1 / 21

JENIS – JENIS EVALUASI PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS

JENIS – JENIS EVALUASI PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS. LALA PRIANTI : 10411721060011 CILIA ARIANI : 10411721060198 ANGGUN PERTIWI : 10411721060217 TISHA YULIANTI : 10411721060202 ENDAH SETIYAWATI : 10411721060226. A. Jenis-jenis Evaluasi Pembelajaran.

pearl
Download Presentation

JENIS – JENIS EVALUASI PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. JENIS – JENIS EVALUASI PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS

  2. LALA PRIANTI : 10411721060011 CILIA ARIANI : 10411721060198 ANGGUN PERTIWI : 10411721060217 TISHA YULIANTI : 10411721060202 ENDAH SETIYAWATI : 10411721060226

  3. A. Jenis-jenisEvaluasiPembelajaran a. Jenisevaluasiberdasarkantujuan: b. Jenisevaluasiberdasarkansasaran: c. Jenisevalusiberdasarkanlingkupkegiatanpembelajaran: d. Jenisevaluasiberdasarkanobjekevaluasi: e. Jenis evaluasi berdasarkan subjek evaluasi:

  4. a. Jenisevaluasiberdasarkantujuan, dibedakanatastujuhjenisevaluasi: Pre-test dan Post-test Kegiatan pre-test dilakukan guru secararutinpadasetiapakanmemulaipenyajianbaru. Tujuannyaialahuntukmengidentifikasitarafpengetahuansiswamengenaibahan yang akandisajikan. Sedangkan post-test adalahkebalikandari pre-test, yaknikegiatanevaluasi yang dilakukan guru padasetiapakhirpenyajianmateri.Tujuannyaadalahuntukmengetahuitarafpengetahuansiswaatasmateri yang telahdiajarkan.

  5. 2. Evaluasi Diagnostic Evaluasiinidilakukansetelahselesaipenyajiansebuahsatuanpelajaran. Evaluasiinibertujuanuntukmengidentifikasiataumenelaahkelemahan-kelemahansiswabesertafaktor-faktorpenyebabnya. 3. Evaluasiselektif Evaluasiselektifadalahevaluasi yang digunakanuntukmemilihsiswa yang paling tepatatausesuaidengankriteria program kegiatantertentu. Evaluasipenempatan Evaluasipenempatanadalahevaluasi yang digunakanuntukmenempatkansiswadalam program pendidikantertentu yang sesuaidengankarakteristiksiswa.

  6. 5. EvaluasiformatifEvaluasijenisinidapatdipandangsebagai “ulangan” yang dilakukanpadasetiapakhirpenyajiansatuanpelajaranataumodul. Evaluasiinibertujuanuntukmemperbaikidanmeningkatan proses belajardanmengajar.6. EvaluasisumatifRagampenilaiansumatifdapatdianggapsebagai “ulanganumum” yang dilakukanuntukmengukurkinerjaakademikatauprestasibelajarsiswapadaakhirperiodepelaksanaan program pengajaran, ataudisebutjugadenganevaluasi yang dilakukanuntukmenentukanhasildankemajuanbelajarsiswa.Evaluasiinilazimdilakukanpadasetiapakhir semester atauakhirtahun 7. UjianNasional (UN) UjianNasional (UN) padaprinsipnyasamadenganevaluasisumatif, yaitusebagaialatpenentukenaikan status siswa.

  7. b. Jenisevaluasiberdasarkansasaran : 1. Evaluasikonteks Evaluasi yang ditujukanuntukmengukurkonteks program baikmengenairasionaltujuan, latarbelakang program, maupunkebutuhan-kebutuhan yang munculdalamperencanaan 2. Evaluasi input Evaluasi yang diarahkanuntukmengetahui input baiksumberdayamaupunstrategi yang digunakanuntukmencapaitujuan. Evaluasi proses Evaluasi yang di tujukanuntukmelihat proses pelaksanaan, baikmengenaikalancaran proses, kesesuaiandenganrencana, faktorpendukungdanfaktorhambatan yang munculdalam proses pelaksanaan, dansejenisnya.

  8. 4. EvaluasihasilatauprodukEvaluasi yang diarahkanuntukmelihathasilprogram yang dicapaisebagaidasaruntukmenentukankeputusanakhir,diperbaiki, dimodifikasi, ditingkatkanataudihentikan.5. EvaluasioutcomataululusanEvaluasi yang diarahkanuntukmelihathasilbelajarsiswalebihlanjut, yanknievaluasilulusansetelahterjunkemasyarakat.

  9. c.Jenisevalusiberdasarkanlingkupkegiatanpembelajaran: Evaluasiprogram pembelajaran Evaluasi yang mencakupterhadaptujuanpembelajaran, isi program pembelajaran, strategibelajarmengajar, aspe-aspek program pembelajaran yang lain. 2. Evaluasi proses pembelajaran Evaluasi yang mencakupkesesuaianantarapeosespembelajarandengangaris-garisbesar program pembelajaran yang di tetapkan, kemampuan guru dalammelaksanakan proses pembelajaran, kemampuansiswadalammengikuti proses pembelajaran. 3. Evaluasihasilpembelajaran Evaluasihasilbelajarmencakuptingkatpenguasaansiswaterhadaptujuanpembelajaran yang ditetapkan, baikumummaupunkhusus, ditinjaudalamaspekkognitif, afektif, psikomotorik

  10. d.Jenisevaluasiberdasarkanobjekevaluasi: Evaluasi input Evaluasiterhadapsiswamencakupkemampuan kepribadian, sikap, keyakinan. 2. Evaluasitransformasi Evaluasiterhadapunsur-unsurtransformasi proses pembelajaranantara lain materi, media, metodedan lain-lain. 3. Evaluasioutput Evaluasiterhadaplulusan yang mengacupada ketercapaianhasilpembelajaran.

  11. e. Jenisevaluasiberdasarkansubjekevaluasi:1. Evaluasi internalEvaluasi yang dilakukanoleh orang dalamsekolahsebagai evaluator, misalnya guru.2. EvaluasieksternalEvaluasi yang dilakukanoleh orang luarsekolahsebagai evaluator, misalnyaorangtua, masyarakat.

  12. B. Syarat, Ragam dan Model Evaluasi Syaratevaluasi Langkahpertama yang perluditempuh guru dalammenilaiprestasibelajarsiswaadalahmenyusunalatevaluasi(test instrument) yang sesuaidengankebutuhan, dalamartiantidakmenyimpangdari indicator danjenisprestasi yang diharapkan. Persyaratanpokokpenyusunanalatevaluasi yang baikdalamperspektifpsikologibelajar (The Psychology of learning) meliputiduamacam, yakni: 1). Reliabilitas; 2). Validitas (Cross, 1974; Barlow, 1985; Butler, 1990).

  13. 1) Reliabilitas Secarasederhana, reliabilitas (reliability) berartihaltahanujiataudapatdipercaya.Sebuahalatevaluasidipandang reliable atautahanujiapabilamemilikikonsistensiataukeajeganhasil. 2) Validitas Validitasberartikeabsahanataukebenaran. Sebuahalatevaluasidipandang valid atau abash apabiladapatmengukurapa yang seharusnyadiukur. Syarat-syaratumum yang harusdipenuhidalammengadakankegiatanevaluasidalam proses pendidikanmenurutDimyatidanMudjiono (2006:194-198) teruraisebagaiberikut : Kesahihan Keterandalan Kepraktisan

  14. Ragamalatevaluasi Secaragarisbesar, ragamalatevaluasiterdiriatasduamacambentuk, yaitu: 1). Bentukobjektif; dan 2). Bentuksubjektif.Bentukobjektifbiasanyadiwujudkandalambentuk-bentuk alternative jawaban, pengisiantitik-titik, danpencocokansatupernyataandenganpernyataanlainnya.

  15. Model-Model Evaluasi Beberapa model-model evaluasidikemukakanolehArifin (2010:74-83) sebagaiberikut : 1. Model Tyler Model inidibangungatasduadasarpemikiran.Pertama, evaluasiditujukanpadatingkahlakupesertadidik.Kedua, evaluasiharusdilakukanpadatingkahlakuawalpesertadidiksebelummelaksanakankegiatanpembelajarandansesudahmelaksanakankegiatanpembelajaran (hasil).

  16. 2. Model yang BerorientasiPadaTujuan Model evaluasiinimengugunakantujuanpembelajaranumumdantujuanpembelajarankhusussebagaikriteriauntukmenentukankeberhasilan.Modelinidianggaplebihpraktiskarenamenentukanhasil yang diinginkandenganrumusan yang dapatdiukur. 3. Model Pengukuran Model yang BerorientasiPadaTujuan Model evaluasiinimengugunakantujuanpembelajaranumumdantujuanpembelajarankhusussebagaikriteriauntukmenentukankeberhasilan.Modelinidianggaplebihpraktiskarenamenentukanhasil yang diinginkandenganrumusan yang dapatdiukur.

  17. Model Kesesuaian Menurut model ini, evaluasiadalahsuatukegiatanuntukmelihatkesesuaian (congruence) antaratujuandenganhasilbelajar yang telahdicapai.Objekevaluasiadalahtingkahlakupesertadidik, yaituperubahantingkahlaku yang diinginkanpadaakhirkegiatanpendidikan, baik yang menyangkutaspekkognif, afektif, maupunpsikomotor

  18. Educational System Evaluation Model Menurut model ini, evaluasiberartimembandingkan performance dariberbagaidimensidengansejumlah criterion, baik yang bersifatmutlak/intern maupunrelative/ekstern.Modelinimenekankansistemsebagaisuatukeseluruhaninidanmerupakanpenggabungandaribeberapa model, yaitu: a. Model countenance. b. Model CIPP dan CDPP. c. Model Scriven. d. Model Provus. e. Model EPIC. f. Model CEMREL. g. Model Atkinson. h. Model Alkin

  19. 7. Model Brinkerhoff Pada model iniadatigajenisevaluasidisusunberdasarkanpenggabunganelemen-elemen yang sama, yaitu; a. Fixed vs Emergent Design b. Formative vs Summative Evaluation Desaineksperimentaldandesain quasi eksperimental natural inquiry Illminative Model Model inilebihmenekankanpadaevaluasikualitatif-terbuka.Kegiatanevaluasidihubungakandengan learning milieu, dalamkontekssekolahsebagailingkungan material danpsikososial, dimana guru danpesertadidikdapatberinteraksi

  20. 9. Model Responsif Model inimenekankanpadapendekatankualitatif-naturalistik.Tujuanevaluasiadalahuntukmemahamisemuakomponen program pembelajaranmelaluiberbagaisudutpandang yang berbeda.

More Related