1 / 51

Disajikan pada acara Sidang ke II Tim Koordinasi Pengelolaan SDA WS Serayu Bogowonto

PENANGANAN KONSERVASI SDA DI WS SERAYU BOGOWONTO. Oleh : Narjan, SE, MSi Kepala Seksi Program Balai Pengelolaan DAS Serayu Opak Progo. Disajikan pada acara Sidang ke II Tim Koordinasi Pengelolaan SDA WS Serayu Bogowonto. Cilacap, 24 Juni 2013. Apa itu DAS ?.

Download Presentation

Disajikan pada acara Sidang ke II Tim Koordinasi Pengelolaan SDA WS Serayu Bogowonto

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. PENANGANAN KONSERVASI SDA DI WS SERAYU BOGOWONTO Oleh : Narjan, SE, MSi Kepala Seksi Program Balai Pengelolaan DAS Serayu Opak Progo DisajikanpadaacaraSidangke II Tim Koordinasi Pengelolaan SDA WS SerayuBogowonto Cilacap, 24 Juni 2013

  2. Apa itu DAS ? Daerah Aliran Sungai (DAS) adalahsuatuwilayahdaratan yang merupakankesatuanekosistemdengansungaidananak-anaksungainya yang berfungsimenampung, menyimpan, danmengalirkan air yang berasaldaricurahhujankedanauataulautsecaraalami, yang batas di daratmerupakanpemisahtopografisdanbatas di lautsampaidengandaerahpengairan yang masihterpengaruhaktivitasdaratan. (UU No 7/2004 Ps 1)

  3. WILAYAH KERJA BPDAS SERAYU OPAK PROGO

  4. WILAYAH DAS SERAYU OPAK PROGO • JUMLAH DAS DI INDONESIA : 3.266 DAS (PERMENHUT NO. 48/2009) • YANG DITANGANI 2010-2014 : 108 DAS • (KEPMENHUT NO. SK. 328/MENHUT-II/2009 • SERAYU OPAK PROGO : 62 DAS • JATENG : 15 DAS • DIY : 49 DAS • TAHUN 2010 – 2014 YG DITANGANI : 8 DAS • (DAS SERAYU, DAS BOGOWONTO, DAS PROGO, LUK ULO, DAS WAWAR • DAS SERANG, DAS BRIBIN DAN DAS OPAK)

  5. Pewilayahan Hulu-Tengah-Hilir DAS Serayu

  6. TERDAPAT HUBUNGAN BIOFISIK ANTARA HULU & HILIR EROSI LONGSOR Perladangan berpindah Hutan di upland Dam Pertanian lahan kering HULU HILIR Perikanan Pariwisata Pertanian tan pangan PLTA Persawahan PENCEMARAN IDUSTRI PENCEMARAN AGROKIMIA GALIAN C ALIH F. LAHAN Estuary Perikanan PERMASALAHAN DEGRADASI LAHAN DAS (Suntoro, 2008) Sedimentasi Lautan

  7. BAGAIMANA KONDISI DAS SERAYU ??

  8. Kondisi PENGGUNAAN LAHANDAS Serayu

  9. Erosi di DAS Serayu Besarnya Erosi selama satu Tahun (A) = 6.647.308,77 ton/tahun

  10. Kerusakan Lahan Akibat Manajemen Lahan • Sub-DAS Tulis • Sub-DAS Serayu Hulu (4 sub-das) • Sub-DAS Begaluh • Sub-DAS Merawu, Tajum, Sapi (5 sub-das) • Sub-DAS Pekacangan, Klawing, Logawa

  11. Kerusakan Lahan Akibat Alam • Sub-DAS Merawu • Sub-DAS Klawing Timur • Sub-DAS Tajum • Sub-DAS Sapi

  12. Terjadi Pencemaran • Sub-DAS Sapi industri tapioka • Sub-DAS Merawu, Tulis, Serayu Hulu, Begaluh  limbah pertanian (NO2 & NO3 tinggi)

  13. TERJADI BANJIR • Sub-DAS Klawing • Sub-DAS Tajum • Sub-DAS Serayu Hilir

  14. Erosi, Tanah Longsor dan Sedimentasi • Sub-DAS Tajum • Sub-DAS Klawing Timur • Sub-DAS Pekacangan • Sub-DAS Merawu

  15. PENGELOLAAN DAS Daerah aliransungaidijadikansatuan unit pengelolaandidasarkanpadakenyataanbahwa: • DAS merupakankesatuanekosistembentanglahan (landscape ecology) • DAS merupakan satu kesatuan sistem hidrologi • DAS sebagaisatukesatuanfungsionalaliransungai • DAS mengatasi multi daerah administrasi, multisektoral, dan multidisiplin • DAS sebagai satu kesatuan siklus Bio-geo-fisik-kimia • DAS diharapkan dapat mengatasi kesulitan sebagai satu kesatuan sosial ekonomi

  16. STRATEGI PENGELOLAAN DAS TERPADU STRATEGI MANAJEMEN DAS AKIBAT KERUSAKAN GEOFISIK (BANJIR, TANAH LONGSOR, KEKRITISAN) KONSERVASI SIPIL-TEKNIS SBG TEROBOSAN DAN DISUSUL DG KONSERVASI VEGETATIF KELEMAHAN UPAYA KONSERVASI TANAH DAN AIR (GN-RHL, PENGHIJAUAN, EMBUNG, DLL) KURANG SESUAI DALAM PENENTUAN LETAK (SITE SELECTION)

  17. STRATEGI PENGELOLAAN DAS TERPADU STRATEGIK MANAJEMEN KERUSAKAN GEOFISIK DG MODIFIKASI STABILITAS LERENG (SOIL STABILITY PROGRAM) STRATEGIK MANAJEMEN KUANTITAS AIR DG MODIFIKASI FREKUENSI BANJIR (WATER REGULATION PROGRAM) STRATEGIK MANAJEMEN KUALITAS AIR DG MODIFIKASI MANAJEMEN AKTIVITAS MANUSIA (HUMAN RESOURCE DEVELOPMENT (HRD) PROGRAM)

  18. KONDISI PENGELOLAAN DAS

  19. KONDISI PENGELOLAAN DAS (lanjutan)

  20. APA PROGRAM, KEGIATAN DAN SIAPA LIDING SEKTOR ??

  21. VI. RENCANA IMPLEMENTASI PROGRAM DAN KEGIATAN PERMASALAHAN : • Banjir • Tanah Longsor • Kerusakanhutan • Kekeringan • Pencemaran air • PeningkatanProduktifikatsLahanPertanian • PeningkatanProduktifikatsLahan Perkebunan • Penambangan JangkaPendek JangkaMenengah Program danKegiatan JangkaPanjang Gb. Tahapan Pelaksanaan RP.DAS Terpadu DAS Serayu

  22. Kegiatandan Leading Sector

  23. BPDAS SOP 2013 KEGIATAN RHL TAHUN 2013

  24. KEMAMPUAN RHL OLEH PEMERINTAH DALAM PENANGGULANGAN DEFORESTASI Q Laju Deforestasi ± 1,08 juta Ha/Th RHL Laju Rehabilitasi ± 500.000 Ha/Th T

  25. PRINSIP COST SHARING Rp. Rp. Rp. Listrik PLTA HUTAN PENGATUR TATA AIR & CARBON SEQUESTERED Manfaat Rp. CO/CO2 POLUSI Dam/Waduk CO/CO2 INDUSTRI Air Kemasan Irigasi KOTA PDAM LIMBAH

  26. ContohpenanganandaerahhulumelaluiIuran Air di DAS Cidanau Masyarakat, industri Kota Cilegon (hilir) Hutan dan lahan Sumber air di hulu Suplly air Iuran air Pembiayaan II, III, dst Monev Perjanjian Kelompok Tani hutan dan lahan di hulu Forum DAS Cidanau (Fasilitator) Rehabilitasi Hutan dan lahan Pembiayaan I

  27. KAWASAN DIENG

  28. DAMPAK PENAMBANGAN BATU DI DAS KASUGIAHAN KAB. CILACAP (Suyono, 2003)

  29. DAS LESTARTI NEGARA DOMINIKA TERJADI KERUSAKAN DAS NEGARA HAITI

  30. Sungai merupakan indikator nyata kerusakan DAS bagian hulu

  31. DOMINIKA HAITI

  32. Das bogowonto ???

  33. PetaRekomendasi RPDAS BogowontoTerpadu

  34. BPDAS SOP 2013 Kekritisanlahan das bogowonto

  35. BPDAS SOP 2013 Kekritisanlahan das bogowonto (Lanjutan)

  36. BPDAS SOP 2013 Rawanlongsor

  37. BPDAS SOP 2013 Permasalahan das bogowonto

  38. BPDAS SOP 2013 Permasalahan das bogowonto (Lanjutan)

  39. BPDAS SOP 2013 KEBIJAKAN, PROGRAM DAN KEGIATAN

  40. BPDAS SOP 2013 KEBIJAKAN, PROGRAM DAN KEGIATAN (Lanjutan)

  41. BPDAS SOP 2013 KEBIJAKAN, PROGRAM DAN KEGIATAN

More Related