1 / 12

Pendidikan adalah Hidup.

DEFINISI MAHA LUAS. Pendidikan adalah Hidup. Pendidikan : segala pengalaman belajar yang berlangsung dalam segala lingkungan & sepanjang hidup; Segala situasi hidup yang mempengaruhi pertumbuhan individu. Karakteristik Khusus:

nerice
Download Presentation

Pendidikan adalah Hidup.

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. DEFINISI MAHA LUAS • Pendidikan adalah Hidup. • Pendidikan : segala pengalaman belajar yang berlangsung dalam segala lingkungan & sepanjang hidup; Segala situasi hidup yang mempengaruhi pertumbuhan individu. • Karakteristik Khusus: • Masa : berlangsung seumur hidup, dalam setiap saat selama ada pengaruh lingkungan • Lingkungan : berlangsung dalam segala lingkungan hidup, baik yg khusus diciptakan untuk kepentingan pend. Maupun yg ada dengan sendirinya. c. Bentuk kegiatan : dari bentuk yang tak disengaja sampai dengan yg terprogram. Berlangsung dalam aneka ragam bentuk, pola dan lembaga. d. Tujuan : Terkandung dalam setiap pengalaman belajar, tidak ditentukan dari luar, pertumbuhan, tidak terbatas, sama dengan tujuan hidup. e. Pendukung : Kaum Humanis Romantik

  2. DEFINISI SEMPIT c. Bentuk kegiatan : Isi pendidikan tersusun secara terprogram dlm bentuk kurikulum. Kegiatan berorientasi pada kegiatan guru sebagai sentral keg. Kegiatan terjadwal, tertentu waktu dan tempatnya. d. Tujuan : ditentukan oleh pihka luar. Terbatas pada pengembangan kemampuan -kemampuan tertentu; Mempersiapkan hidup e. Pendukung : Kaum Behavioristik. Pendidikan adalah Sekolah. Pendidikan : pengajaran yg diselenggarakan di sekolah sebagai lembaga pendidikan formal; Segala pengaruh yg diupayakan sekolah terhadap anak & remaja yg diserahkan kepadanya agar mempunyai kemampuan yg sempurna & kesadaran penuh terhadap hubungan dan tugas sosial mereka. Karakteristik Khusus: • Masa : berlangsung dalam waktu terbatas  anak hingga remaja/dewasa • Lingkungan : berlangsung dlm lingku-ngan pendidikan yg diciptakan khusus untuk menyelenggarakan pendidikan. Secara teknis berlangsung di kelas.

  3. DEFINISI ALTERNATIFLUAS TERBATAS Pendidikan adalah usaha sadar yg dilakukan oleh keluarga, masyarakat, dan pemerintah melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, & latihan. Berlangsung di dalam & luar sekolah. Pendidikan : pengalaman belajar terprogram dlm bentuk formal, non-formal, informal di dlm & luar sekolah. Seumur hidup, untuk perkembangan kemampuan & potensi individu secara tepat. Karakteristik Khusus: Masa : berlangsung seumur hidup, kegiatan tidak berlangsung sembarangan. Lingkungan : berlangsung dlm sebagian lingkungan hidup. Lingkungan alam sekitar yg alami tidak termasuk, tetapi dalam lingkungan hidup kultural. c. Bentuk kegiatan : pendidikan formal, informal dan non-formal. Berupa bimbingan, pengajaran, & latihan. Pengelolaan DIKNAS & SATPEL. d. Tujuan : perpaduan tujuan pend. Yg bersifat pengembangan kemampuan pribadi secara optimal dgn tujuan sosial yg bersifat manusia seutuhnya. e. Pendukung : Kaum Humanis Realistik & Realisme Kritis.

  4. PENGERTIAN PENDIDIKAN ISLAM • PENGERTIAN BAHASA : “Tarbiyah”, kata kerja “rabba”. Kata “pengajaran”  “Ta’lim”, kata kerja “Allama”. Pendidikan & pengajaran = “tarbiyah wa ta’lim” Pendidikan Islam = “tarbiyah Islamiyah”

  5. PENGERTIAN ISTILAH • Pendidikan Islam adalah pembentukan kepribadian muslim, agar terjadi perubahan sikap dan tingkah laku sesuai dengan petunjuk ajaran Islam. • PENGERTIAN PENDIDIKAN DALAM ISLAM Pendidikan individu & masyarakat, menuju kesejahteraan hidup perorangan & bersama.

  6. BAB IIMANUSIA & PENDIDIKAN • Hubungan manusia dgn pendidikan: • Manusia sebagai makhluk mulia • Sebagai khalifah di muka bumi • Makhluk pedagogik. A. Pandangan Islam Terhadap Manusia Manusia adalah makhluk Allah. Ia dan alam semesta bukan terjadi dengan sendirinya, tetapi dijadikan oleh Allah. (Q.S. 30 ar-Rum : 40), (Q.S. az-Zariyat 56) Pandangan Islam terhadap manusia adalah kepercayaan bahwa: 1. manusia makhluk termulia di jagad raya ini. 2. akan kemuliaan manusia 3. manusia adalah hewan yg berpikir. 4. Manusia punyai 3 dimensi: badan, akal, ruh. 5. Manusia dlm pertumbuhannya terpengaruh oleh faktor-2 warisan (pembawa) dan alam lingk. 6. Manusia mempunyai motivasi & kebutuhan. 7. Ada perbedaan individu diantara manusia. 8. Manusia punyai keluasan sifat & selalu berubah.

  7. B. Manusia sebagai Makhluk Mulia • 1, Akal & perasaan • Akal pusatnya di otak, digunakan  berpikir • Perasaan pusatnya di hati, digunakan utk merasakan. Plg tinggi ia melahirkan “kata hati” • Rumusan pemikiran dpt dirasakan & diyakini kebenarannya. • Q.S. (ar-Rum:8); (Yunus:101); (al-Gasyiyah 17-20) • Akal : alat utk menuntut ilmu, ilmu : alat utk mengatasi kesulitan manusia, maka Islam memerintahkan utk menuntut ilmu: agama & umum. • Manusia diciptakan sebagai penerima & pelaksana ajaran, karenanya ditempatkan pd kedudukan yg mulia. (Q.S. 17 al-Isra’: 70) • Dgn kedudukan mulia tsb, Allah menciptakan dlm bentuk fisik yg bagus & seimbang (Q.S. 95 at-Tin:4) • Mulia karena: 1. akal dan perasaan 2. ilmu pengetahuan 3. kebudayaan

  8. 3. Kebudayaan 2. Ilmu Pengetahuan • Kebudayaan: hasil dari manusia menggunakan akal pikiran, perasaan, dan ilmu pengerahuannya. • Bentuk kebudayaan: sikap, tingkah laku, cara hidup, baik berupa benda, irama, bentuk dsb. • Kebudayaan bebas nilai  POSITIF / NEGATIF • Budaya hanya perasaan & pikiran semata, tanpa pertimbangan norma, etika, & agama akan menimbulkan bahaya. • Islam sebagai pengikat dan sekaligus budaya itu sendiri. • Pengetahuan: suatu yg diketahui oleh manusia melalui pengalaman, informasi, perasaan atau intuisi. • Ilmu Pengetahuan: hasil pengolahan akal (berpikir) dan perasaan tentang sesuatu yg diketahui itu. • Makhluk berakal  mengamati  diolah  ilmu pengetahuan  dirumuskan  cabang ilmu baru  digunakan utk kesejahteraan umat manusia. Q.S. (az-Zumar:9); (al-Mujadalah:11); (al-Ankabut:43) • Manusia dipandang mulia oleh Allah karena: IMAN & ILMU

  9. D. Manusia sbg Makhluk Pedagogik C. Manusia sbg Khalifah di Bumi • Makhluk Pedagogik : MH. Allah yg dilahirkan dgn membawa potensi utk didikan dan mendidik. • Fitrah manusia berupa potensi diri, dpt diisi dgn berbagai kecakapan & keterampilan. Dpt diolah & dikembangkan seoptimal mungkin. (ar-Rum:30) • Pendidikan Islam : pembentukan peribadi muslim, yg berisi pengamalan sepenuhnya ajaran Allah & Rasul-Nya. Dgn cara pendidikan & pengajaran. • Manusia : makhluk pedagogik, shg kewajiban menyelenggarakan pendidikan  kewajiban syar’i. ~ Sumber : Q.S (al-Baqarah:30); (Yunus:14); (al-An’am:165) ~ Kelengkapan manusia: Q.S. (an-Nahl:78); (al-Hujarat:13) ~ Tanggung jawab manusia untuk mendiami dan mengurus bumi dgn bekerja, memelihara dan mengolahnya utk diambil manfaatnya. (al-An’am:135); (at-Taubah:105); (al-Isra:84) ~ Tanggung jawab bekerja kepada Allah (an-Nisa:1); (al-Ahzab:52) ~ Pengawasan trhdp tindakan yg bertanggungjawab (al-Kahfi:88); (al-Syura:40); (al-Mukmin:40) ~ Allah mencipta alam dgn seimbang & serasi, manusia berkewajiban menjaga keteraturan alam & kehidupan. ~ Kewajiban & tanggung jawab: diri sendiri  keluarga  tetangga & lingkungan  masyarakat  bangsa.

  10. BAB IIILandasan, Tujuan, & sistem Pendidikan • 2. as-Sunnah; • Pendidik utama adalah Rasulullah Saaw • Pendidikan Rasul dlm rangka pembentukan manusia muslim & masyarakat Islam: • Menggunakan rumah al-Arqam • Memanfaatkan tawanan perang ukt mengajar baca-tulis • Mengirim sahabat ke daerah yg baru masuk masuk Islam • LANDASAN : 1. al-Qur’an; 2. as-Sunnah; 3. Ijtihad • Al Qur’an; Di dlmnya terkandung prinsip besar : AQIDAH (keimanan) & SYARIAH (amal). Syariah : • Ibadah langsung kpd Allah. • Mu’amalah kpd sesama makhluk • Akhlak  etika, budipekerti dlm pergaulan. Pendidikan termasuk dlm usaha membentuk manusia.  mu’amalah.

  11. 3. Ijtihad TUJUAN PENDIDIKAN Secara umum : menghasilkan manusia yg berguna bagi dirinya dan masyarakat, agar mengamalkan & mengembang-kan ajaran Islam dlm hubungan dgn Allah dan sesama, selain memanfaatkan alam secara bertanggung jawab utk kepentingan di dunia & akhirat. Secara Operasional : tujuan praktis yg akan dicapai dgn sejumlah kegiatan pendidikan tertentu, dgn bahan-2 yg sdh dipersiapkan & diolah sedemikian rupa. Ijtihad : upaya penuh seorang ahli fiqh utk bisa mengeluarkan hukum-2 yg tersirat dalam al-Qur’an & as-Sunnah sehingga menjadi tersurat. Ijtihad dalam bidang pendidikan diperlukan karena harus menyesuaikan dengan perkembangan zaman, kondisi umat di zaman tersebut, dan letak geografisnya.

  12. Sistem Pendidikan • Tujuan Sementara Pendidikan • Tujuan Tak Lengkap Pendidikan • Tujuan Institusional Pendidikan • Tujuan Kurikulum Pendidikan • Tujuan Instruksional Pendidikan • Tujuan Insidental Pendidikan • Analisis pemetaan hasil sistem pendidikan nasional: jumlah orang-2 yg terdidik dlm kemampuan kognitif, afektif, & psikomotorik yg optimal dpt dicapai oleh setiap orang. • Analisis & pemetean sekolah sbg sebuah sistem merupakan suprasistem sekolah yaitu lingkungan secara langsung atau tdk langsung mempunyai pengaruh terhadap penyelenggaraan keseluruhan kegatan sekolah sbg organisasi formal sekolah. Ditinjau dr fungsinya: Diknas adlh sistem pendidikan yg diselenggarakan oleh suatu negara kebangsaan /nasional dlm rangka mewujudkan hak menentu-kan nasib sendiri /right of self-determination bangsa dlm bid. Pendidikan Ditinjau dr strukturnya: Diknas sbg sistem merupakan keseluruhan kegiatan dr satuan-satuan pendidikan yg direncana-kan, dilaksanakan & dikendalikan dlm rangka menunjang tercapainya tujuan nasional.

More Related