1 / 36

PENDIDIKAN KEORANGTUAAN DALAM PEMBENTUKAN GENERASI EMAS INDONESIA

PENDIDIKAN KEORANGTUAAN DALAM PEMBENTUKAN GENERASI EMAS INDONESIA. Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D., Sp.GK. (Kepala BKKBN). Disampaikan pada Rakornas Bunda PAUD Jakarta , 19 Nopember 2013. BADAN KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA BERENCANA NASIONAL. KONDISI KEPENDUDUKAN DUNIA DAN DAYA DUKUNG BUMI.

verne
Download Presentation

PENDIDIKAN KEORANGTUAAN DALAM PEMBENTUKAN GENERASI EMAS INDONESIA

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. PENDIDIKAN KEORANGTUAAN DALAMPEMBENTUKAN GENERASIEMAS INDONESIA Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D., Sp.GK.(Kepala BKKBN) DisampaikanpadaRakornasBunda PAUD Jakarta, 19 Nopember 2013 BADAN KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA BERENCANA NASIONAL

  2. KONDISI KEPENDUDUKAN DUNIA DAN DAYA DUKUNG BUMI • Dengan jumlah penduduk dunia tahun 2010, maka dibutuhkan SDA sebanyak 1,5 bumi • untuk memenuhi kebutuhan seluruh penduduk dunia. • Jika jumlah penduduk dunia terus bertambah, menurut skenario sedang dari UN, maka • pada tahun2050 dibutuhkan SDA sebanyak 3 bumi. • Bila angka fertilitas dapat diturunkan, maka pada tahun 2050, SDA yang diperlukan • hanya sebanyak 1 bumi (kebutuhannya tercukupi) http://www.footprintnetwork.org/en/index.php/GFN/page/world_footprint/

  3. PERKEMBANGAN PENDUDUK INDONESIA (JUTA) 330 JUTA 300.00 285 JUTA 275.00 KELAHIRAN TERCEGAH HAMPIR 100 JUTA KELAHIRAN TERCEGAH 80 JUTA 250.00 225.00 237 JT 200.00 205 JT 175.00 150.00 125.00 100.00 75.00 40.2 50.00 18.3 10.8 14.2 25.00 0.00 2010 1900 2000 1700 1800 1600

  4. LATAR BELAKANG • Peningkatan kualitas SDM  pilar utama pembangunan • Kualitas SDM sangat ditentukan oleh kualitas pembinaan keluarga sejak dini bahkan sejak janin dalam kandungan • Periode emas (usia 0–5 tahun) terutama pada 2 tahun pertama merupakan tahap yang kritis, harus dioptimalkan dengan menjaga kesehatan dan status gizi anak, memberikan stimulasi dan menyediakan lingkungan yang mendukung • Kualitas anak dapat dilihat dari proses tumbuh kembang yang meliputi aspek fisik, psikologi dan sosial • Orangtua/keluarga merupakan lingkungan pertama & utama  peranan penting dlm pertumbuhan & perkembangan anak melalui Perawatan dan Pengasuhan yang memenuhi kebutuhan “asuh, asih dan asah“ • Teori Ekologi menekankan pentingnya keluarga dalam membina tumbuh kembang anak, karena anak menghabiskan sebagian besar waktunya dengan keluarga dan pengaruh emosional terbesar juga berasal dari keluarga

  5. UNDANG-UNDANG NO. 52 TAHUN 2009 Bab VII : Pembangunan Keluarga Pasal 47 (1-2) Pemerintah dan pemerintah daerah menetapkan kebijakan pembangunan melalui pembinaan Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga. Kebijakan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dimaksudkan untuk mendukung keluarga agar melaksanakan fungsi keluarga secara optimal.

  6. Penguatan PERAN Keluarga Sangat Penting • Keluarga adalah wahana utama dan pertama untuk : • Mengembangkan potensi keluarga • Mengembangkan sosial dan ekonomi keluarga • School of loveatau penyemaian 8 Fungsi Keluarga • Keluarga merupakan sel suatu bangsa, jika sel-sel tersebut tidak kokoh maka kehidupan suatu bangsa menjadi rapuh

  7. KONDISI SAAT INI

  8. Gambar 5. Prevalensi Balita Pendek dan Sangat Pendek Menurut Indikator TB/U di Daerah Desa dan Kota, di Indonesia, Tahun 2007 dan 2010 % KOTA DESA

  9. Gambar 8. Prevalensi Balita Pendek+Sangat Pendek Menurut Indikator TB/U dan Menurut Provinsi, Tahun 2007 dan 2010 % Provinsi

  10. Prevalensi Pendek menurut TB/U dan Kabupaten/Kota, Tahun 2007

  11. Pentingnya 1000 Hari Awal Kehidupan

  12. MENGAPA 1000 HARI PERTAMA KEHIDUPAN, PENTING? Dampak jangka pendek Dampak jangka panjang Kognitif dan Prestasi belajar Perkembangan otak Gizipada 1000 haripertama kehidupan (janindan bayi 2 tahun) Pertumbuhan massatubuh dankomposisibadan Kekebalan Kapasitaskerja Diabetes, Obesitas, Penyakit jantung dan pembuluh darah, kanker, stroke, dan disabilitas lansia Metabolisme glukosa, lipids, protein Hormon/receptor/gen Mati Sumber: Short and long term effects of early nutrition (James et al 2000)

  13. Angka Bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) menurut ProvinsiTahun 2007 Sumber: Riskesdas, 2007

  14. Persen Bayi Menyusui Saja, Susenas 2007 Menurut Jenis Kelamin Menurut Tempat Tinggal

  15. Pertumbuhan dan Perkembangan Sel Syaraf Muda menjadi Sel Syaraf Dewasa

  16. Neuron atau Sel Syaraf

  17. SEL SYARAF LENGKAP Sumber : US National Institute of Health, National Institute on Aging, 2008 http//www.nia.nih.gov/policies.htm

  18. PEMBENTUKAN LEBIH LANJUT DARI SINAPS

  19. MEKANISME TRANSMISI RANGSANGAN SYARAF DI SINAPS

  20. TRANSMISI BIO-ELEKTRIK DI SINAPS 23 http://tweenteacher.com/2009/02/18/starting-from-scratch-in-teacher-training/

  21. Anak Usia 3 Tahun Terabaikan Normal http://www.feralchildren.com/image.php?if=figures/perry20021 24

  22. KONDISI YANG DIINGINKAN Anak Sehat, Cerdas & Kreatif Terpenuhi Kebutuhan Asah, Asih, Asuh

  23. BINA KELUARGA BALITA DAN ANAK (BKB) • Wadah kegiatan keluarga yang mempunyai balita-anak, bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua (Ayah dan Ibu) & anggota keluarga lain untuk mengasuh & membina tumbuh kembang anak melalui kegiatan rangsangan fisik, mental, intelektual, emosional, spiritual,sosial dan moral untuk mewujudkan SDM yg berkualitas dalam rangka meningkatkan kesertaan, pembinaan, dan kemandirian ber-KBbagi Pasangan Usia Subur (PUS) anggota kelompok kegiatan.

  24. BINA KELUARGA BALITA (BKB) Pertemuan penyuluhan kepada keluarga balita Kegiatan penting dalam pengasuhan dan pembinaan tumbuh kembang anak menggunakan KKA Upaya peningkatan pengetahuan dan keterampilan orangtua/keluarga dalam pengasuhan anak melalui kegiatan penyuluhan kelompok BKB mempersiapkan orangtua mampu mengasuh anak dengan benar memantau perkembangan anak menggunakan kartu kembang anak (KKA)

  25. PRINSIP-PRINSIP DALAM BKB - Menitik beratkan pada pembinaan orangtua & anggota keluarga lainnya yg mempunyai balita - Sasaran : ibu hamil & keluarga dengan balita/anak 0-6 th dan 6-10 th - Membina tumbuh kembang balita melalui stimulasi - Menggunakan media interaksi : APE, nyanyian, dongeng, gerak/tari - Menggunakan KKA (Kartu Kembang Anak) sebagai alat pantau perkembangan anak. - Tidak membedakan perlakuan terhadap anak laki-laki dan perempuan

  26. Golden Periode Usia BALITA Perlu Program BKB sangat bermanfaat untuk meningkatkan peranan orang tua (ayah dan ibu) dan anggota keluarga lainnya dalam pengasuhan dan pembinaan tumbuh kembang anak Hasil Penelitian BKKBN, UNICEF menemukan bahwa • Window Oportunity merupakan kebutuhan kini, esok dan generasi yang akan datang (penyiapan SDM)

  27. GOOD PARENTING • Good Parenting adalah bagaimana orang tua dapat memberikan kehangatan dalam keluarga, menyediakan kehidupan rumah tangga yang aman, membantu anak untuk mempelajari norma-norma hidup dan untuk mengembangkan harga diri yang baik • Mengapa Parenting itu penting? Aturan merupakan bagian penting dari kehidupan sehari-hari, yang memungkinkan kita untuk bergaul dengan satu sama lain. Jika anak-anak tidak belajar bagaimana berperilaku, mereka akan merasa kesulitan untuk bergaul, sulit untuk belajar di sekolah, akan memiliki kepribadian yang kurang baik dan mungkin akan menjadi tidak bahagia dan frustrasi.

  28. Peran orangtua Memenuhi kebutuhan dasar anak untuk tumbuh kembang optimal : asuh, asih dan asah Asuh : memenuhi kebutuhan nutrisi, imunisasi, kebersihan badan dan lingkungan, pengobatan, bermain Asih : menciptakan rasa aman, nyaman, dilindungi , diperhatikan, dihargai Asah : melakukan stimulasi (rangsangan dini) pada semua indera (pendengaran,penglihatan, sentuhan, membau, mengacap),sensorik , motorik, emosi-sosial, bicara, kognitif,mandiri, kreativitas.

  29. Kewajiban dan Tanggung Jawab Orangtua dan Keluarga • Mengasuh, memelihara, mendidik dan melindungi anak • Menumbuh-kembangkan anak sesuai dengan kemampuan, bakat dan minatnya • Mencegah terjadinya perkawinan pada usia anak-anak ( UU RI nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak )

  30. Faktor terpenting agar anak tumbuh kembang optimal,sehat, cerdas dan kreatif • Terpenuhi semua kebutuhan dasar anak: • Kebutuhan fisik-biologik • Kebutuhan emosi- kasih sayang • Kebutuhan stimulasi (rangsangan) • Semua sama pentingnya, saling mendukung dan mempengaruhi satu sama lain • Jika salah satu tidak tercukupi  anak tidak dapat tumbuh kembang optimal, tidak cerdas dan tidak kreatif • Orangtua mempunyai kewjiban & tanggung jawab untuk mengasuh, merawat dan melindungi anak

  31. Apa yang harus dilakukan orang tua • Memiliki konsep diri positif sebagai orangtua • Penyediaan Makanan Berqizi seimbang bagi ibu hamil • Memberikan ASI eklusif selama 6 bulan • Memberikan ASI sampai berusia 24 bulan dan makanan pendamping ASI /MP.ASI setelah bayi berusia 6 bulan • Menjaga kebersihan (hygiene sanitasi) • Perawatan kesehatan bayi di rumah • Pola asuh / stimulasi pendidikan anak (psikososial emosional) • Perlindungan terhadap kekerasan fisik dan mental • Menyediakan lingkungan yang aman dan nyaman

  32. Terima kasih…

  33. TerimaKasih

More Related