTEM Berbentuk Grafik : • HIPO (Hierarchy plus Input Process Output)  lht. Modul O • Data Flow Diagram  lht. Modul I • Structured Chart  lht. Modul K • Structured Analysis and Design Technique (SADT)  lht. Lampiran C • Warnier/Orr diagram.  lht. Lampiran B • Jakson’s diagram  lht. Lampiran A @ 2009 Rahmad Wijaya

  14. ANALIS SISTEM DAN PROGRAMER @ 2009 Rahmad Wijaya

  15. PENGETAHUAN DAN KEAHLIAN ANALIS SISTEM • Pengetahuan dan keahlian teknik pengolahan data, teknologi komputer, dan pemrograman komputer. • Pengetahuan tentang bisnis secara umum. • Pengetahuan tentangmetode kuantitatif • Keahlian pemecahan masalah. • Keahlian komunikasi antar personil. • Keahlian membina hubungan antar personil. @ 2009 Rahmad Wijaya

  16. TEAMPENGEMBANG SISTEM • Manajer Analis Sistem • Ketua Analis Sistem • Analis Sistem Senior • Analis Sitem • Analis Sitem Junior • Programer Aplikasi Senior • Programer Aplikasi • Programer Aplikasi Junior @ 2009 Rahmad Wijaya

More Related