1 / 52

PERPUSTAKAAN DIGITAL: SE LAYANG PANDANG

PERPUSTAKAAN DIGITAL: SE LAYANG PANDANG. Oleh Didi Sukyadi Perpustakaan UPI. Perpustakaan Tradisional. Perpustakaan dengan tujuan, fungsi dan maksud yang sama dengan perpustakaan konvensional, yaitu: Pengembangan dan pengelolaan koleksi Pengolahan bahan pustaka Pembuatan indeks

moe
Download Presentation

PERPUSTAKAAN DIGITAL: SE LAYANG PANDANG

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. PERPUSTAKAAN DIGITAL: SELAYANG PANDANG Oleh Didi Sukyadi Perpustakaan UPI

  2. Perpustakaan Tradisional • Perpustakaan dengan tujuan, fungsi dan maksud yang sama dengan perpustakaan konvensional, yaitu: • Pengembangan dan pengelolaan koleksi • Pengolahan bahan pustaka • Pembuatan indeks • Layanan sirkulasi • Pemeliharaan dan pengawetan

  3. Apakah perpustakaan digital itu? • Apakah merupakan sebuah layanan atau struktur tertentu? • Serangkaian sumber informasi? • Serangkaian alat untuk menentukan, mencari, dan menampilkan informasi? • Sebuah alat untuk menciptakan sumber dan layanan informasi? • Bentuk digital perpustakaan tradisional? • Mencakupi baik koleksi digital maupun tradisional? • Tulang punggung dan urat nadi sistem perpustakaan.

  4. Definisi Perpustakaan Digital “Layanan perpustakaan digital merupakan perpaduan dalam komputasi, penyimpanan, dan komunikasi mesin digital dengan perangkat lunak yang diperlukan untuk mereproduksi, menyalin, dan memperluas layanan yang diberikan perpustakaan tradisional yang menggunakan kertas dan bahan lainnya dalam mengumpulkan, menyimpan, membuat katalog, menemukan dan menyebarkan informasi.” (Gladney H.M, et. al. 1994)

  5. Definisi Perpustakaan Digital • Merupakan seperangkat sumber elektronik dan kemampuan teknis terkaitnya untuk menciptakan, mencari, dan menggunakan informasi …. Merupakan perluasan dan penguatan penyimpanan informasi dan sistem pemanggilannya yang mampu mengolah data digital dalam berbagai bentuk (teks, citra, bunyi, atau obyek bergerak) dan berada dalam jaringan yang terdistribusikan”(Borgman, 1996)

  6. Apa yang penting? • Netralitas situs Akses-setiap saat (24*7) Dimana saja (Kantor, rumah, dalam perjalanan) Oleh siapapun • Akses terbuka dan berbagi informasi • Informasi lebih bervariasi • Baru • Merupakan integrasi media digital dengan koleksi tradisional • Perpustakaan digital dirancang untuk mendukung penciptaan, pemeliharaan, pengelolaan, pemanfaatan, dan pengawetan konten digital

  7. Five Elements in Various Definitions of DL • Perpustakaan digital tidak berdiri sendiri; • Ia membutuhkan teknologi untuk menghubungkannya dengan berbagai pihak; • Akses universal atas perpustakaan digital merupakan tujuan utama; • Koleksi perpustakaan digital tidak terbatas pada dokumen berbentuk teks, tetapi dapat pula berbentuk artifak digital yang tidak dapat disebarkan dalam bentuk cetak. • Misalnya: pertunjukan konser, wisuda, ujian sidang, dll dapat didistribusikan kepada pemustaka Association of Research Libraries (1995)

  8. Tujuan Perpustakaan Digital • Memusatkan diri pada teknologi digitalisasi, skema metadata, teknik pengelolaan data, dan pengawetan digital. • Perpustakaan digital generasi kedua • Mencari peluang dan mengembangkan kompetensi baru. • Perpustakaan digital generasi ketiga • Memusatkan diri pada integrasi bahan digital ke dalam koleksi perpustakaan melalui arsitektur sistem modular.

  9. Rangkaian perpustakaan digital Reviewer Penulis Editor Penerbit A&I Perpus Digital Konsolidator Perpus pengguna ROLES Pembaca Penulis Pustakawan Editor Pelajar Guru

  10. Bahan baku • Hardware Setidaknya ada mesin untuk melakukan digitalisasi • Software Program untuk menangani data • Obyek digital Artikel, prosiding, Thesis, Disertasi, Pidato Rektor, dll • Keterampilan dasar Sesuatu yang harus dipelajari

  11. Perangkat Keras • Sebuah Server • Kita perlu akses atas server web • Sebuah komputer yang baik • Pemindai Flatbed – Auto feed, Back to back Scanner buku

  12. Perangkat lunak • Open Source Software (OSS) Dspace, E-Prints, Fedora, GSDL…… • Perangkat lunak lain yang diperlukan seperti: Pengeditan gambar, pengenal karakter optik. Perangkat ini harus dibeli

  13. Hardware- Software Jaringan • Jaringan berkecepatan tinggi dan koneksi internat yang cepat • Basis data yang mendukung berbagai format digital • Mesin pencari teks lengkap untuk mengideks dan memberikan akses atas sumber data. • Server Web dan server FTP (baik intranet maupun internet) • Fungsi pengelolaan dokumen elektronik.

  14. Konten Perpustakaan Digital Jenis konten Documen Teks Video Audio Informasi Geografi Software, Programs Bio Informasi Gambar dan grafik artikel Laporan Buku Naskah Koran STD TA Pidato Musik Film (Udara) Foto Genome Manusia Hewan Tumbuhan Model Simulasi Foto Lukisan 2D 3D

  15. Isi adalah Raja Isi informasi lebih penting daripadasistem yang digunakan untuk menyimpan, mengelola dan memanggilnya Obyek digital tidak boleh diisolasi dalam arsip khusus DL

  16. Jenis Koleksi Digital • Bahan digital • Bahan cetakan yang telah dikonversi dan juga bentuk media lainnya • Pemerolehan karya digital asli • Diciptakan oleh penerbit dan ilmuwan seperti e-book, jurnal, dll. • Akses atas bahan eksternal • Akses situs web, koleksi perpus lain, atau server penerbit

  17. Sumber rujukan • Basis data bibliografis yang merujuk pada basis data cetak atau digital • Indeks dan alat pencari • Koleksi pointer atas bahan internet • Direktori • Bahan mengajar • Foto • Data numerik • E-books dan e-journals

  18. Membuat Perpustakaan Digital • 6 langkah • Pemilihan • Pemerolehan • Digitalisasi • Pengelolaan • Pengarsipan • Pemberian akses

  19. Proses Identifikasibuku Pemilihanbuku Meta Data Prosespemindaian Pemindaian Ipengolahangambar & QC Bahan digital Penerbitan

  20. Digitalisasi “Konversi setiap media fiks atau analog-seperti buku, artikel jurnal, foto, lukisan, microforms—kedalam bentuk elektronik melalui pemindaian, dan pengolahan lainnya.”

  21. Proses Digitalisasi • Tentukan hak cipta atau pembatasan • Konversi digital • Outsource atau dikerjakan sendiri? • Konversi teks, format, judul, pemampatan, dan media penyampaiannya • Penangkapan obyek digital dengan kamera atau pemindai • Penanganan File • Penamaan File

  22. Proses Digitalisasi • Menyiapkan obyek • Pemindaian • Memindahkan file ke penyimpanan sementara • Penambahan nilai-penyiapan metadata • Penyimpanan jangka panjang • Pembuatan alat pengaman atau pembatas (tanda air, copy, dll) • Menggabungkan file

  23. Proses produksi digital Pengelolaan Alurkerja Pengelolaan Data Pengelolaan Konten Pengelolaan Proyek Pengelolaan Kualitas Pengelolaan Pemasok

  24. Pengelolaan Data Pengelolaan Data Pengelolaan Alur kerja Pengelolaan Konten Pengelolaan proyek Pengelolaan Kualitas Pengelolaan pemasok • Format: TEX, PDF,PS • Metadata dan data konten • Pembuatan Struktur (Tagging) • Penetralan media

  25. Pengelolaan Alur kerja Pengelolaan alur kerja Pengelolaan Konten Pengelolaan Proyek Pengelolaan kualitas Pengelolaan Data Pengelolaan Pemasok • Pemrosesan • Konversi • Otomatisasi • Interfaces-input / output

  26. Pengelolaan Konten Pengelolaan Data Pengelolaan Alur kerja Pengelolaan isi Pengelolaan Proyek Pengelolaan Kualitas Pengelolaan Pemasok • Pengelolaan file (editing, watermark, dll) • Informasi/Model obyek • Pengarsipan

  27. Pengelolaan Kualitas Pengelolaan Data Pengelolaan Alurkerja Pengelolaan Konten Pengelolaan Proyek Pengelolaan Kualitas Pengelolaan Pemasok • Konsistensi data • Konsistensi proses • Konsistensi konten

  28. Berbagai Alurkerja Input Pemrosesan Output RTF Buku TeX Jurnal arsip Normali-sasi Pemrosesan Konten Hasil foto/video Software

  29. OCR: Optical Character Recognition • Ada banyak program OCR yang baik yang dapat dibeli di pasar, seperti: Read-Iris (http://www.readiris.com/) Omnipage (http://www.omnipage.com/) Fine-Reader (http://www.finereader.com/)

  30. Format penyampaian yang dimungkinkan • Format gambar murni: TIFF, JPEG • Format enkode terbuka: XML, HTML, ASCII, dan Unicode • Format hibrida: PDF, DjVu – yang dapat berisi gambar dan teks • Format umum: Microsoft Word

  31. Prinsip yang baik • Apa yang harus digitalisasi? • Pemilihan dan kebijakan amat penting • Deskripsi koleksi juga penting • seperti cakupan, format, pembatasan akses, kepemilikan, dll.

  32. Digitalisasi: Isu-Isu • Hak cipta • Salinan akses dan salinan arsip • Ukuran file • Media penyimpanan (CD, Hard disc…) • Format file ( TIFF,JPEG…)

  33. Tantangan dalam publikasi • Pengawetan layout • Kemudahdicarian konten dan metadata • Kompresi gambar yang efisien • Buku yang mudah didapat (Easy browsing of books) • Mengatasi masalah keterbatasan bandwidth • Dukungan teks dalam bahasa lain • Halaman ganda

  34. Faktor penting dalam digitalisasi • Kekuatan koleksi • Digitalisasi bagian terseleksi (tidak semua karya digitalisasi) • Penambahan karya digital baru • Koleksi yang unik • Hanya satu-satunya kopi yang ada • Prioritas bagi masyarakat pengguna • Tuntutan kurikulum • Porsi koleksi yang dapat dikelola • Apakah alasan yang layak bagi setiap institusi untuk melakukan koleksi atau digitalisasi • Arsitektur teknis • Juga merupakan alasan dalam memilih siapa melakukan digitalisasi apa • Keterampilan staf • Staf mana yang tidak memiliki keterampilan yang diperlukan

  35. Konversi Retrospektif • Konvernsi secara keseluruhan akan tidak praktis atau tidak mungkin baik secara teknis, hukum, dan ekonomi. • Digitalisasi koleksi khusus atau sebagian dari koleksi itu • Yang mana yang paling berharga? • Garisbawahi koleksi yang beragam • Bahan yang banyak digunakan Pendekatan dapat dilakukan berupa obyek yang digunakan sendiri atau kombinasi dengan yang lain bergantung atas tujuan lembaga

  36. Kriteria dalam memilih konten • Potensinya untuk digunakan dalam jangka waktu lama • Nilai intelektual atau budaya • Apakah koleksi itu dapat diakses lebih banyak daripada bentuk aslinya (e.g., mudah pecah, jarang) • Apakah pembatasan hak cipta akan mengijinkan dilakukannya konvernsi.

  37. Metadata • Data yang mendeskripsikan konten dan atribut item tertentu • Kunci bagi pencarian sumber dan penggunaan setiap dokumen • Membantu dalam pencarian dan penemuan, juga dalam administratif dan struktural untuk membantu pembacaan, pengelolaan dan pengawetan metadata.

  38. Judul Pencipta Subyek dan kata kunci Deskripsi Penerbit Kontributor Tanggal Format Identifikasi sumber Jenis sumber Sumber Bahasa Hubungan Cakupan Pengelolaan hak cipta ElementDublin Core

  39. Hambatan • Obyek digital tidak begitu fiks, mudah disalin, dapat diakses dari tempat yang sangat jauh oleh banyak pengguna dalam waktu yang bersamaan • Perpustakaan kebanyakan hanya sebagai pengelola informasi, dan memiliki hak cipta secara terbatas atas bahan itu • Perlu dikembangkan mekanisme pengaturan hak cipta yang memungkinkan perpustakaan memberikan informasi tanpa melanggar hak cipta

  40. Pengelolaan Hak Cipta • Tracking penggunaan • Identifikasi dan authentifikasi pengguna • Memberikan status hak cipta untuk setiap obyek digital, dan pembatasan penggunaannya, atau konpensasi yang berkaitan dengan hal itu • Menangani transaksi dengan pengguna dengan hanya mengijinkan sejumlah salinan tertentu yang dapat diakses, atau dengan menarif mereka atas sebuah salinan, atau mengalihkan permintaan itu ke penerbitnya

  41. Pengawetan • Menjaga agar informasi digital tetap tersedia dalam jangka waktu lama • Isu nyata adalah kekadaluwarsaan teknis • Seperti kerusakan kertas karena usia • Secara konstan selalu muncul dengan solusi teknis

  42. Tiga Jenis Pengawetan • Pengawetan media penyimpanan • Pengawetan akases atas konten • Pengawetan bahan-bahan media fiks melalui teknologi digital.

  43. Pengawetan Media Penyimpanan • Kaset, hard disk, floppy discs usianya pendek • Kadaluarsi dalam 2-3 tahun sebelum digantikan oleh teknologi baru • Kemungkinan ketaktersediaan hardware atau software untuk membacanya • Kemungkinan dari media penyimpanan yang satu ke media penyimpanan lainnya

  44. Pengawetan Akses • Akses atas konten dokumen apa pun formatnya: - Ketika formatnya (e.g., Adobe Acrobat PDF) berisi informasi yang dapat menjadi kadaluarsa - Terjemahkan data dari format yang satu ke format lainnya untuk memelihara kemampuan pengguna memanggilnya dan menampilkan isi informasinya - Migrasi data membutuhkan banyak uang • Masih belum ada standar untuk migrasi data • Dapat terjadi distorsi atau kehilangan informasi

  45. Media Fiks melalui teknologi digital • Penggantian media yang saat ini diawetkan • Seperti microforms • Tak ada standar umum dalam penggunaan media digital sebagai media pengawetan • It is unclear whether digital media are going handle the task of long-term preservation

  46. Keuntungan Perpustakaan Digital: bagi individu • Dapat mengakses seluruh perpustakaan di dunia melalui katalog terautomatisasi. Dapat menentukan lokasi versi fisik dan digital artikel dan buku ilmiah. • Mengoptimalkan pencarian, pencarian secara bersamaan melalui Internet, basis data komersial, dan koleksi perpustakaan. • Menyimpan hasil pencarian dan melakukan pemrosesan tambahan untuk mempersempit hasil. • Dari hasil pencarian, kita dapat melakukan pencarian lain yang menarik minat kita. Semua hal itu dapat dilakukan dari komputer dekstop, BB, atau komputer tablet.

  47. Keuntungan Perpustakaan digital: Proyek Kelas • Kemampuan untuk memperkuat pengalaman di dalam kelas atau melakukan pembelajaran di luar kampus • Mengubah hubungan antara perpustakaan dan dunia akademik lainnya • Mengintegrasikan kepenulisan, analisis, dan alat distribusi yang dapat memfasilitasi dan menggunakan kembali konten digital • Koleksi dan layanan dapat diintegrasikan ke dalam lembaga penyelanggara pengajaran dan penelitian nasional atau internasional

More Related