1 / 37

STATISTIKA DASAR

STATISTIKA DASAR. Pengertian Statistik. DESKRIPSI MATA KULIAH

tanith
Download Presentation

STATISTIKA DASAR

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. STATISTIKA DASAR

  2. Pengertian Statistik DESKRIPSI MATA KULIAH Matakuliah ini berisikan materi tentang statistik dan statistika; penyajian data; ukuran pemusatan; ukuran letak; ukuran penyebaran; distribusi normal; penaksir parameter; pengujian hipotesis; distribusi peluang; analisis korelasi; analisis regresi; statistik nonparametrik, dan praktikum. STANDAR KOMPETENSI: Mahasiswa memahami tentang konsep dasar statistik dan statistika serta mampu mengaplikasikannya. KOMPETENSI DASAR PERTEMUAN 1 Memahami konsep-konsep statistik dan statistika, data, populasi dan sampel. STATISTIK

  3. PENGERTIAN STATISTIK APAKAH INI STATISTIK? STATISTIK

  4. PENGERTIAN STATISTIK DAN STATISTIKA • Statistika Ilmu mengumpulkan, menata, menyajikan, menganalisis, dan menginterprestasikan data menjadi informasi untuk membantu pengambilan keputusan yang efektif. • Statistik Suatu kumpulan angka yang tersusun lebih dari satu angka. Kegunaan Statistik 1. Untuk menyatakan ukuran sebagai wakil dari kumpulan fakta. 2. Untuk memperoleh sekumpulan informasi yang menjelaskansuatumasalah guna menarik kesimpulan yang benar. STATISTIK

  5. 1. Pengertian Statistika (Con’t) • Pengertian data a. data kuantitatif(berupa angka) data yang nilainya bisa variabel - data diskrit(dari hasil perhitungan) mis: FKIP memiliki 4jurusan - data kontinyu(dari hasil pengukuran) mis: tinggi badan Khairunnissa 176 cm b. data kualitatif(non-angka) data dalam bentuk katagori/atribut

  6. Definisi Populasi: Populasi adalah kumpulan dari anggota obyek yang diteliti Definisi Sampel: Sampel adalah sebagian dari anggota obyek yang diteliti Populasi dan Sampel Populasi Sampel

  7. Kerangka Berpikir Logis Secara Statistik Proses Output Input Data dalam bentuk angka Metode Statistik Informasi yang dibutuhkan

  8. Statistika deskriptif adalah suatu metode statistik yang digunakan untuk menggambarkan data yang telah terkumpul Statistika inferens adalah suatu metode statistik yang digunakan untuk menemukan sesuatu tentang populasi berdasarkan sampel Statistika Deskriptif dan Statistika Induktif (Inferens) Mulai Data Mentah Diolah Sampel? Ya Buat Infern. Tidak Analisis Buat Kesimp. Selesai

  9. Data Primer dan Data Sekunder • Data primer: data yang langsung diperoleh di lapangan. Biasanya data diperoleh melalui personal interview dan mail questionnaires. • Data sekunder: data yang telah diolah pihak lain dan diterbitkan untuk umum. Misalnya data yang diolah Badan Pusat Statistik (BPS), BEJ, Instansi Pemerintah, dll.

  10. Var. kuantitatif: var. yg. dinyatakan dalam bilang-an (numerik). Var. kualitatif: var. yang dinyatakan dalam ukuran kategorik. Var. diskrit: nilainya dalam bilangan bulat. Var. kontinyu: nilainya dapat dalam bilangan pecahan. Variabel Kuantitatif dan Kualitatif Data Kualitatif Kuantitatif • Jenis Kelamin • Status perkawinan • Hobi Diskrit Kontinyu • Jlh. Karyawan • Vol. Penjualan • Berat badan • Tinggi badan

  11. Tingkatan Pengukuran Variabel Urutan skala nilai variabel: • Nominal: ukuran variabel dalam bentuk kategori. Ukuran variabel ini tidak dapat dibandingkan. Contoh: 1. Pria 2. Wanita • Ordinal: ukuran variabel dengan tingkatan yang memiliki perbedaan (dapat dibandingkan) Contoh: 1. Sangat Puas s.d. 4. Sangat Tidak Puas

  12. Lanjutan halaman 9. • Interval: ukuran variabel dengan tingkatan yang memiliki perbedaan sebesar intervalnya. Contoh: Usia Jumlah Mhs. 20 < 22 450 22 < 24 150 • Rasio: ukuran variabel dengan tingkatan yang memiliki perbedaan sebesar interval yang konstan. Contoh: Karyawan Penghasilan Andi Rp6.000.000 Beny Rp9.000.000

  13. PENGERTIAN STATISTIK DATA STATISTIK Data adalah sejumlah informasi yang dapat memberikan gambaran tentang suatu keadaan atau masalah. Syarat data yang baik:1. Data harus objektif.2. Data harus relevan.3. Data harus sesuai zaman (up to date).4. Data harus representatif (sampel yang dapatmenggambarkanpopulasi).5. Data harus dapat di percaya.

  14. PENGERTIAN STATISTIK DATA KUANTITATIF • Data kuantitatif dibagi menjadi 2:1.Data diskrit(diperoleh dari hasil menghitung)2.Data kontinu(diperoleh dari hasil mengukur) STATISTIK Macam-macam data: a.Data tunggal dan data kelompok.b.Data kualitatif dan data kuantitatif.c.Data primer dan data sekunder.d.Data internal dan data eksternal.

  15. PENGERTIAN STATISTIK CONTOH-CONTOH DATA STATISTIK Data statistik bidang produksi Produksi GABAH (Ton) Data statistik bidang ketenagakerjaan Lowongan Tenaga Kerja th 1996

  16. PENGERTIAN STATISTIK POPULASI & SAMPEL POPULASI SAMPEL STATISTIK

  17. Pengertian Populasi dan Sampel Populasi adalah jumlah keseluruhan unit analisis yang akan diselidiki karakteristik atau ciri-cirinya. Populasi dapat dibedakan atas dua macam, yaitu populasi sampling dan populasi sasaran. Sampel adalah sebagian dari unit-unit yang ada dalam populasi yang ciri-ciri atau karakteristiknya benar-benar diselidiki.

  18. Hubungan antara Populasi dan Sampel … …. … … … …. ….. …. … ….. …. …. ….. …. …. ….. ….. .. … …….. .. …. . . . . . . . . . …. …. sampel populasi

  19. Beberapa asumsi dasar yang perlu dipenuhi dalam analisis inferensial : Data bersifat independen Sampel berasal dari populasi berdistribusi normal Sampel diambil secara random Sampel memiliki varian yang sama Variabel berskala interval atau rasio

  20. Pada prinsipnya analisis inferensial dapat dibedakan atas dua kelompok utama, yaitu menaksir parameter dan menguji hipotesis. Parameter adalah ukuran kuantitatif dalam populasi, sedangkan ukuran kuantitatif yang serupa di dalam sampel disebut statistik.

  21. Metode pengambilan sampel yang ideal :1.  Menggambarkan populasi yang sebenarnya2.  Memberikan tingkat presisi yang tinggi3.  Sederhana / mudah dilaksanakan4.  Murah Ukuran sampel penelitian tergantung : 1)   keragaman karakteristik populasi 2)   tingkat presisi yang dikehendaki 3)   rencana analisis 4)   tenaga, biaya, dan waktu

  22. Metode Pengambilan Sampel Secara random (random sampling) atau probability sampling : Pengambilan Sampel Random Sederhana Pengambilan Sampel Random Sistematik Pengambilan Sampel Random Distratifikasi Pengambilan Sampel Random Gugus Sederhana Pengambilan Sampel Random Gugus Bertahap Tidak random : purposif sampling, convenience sampling, judgement sampling

  23. Pengambilan Sampel Random Sederhana Sampel yang diambil sedemikian rupa sehingga setiap unit penelitian atau satuan elementer dari populasi mempunyai kesempatan atau peluang yang sama untuk terpilih sebagai sampel Melalui cara : Pengundian tabel bilangan random menggunakan komputer, dll Digunakan jika unit-unit elementer dalam populasi mempunyai karakteristik yang homogen

  24. Contoh Daftar Angka Random : 49280 88924 35779 81163 61876 41657 98083 97765 62988 93912 86129 91550 33850 58555 51438 85557 82975 22834 14131 96596

  25. Rancangan Simple Random Sampling : A B A B A B A B A B A B A B A B A B A B A B A B A B A B A B A B A B A B A B A B Populasi Sampel A B A B A B A B

  26. Pengambilan Sampel Random Sistematik(Systematic Random Sampling) Cara pengambilan sampel, dimana hanya unsur pertama yang dipilih secara random, sedang unsur-unsur berikutnya dipilih secara sistematik menurut suatu pola tertentu. Unsur pertama = s Unsur kedua = s + k Unsur ketiga = s + 2k Unsur keempat = s + 3k, ………. dst.

  27. Rancangan Sistematic Random Sampling : A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z Populasi B J R Z Sampel

  28. Pengambilan Sampel Random Distratifikasi (Stratified Random Sampling) Jika karakteristik populasi tidak homogen, maka populasi dapat distratifikasi atau dibagi-bagi ke dalam sub-sub populasi shg satuan-satuan elementer dalam masing-masing sub-populasi menjadi homogen Pengambilan sampel dilakukan pada setiap sub-populasi dengan cara random Ingat bahwa homogenitas dalam hal ini terkait dengan variabel penelitian

  29. Tiga syarat yang harus dipenuhi : a.Ada kriteria yang jelas sbg dasar untuk membuat stratifikasib.Kriteria tersebut berdasarkan data pendahuluan / pengetahuan teoretikc.Jika ukuran sampel proporsional perlu diketahui jumlah satuan-satuan elementer yang ada di setiap sub-populasiKeunggulan metode ini :semua ciri dalam populasi yang heterogen dapat terwakilidapat menyelidiki perbedaan antara sub-sub populasi(sbg variabel moderator)

  30. Rancangan Stratified Random Sampling : A B C A B C A B C A B C A B C A B C Populasi Stratifikasi A A A A A A B B B B B B C C C C C C Strata 3 Strata 1 Strata 2 Randomisasi A B C A B C Sampel

  31. Rancangan Proporsional Stratified Random Sampling : 240 orang Siswa SMP (kelas 1, 2 & 3) Populasi Kelas 1 100 orang Kelas 2 80 orang Kelas 3 60 orang 120 siswa (Kls 1=50) + (Kls 2=40) + (Kls 3=30) Sampel

  32. Pengambilan Sampel Random Gugus Sederhana (Simple Cluster Random Sampling) Unit-unit analisis dalam populasi dikelompokkan ke dalam gugus-gugus yang disebut clusters Pengambilan gugus yang akan menjadi sampel dilakukan secara random, dengan catatan bahwa gugus-gugus yang ada dalam populasi mempunyai ciri yang homogen Semua unit analisis yang ada dalam gugus terpilih harus diselidiki.

  33. Rancangan Simple Cluster Random Sampling : AB CD EFG HI JK LM NOP QRSTU VW XYZ populasi AB QRSTU sampel

  34. Pengambilan Sampel Random Gugus Bertahap Sering dijumpai populasi yang letaknya sangat tersebar secara geografis, sehingga sangat sulit untuk mendapatkan kerangka sampling dari semua unsur-unsur yang terdapat dalam populasi. Populasi dapat dibagi ke dalam gugus tingkat 1 gugus tingkat 1 dapat dibagi lagi ke dalam gugus tingkat 2 gugus tingkat 2 dapat dibagi lagi ke dalam gugus tingkat 3; dst.

  35. Rancangan Two Stage Random Sampling : AAACCC BBCCC DDDDBB CCC BB AAABB BBDDDD DDDDAAA AAACCC DDDDAA CCCDDD sampling random cluster AAACCC BBDDDD CCC BB DDDDAA sampling random stratified AA AA BB BB CCC CCC DDDD DDDD AA BB CCC DDDD sampel

  36. Penarikan Sampel Secara Purposif : A B F H X J O L Q M G C R V U Z W T S K D N P Z Y Populasi R N X J Z Sampel

  37. Potensial error dalam survei dgn penarikan sampel random : Kesalahan cakupan atau bias pemilihan Kesalahan karena tidak adanya tanggapan responden Kesalahan penarikan sampel Kesalahan pengukuran

More Related