1 / 53

NARK BA

NARK BA. Apa itu Narkoba ?. Menurut WHO (1982) Semua zat padat, cair maupun gas yang dimasukkan ke dalam tubuh yang dapat merubah fungsi dan struktur tubuh secara fisik maupun psikis tidak termasuk makanan, air dan oksigen di mana dibutuhkan untuk mempertahankan fungsi tubuh normal.

zev
Download Presentation

NARK BA

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. NARK BA

  2. Apa itu Narkoba ? • Menurut WHO (1982) Semua zat padat, cair maupun gas yang dimasukkan ke dalam tubuh yang dapat merubah fungsi dan struktur tubuh secara fisik maupun psikis tidak termasuk makanan, air dan oksigen di mana dibutuhkan untuk mempertahankan fungsi tubuh normal

  3. ISTILAH • NARKOBA NARkotika, psiKOtropika dan Bahan/zat Adiktif • NAPZA NArkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif

  4. NARKOTIKA • Zat/obat yang berasal dari tanaman atau sintetis maupun semi sintetis yang dapat menurunkan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan

  5. PSIKOTROPIKA • Zat/obat alamiah atau sintetis bukan narkotika yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan syaraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktifitas mental dan perilaku

  6. Zat adiktif • Bahan lain bukan narkotika atau psikotropika yang pengunaannya dapat menimbulkan ketergantungan baik psikologis atau fisik. Misal: Alkohol , rokok, kafein.

  7. Sejarah • Hypocrates , dan jaman romawi telah menggunakan opium sbg obat tidur • Diduga abad ke 15 telah digunakan oleh suku Indian dalam upacara ritual • Abad ke 17 : ganja diperkenalkan oleh Belanda • Thn 1860 ganja ditanam di Jawa dan Sumatra • Thn 1909 Amerika melarang penggunaan opium/candu • Thn 1960 heroin , morphine, barbiturat, amphetamine, cocain telah ditemui di Jakarta dan Bali • Thn 1970 ditemui morphine yang di suntikan, mulai adanya pengobatan terhadap pengguna • Thn 1990 mulai golongan amphetamine muncul secara besar-besaran mis : ekstasi

  8. Kerja Narkoba • Narkoba  Susunan Syaraf Pusat SSP adalah organ yg dpt memberikan informasi ttg siapa diri kita, apa yg sdg kita kerjakan dan apa yg telah kita lakukan SSP juga mengendalikan beberapa fungsi penting pada organ tubuh yg mengatur detak jantung, tekanan darah, pernafasan  Fungsi ini akan terpengaruh jika seseorang m’gunakan narkoba dgn kata lain organ lain ikut berubah fungsinya

  9. Bagaimana Narkoba mempengaruhi seseorang? Tergantung dari : -Dosis/banyak jumlah obat -Frekuensi penggunaan -Konsentrasi Obat/kandungan bahan -Suasana hati/mood ketika menggunakan

  10. Cara Narkoba digunakan • Dimakan, dihisap, dihirup melalui hidung, disuntikan, dll

  11. Jenis dari Narkoba • Menurut hukum : • Narkoba yang legal dan yang illegal • Menurut efek terhadap Susunan Saraf Pusat • Stimulan • Depresan • Hallusinogen

  12. Apa yang dimaksud obat terlarang (illegal) • Dilarang secara hukum, misal: heroin, ekstasi • Dilarang dalam lingkungan tertentu: alkohol hanya untuk orang dewasa • Secara umum dilarang tetapi Tidak dilarang dalam lingkungan tertentu (valium/diazepam harus dengan resep dokter)

  13. Pengelompokan narkoba menurut Undang-undang RI no 22 thn 1997 tentang narkotika • Gol Opioda seperti opium : Morphin, heroin, putaw dll. • Gol Koka seperti daun koka : kokain • Gol Kanabis: daun ganja , Hashish (Semua yang diatas dimasukan Narkotika yang ILEGAL)

  14. Pengelompokan narkoba menurut Undang-undang RI no 5 thn 1997 tentang psikotropika • LSD, MDMA, ecstasy • Amphetamin • Barbiturat : luminal • Benzodiazepin : diazepam (Semua yang diatas dimasukan Psikotropika yang ILEGAL)

  15. PENGGOLONGAN NARKOTIKA, PSIKOTROPIKA & BAHAN ADIKTIF LAINNYA SESUAI UU NO. 22 TH 1997 & 5 TH 1997

  16. Stimulan • Merangsang / Meningkatkan kegiatan pada Susunan Saraf Pusat • Mempercepat proses mental • Contoh; ringan -kafein -nikotin sedang -efedrine kuat -amphetamin -kokain

  17. Efek dari stimulan • Menjadi sulit tidur • Menurunkan nafsu makan • Dada berdebar • Banyak bicara • Meningkatlkan kesiagaan • Gelisah • Cepat marah • Agresif

  18. Depresan • Menekan / Menurunkan kegiatan Susunan Saraf Pusat • Memperlambat proses mental sehingga menjadi rileks • Contoh : • Alkohol • Opiat • Canabis • Barbiturat:seconal,amytal dll • Tranquilliser:valium mogadon, serapax ativan dll • Solven/ Inhalan

  19. Efek dari depresan • Rasa tenang nyaman • Rasa gembira oleh karena stress mental ditekan • Hilangnya rasa gelisah • Bicara lambat • Menurunnya koordinasi • Nafsu makan meningkat • Denyut jantung dan frek nafas menurun

  20. Halusinogen • Menyebabkan terjadinya hallusinasi • Mengubah persepsi dan pandangan terhadap sesuatu objek : membuat pemakainya melihat/mendengar sesuatu terhadap hal yang sebenarnya tidak ada, sesuatu dengan persepsi yang berbeda. Contoh: LSD =Lysergic Acid Diethylamide------ritual indian Magic Mushrum Mescaline Ganja (mempunyai efekdepresan) Ekstasi (mempunyai efek stimulan))

  21. Efek dari Halusinogen • Efek sulit diprediksi (bad trip/good trip) • Distorsi persepsi pendengaran dan penglihatan • Mengambang • Otot melilit • Pusing, mual, muntah • Peningkatan denyut jantung, nafas, tekanan darah

  22. Tembakau • Dihisap, dikunyah, dihirup • Klasifikasi : Stimulan • Berisi ribuan zat kimia salah satunya nikotin yang merupakan zat adiktif dari rokok • Mengandung zat perangsang tumbuhnya kanker • Mengandung zat yang menyebabkan gangguan pembuluh darah sehingga jangka panjang menyebabkan penyakit yang berhubungan dengan pembuluh darah.

  23. Efek dari tembakau • Rangsangan pada otak sehingga pengguna merasa tenang • Menurunkan nafsu makan, saraf rasa di lidah, saraf penciuman • Peningkatan asam lambung • Pengurangan produksi urine di ginjal

  24. Alkohol • Cara: diminum • Klasifikasi: depresan Efek dari alkohol • Senang, santai, hilang rasa malu • Hilang keseimbangan, pusing muntah, mabuk • Bicara tidak jelas • Menurunnya frekuensi nafas

  25. Efek jangka panjang alkohol • Ketergantungan • Ganguan sistem pencernaan : maag, pola makan terganggu • Gangguan hati : cirrhosis hati, kanker, perlemakan hati • Kerusakan Otak: halusinasi, ingatan menurun • Gangguan syaraf tepi : numbness, tremor • Gangguan organ tubuh lain : pancreas, jantung, paru, seksual,

  26. Ganja / mariyuana • Dihisap, dimakan, diminum. • Termasuk depresan • Zat aktif : THC = tetra hidro cannabinol • Tanaman yang telah dibudidayakan sejak jaman dahulu • Dipakai pada upacara ritual pada era kaum Indian

  27. Efek dari ganja • Santai, percaya diri • Nafsu makan bertambah • Halusinasi • Cemas dan panik • Poranoid (curiga) Jangka panjang : ketergantungan, gairah seks menurun, penurunan sistem kekebalan, gangguan pernafasan, masalah sos-ek dan hukum

  28. Heroin • Klasifikasi : depresan • Cara : dihisap, disuntik • menghasilkan morfin, codein, heroin dipakai untuk menghilangkan rasa sakit Efek dari heroin • Senang • Hilang rasa sakit • Mual, muntah, pusing • Menurun frek nafas

  29. Efek jangka panjang heroin • Ketergantungan • Menstruasi tidak teratur • Menurunnya gairah seksual • Mandul • Kurang gizi

  30. Amphetamin • Klasifikasi: Stimulan • Cara: dihirup, dihisap, ditelan, disuntik • Dahulu dipakai tentara Jepang untuk menahan nafsu makan • Shabu-shabu (turunan dari amphetamin) 10 tahun terakhir ini dipakai oleh remaja pada pesta-pesta

  31. Efek dari amphetamin • senang, percaya diri • Lebih mudah bersosialisasi • Hilang nafsu makan • Berkeringat • Mual, cemas • Denyut jantung meningkat

  32. Efek amphetamin jangka panjang • Ketergantungan • Kekurangan gizi, lemah, depresi • halusinasi, paranoid, perilaku kasar

  33. Kokain • Klasifikasi: stimulan • Cara: dihirup, disuntik, dihisap • Asal dari tanaman koka di Amerika Latin • Dibeli dalam bentuk serbuk atau kristal

  34. Efek kokain • Senang, bersemangat, peningkatan percaya diri • Banyak bicara • Nafsu makan menurun • Tahan akan keletihan • Peningkatan denyut jantung • Efek jangka panjang: cemas, halusinasi, paranoid, serangan jantung, stroke

  35. Inhalan/Solven • Klasifikasi: depresan • Cara: dihirup • Sering dipakai pada anak jalanan • Pemakainya sering keracunan • Ada pada lem, tinta spidol, cat kuku, minyak korek api, cairan pembersih rumah tangga dll

  36. Efek dari Inhalan • Gembira, ngantuk, menjadi lebih percaya diri • Sakit kepala, pusing • Diare • Perih di hidung dan mulut • Gelisah • Efek jangka panjang: gemetar, kelelahan, kerusakan otak, depresi, kejang

  37. LSD • Klasifikasi: Halusinogen • Pemakaian: ditelan • Mula-mula ditemukan di India, dahulu dipakai pada upacara keagamaan

  38. Efek LSD • Sulit diprediksi: • Good trip: senang, sensasi tubuh yang aneh misalnya mengambang, terbang, dll • Bad trip: panik, cemas, halusinasi yang menakutkan, paranoid, dll

  39. BERBAGAI ISTILAH SEPUTAR NARKOBA 26. Selinting : 1 batang rokok/ganja. 27. Inex : Ecstasy. 28. Amphet : amphetamine 29. Snip : pakai putauw lewat hidung (dihisap). 30. Ngedrag : baker putauw diatas timah. 31. Bokul : beli barang. 32. Gepang : punya putauw/ heroin. 33. Gitber : giting berat/mabok berat. 34. Spirdu : sepaket berdua. 35. Betrik : dicolong/ nyolong. 36. Koncian : simpanan barang. 37. BB : barang bukti. 38. Coke : kokain. 39. Jokul : jual. 40. Bokauw : bau. 41. Kurus : kurang terus. 42. Gantung : setengah mabok. 43. BT/snuk : pusing/ buntu. 44. Boat/ boti : obat. 45. Abses : salah tusuk urat/bengkak. 46. KW : kualitas. 47. Mupeng : muka pengen. 48. Pyur : murni. 49. BT : Bad Trip (halusinasi yang serem). 50. Teken : minum obat/pil/kapsul. • Sakaw : sakit karena lagi 'nagih'. • BD : sebutan untuk bandar narkoba. • Parno : paranoid karena ngedrugs. • Junkies : sebutan untuk pecandu. • Relaps : kembali lagi ngedrugs karena 'rindu'. • Bong : alat mengisap shabu. • O-de : over dosis. • PT : sebutan lain putauw (heroin). • Ngubas atau nyabu : pakai shabu-shabu. • Bedak/etep putih : sebutan lain putauw/heroin. • Wakas : ketagihan. • Pakauw : pakai putauw. • Kipe/cucauw/nyipet/ ngecam : nyuntik/memasukan obat ke tubuh. • Pedauw/badai : teler/mabok • Ubas : shabu. • Kertim : kertas timah. • Afo : aluminium foil. • Bhironk : orang Nigeria/pesuruh. • Insul/spidol : alat suntik. • Paket/pahe : pembelian heroin/putauw dalam jumlah terkecil. • Gauw : gram. • Sperempi : ¼ gram. • Setangki : ½ gram. • Giber/giting/gonjes : mabok/teller. • Hawai/cimeng/rasta/ ulah/gele/buda/stik : ganja.

More Related