1 / 15

PENGAMBILAN (RESPONDEN) SAMPEL

PENGAMBILAN (RESPONDEN) SAMPEL. MPK-NOPEMBER 2013. Urgensitas penentuan Informan :. Persoalan sampel merupakan persoalan yang krusial dalam penelitian komunikasi kualitatif .

zan
Download Presentation

PENGAMBILAN (RESPONDEN) SAMPEL

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. PENGAMBILAN (RESPONDEN) SAMPEL MPK-NOPEMBER 2013

  2. UrgensitaspenentuanInforman: Persoalansampelmerupakanpersoalan yang krusialdalampenelitiankomunikasikualitatif. Logikasampelpadapenelitiankuantitatifadalahketerwakilan (representativeness) darisebagianpopulasi yang secaraefektifdiamatiatauditelitiuntukmewakiliseluruhpopulasi Berbedadenganpendekatankuantitatif, prinsiprepresentativenessdalampenelitiankomunikasikualitatifadalahRepresentativitasinformasi/ data. Dalamhalini, penelitiakanlebihdapatmemperolehinformasi yang akuratmengenaisuatupersoalandenganmenemuiinformansecaralangsungygmerupakantokoh-tokohkunci. Penelititidakperlumembuatkerangkan sampling untukkemudianmenentukaninformannya, misalnyadengancaramengundisiapa di antaraparanarasumber yang akanditetapkansebagaisampel.

  3. Pertimbanganpenarikansampel: Olehkarenaitu, teknikpengambilansampelpenelitiankualitatifmendasarkandiripadapertimbangantertentu (purposeful selection). Purposeful selection yaitu: melibatkan orang/manusiasbgsubjekatausampelpenelitiankomunikasikualitatifcenderungbersifat ‘bias kaya informasi’ karenainformasi (data) padaumumnyadiperolehdari orang-orang ygdapatdiyakinimengetahuipersoalan yang diteliti & iniberartimelibatkanpemuka, pemimpin, tokoh-tokohataukelompokmasyarakat yang notabene kaya akaninformasiataupersoalan yang sedangkitateliti.

  4. ApaituTriangulasi? Hal diatasbukanberartibahwakaidahpenarikansampeltidakdibutuhkansamasekali. Informasidalampenelitiankomunikasikualitatifmerupakan data penelitian yang kemudiandivalidasiolehpenelitimelaluiTeknikTriangulasi. Umumnyapenggunaantriangulasisumberdalammemvalidasi data adalahteknikygdipergunakan. Variasisumberbiasanyadiyakinimengimplikasikanvariasiinformasi & karenanyajugavariasi & validitas data dalamtingkatyglebihtinggi.

  5. TRIANGULASI Teknikumumpengujiankeabsahan data dilakukandenganmenggunakantekniktriangulasi. IstilahtriangulasipertamakalidigunakanolehDenzindalamCreswell (1994: 174): thetermtriangulation, a termborrowedfromnavigation and militarystrategy, toargueforcombination of methodologies in thestudy of thesamephenomenon. SelanjutnyaJickdalamCreswell (1994) mengatakan: the concept of triangulationwasbasedontheassumptionthatanybiasinherent in whenused in conjunctionwithother data sources, inversigator and methods.

  6. DIMENSI TRIANGULASI • Triangulasidilakukanmeliputiempathalpokokyaknitriangulasi data, triangulasipeneliti, triangulasiteori dan triangulasimetodologi. Melaluiteknikpemeriksaaninidiyakinifakta, data dan informasi yang adadapatdipertanggungjawabkan dan memenuiperysaratankesahihan dan keandalan. • Tujuandaritriangulasi data adalahpengecekankebenaran data tertetentudariberbagaicara, danberbagaiwaktu. Dalampenelitianinitriangulasidilakukanterhadapinformasi yang diberikandari para informan. Secara lebihjauhdapatdigambarkansebagaiberikut : • TrangulasiSumber • Triangulasisumberuntukmengujikredibilitas data yang dilakukandengan cara mengecek data yang telahdiperolehmelaluibeberapasumber.

  7. Tahapantiangulasi… • TriangulasiTeknik • Triangulasiterbaikuntukmengujikredibilitas data dilakukandengan cara mengecek data kepadasumber yang sama denganteknik yang berbeda. • TriangulasiWaktu • Waktu yang seringmempengaruhikredibilitas data. Data yang dikumpulkandenganteknikwawancaradi sebuahpenelitian, misal risettriwulan 1 (pertama) pada saatnarasumbermasihmempersiapkanuntukpenilaian, belumbanyakmasalah, akanmemberikan data yang lebihvalidsehinggalebihkredibel. Dilanjutkandengantriwulan ke-2 dan ke-3 yang sudahmasukdalamtahappelaksanaan dan tahapakhir.

  8. PersoalanSampel: Dalampenelitiankomunikasikualitatifpersoalansampelmeliputisetidaknya 2 persoalan, yakni : Sampling unit Sampling techniques Sampling unit merupakan unit analisisberkenandenganapa yang sesungguhnyahendakatauharusdiwakili, misalnya: orang-orang (individu, keluarga, kelompok, organisasi), setting, teks, karyaseni, peristiwa & kegiatan. Sampling techniquesberkenaandenganbagaimanamenentukansiapa yang menjadiwakil

  9. UkuranSampelpenelitiankualitatif • Kriteriautamaukuransampeldalampenelitiankualitatifadalahkejenuhan data (point of data saturation), maksudnya: “Apabiladalam proses analisis data penelititelahmenemukanpola yang terulangberkali-kali, makaanalisissudahbolehdihentikankarenasaatituterjadikejenuhan data”.

  10. Metode Pengumpulan Data • Observation (participant & non-participant observation)- check list atau catatan lapangan. • Interview (wawancara) • Document (dokumentasi) • Focus Group (kelompok fokus) • Rekaman Video • Rekaman Tape recorder

  11. Variasiteknikpenarikansampel: • 1. Maximum Variation Sampling • Mendasarkanpadakeluasan/keragamanelemenmasyarakatygditeliti. Kapanjumlah sample akandirasakanmemadaikalausebanakmungkin –jikatidaksemua- elemenkelompkmasyrakatsudahterwakili. • Misalnyavariantertentudarinarasumberpedagangkelilingadalaki-laki & perempuan, adarelatifmuda& sudahagaktua. 2. Convenience Sampling • Dikatakan paling sederhana & paling longgardalampenelitiankomunikasikualitatif. Penelitisekadarmengambilsiapasajauntukdijadikanwakildarisubyekpenelitian & kemudianmengamati / memawawancarainya. - Misalpenelitianmengenaiperilakupemilih, penelitidapatmenempuhcaraasalbertemuremajakota, mengamati, mewawancarinya. Namuncarainidinilaikurangmemadaiketikasampeluntukkasussatutdkmenunjukkankarakterygberbedadengansampellainnya. Dalamkenyataannya, remajakotaselaludapatdikelompokkandarikelasekonomi, golongansosial, dsb.

  12. 3. Snowball Sampling Teknikinimengimplikasikanjumlahsampelygsemakinmembesarseiringdenganperjalananwaktupengamatan. Penelitiberangkatdariseoranginformanuntukmengawalipengumpulan data. Kepadainformanini, penelitimenanyakansiapalagiberikutnya orang yang selayaknyadiwawancarai, kemudianpenelitiberalihmenemuiinformanselanjutnya, begituseterusnyahinggapenelitimerasayakin data ygdidapatnyasudahmemadai. 4. Theoritical Construct Sampling Teknikinimemilikikarakterygagak formal. Terdapatnuansadeduktifdalamprosesnya, yaitumemilihaspek-aspektertentuygdikandungkonsep (construct) yang digunakan. Dengan kata lain penelitimemilihdefinisitertentudarikonsepygdigunakanygsudahtentumembawaimplikasidaripdaspek-aspekygdicakupkonsepbersangkutan, darisinipenelitimengumpulkan data. Teknikinimemilikikeharusanpenggunaanpertimbanganteoritiksertapertimbanganlain dalampenelitian.

  13. Pertimbangantsb. meliputi: • Subyekharus orang-orang ygtidak/belumdikenalsecara personal olehpeneliti • Penelitimeyakinibahwaantarasubyek 1 denganlainnyasalingmemilikijalinan personal ygerat, misalnyatemandekatataupasangan • Subyekharusterartikulasikandenganbaikdalam interview yang dilakukan. 5. Typical Case Sampling • Bertolakdariidentifikasitentangkasusygmenonjol, yang paling seringatau paling biasamunculdalamkelompokkelompoksubjekygdiamati. • Langkahpenelitimengambilsampeldidahuluimemisah-misahkankelompkdenganmemerhatikankaraktertertentu. Kemudianpenelitimengambilsampelutkmewakilimasing-masingkelompokdenganmemperhatikansifattipikal, yaknikkasus-kasusygmenonjol.

  14. 6. Prinsip Homogenous • Subjek yang diseleksiadalah sub kelompok yang memilikikarakteristik yang homogen • Contoh: PenelitianttgMasyarakatperkotaan. 7. Critical Case Sampling Metodepengambilansampeliniseringdigunakanketikapenelitibermaksudhendakmenonjolkankeunikanygekstrikdilihatdenganmenggunakanteoritertentu / mungkindilihatdarisegirealitaspraktisygada

  15. Analisis Data • Proses mengorganisir data, membagi-bagimenjadi unit-unit yang manageable, membuatsintesis, mencaripola-pola, menemukanhal-hal yang pentingdanhal-hal yang perlupelajari. • Langkah-langkahnya: • 1) data reduksi (proses focusing, abstracting, simplifying, tranformingdari data mentahmenjadipola-pola) • 2) data display (organisasipola-polatsbdalammatrik, grafik) • 3) membuatkesimpulan, proposisidanimplikasi)

More Related