1 / 28

. Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Jawa Tengah

. Demensi Kompetensi Supervisi. . Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Jawa Tengah. Kompetensi Kepala Sekolah/ Madrasah. Kompetensi Supervisi (3) (Permendiknas Nomor 13/ 2007). 3.1 Merencanakan program supervisi akademik dalam rangka peningkatan profesionalisme guru.

zinnia
Download Presentation

. Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Jawa Tengah

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. . Demensi Kompetensi Supervisi . Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Jawa Tengah

  2. Kompetensi Kepala Sekolah/ Madrasah

  3. Kompetensi Supervisi (3)(Permendiknas Nomor 13/ 2007) 3.1 Merencanakan program supervisi akademik dalam rangka peningkatan profesionalisme guru. 3.2 Melaksanakan sup. akademik thd guru dengan menggunakan pendekatan dan teknik supervisi yang tepat. 3.3 Menindaklanjuti hasil sup. akademik thd guru dlm rangka peningkatan profesionalisme guru.

  4. . Supervisi Akademik

  5. Konsep Supervisi Akademik Supervisi akademik adalah serangkaian kegiatan membantu guru mengembang-kan kemampuannya dalammengelola proses pembelajaranuntuk mencapai tujuan pembelajaran(Daresh, 1989; Glickman, 2007)

  6. Tujuan Supervisi Akademik Pengem- bangan Profesio- nalisme TIGA TUJUAN SUPERVISI AKADEMIK Penum-Penga- buhan wasan MotivasiKualitas

  7. FungsiSupervisiAkademik Hasil supervisi akademik berfungsi sebagai sumber informasi bagi pengembangan profesionalisme guru

  8. Prinsip-Prinsip Supervisi • Ilmiah (scientific) • Demokrasi • Kooperatif • Konstruktif dan kreatif

  9. Praktis Sistematis Objektif Realistis Antisipatif Konstruktif Kooperatif Kekeluargaan Demokratis Aktif Humanis Berkesinambungan Terpadu Komprehensif Prinsip Supervisi Akademik

  10. Memenuhi ketiga tujuan supervisi akademik. • Menyatu dengan program pendidikan. • Dilakukan secara teratur dan berkelanjutan. • Mampu menciptakan hubungan kemanusiaan. • Guru dan supervisor harus saling berpartisipasi. • Supervisor tidak mendominasi sup. akademik. • Saling asah, asih, asuh. • Ada kerjasama antara supervisor dan guru. • Mengembangkan kreativitas dan inovasi. • Mampu menghadapi masalah yg mungkin terjadi. • Berdasarkan kenyataan. • Masukan sesuai dengan aspek-aspek instrumen. • Dikembangkan sesuai dengan perencanaan. • Mudah dikerjakan sesuai dgn kondisi sekolah.

  11. . Program Supervisi Akademik

  12. Ruang Lingkup Supervisi Akademik (4) • Pelaksanaan KTSP. • Persiapan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran oleh guru. • Pencapaian SKL, Standar Proses, SI, dan peraturan pelaksanaannya. • Peningkatan mutu pembelajaran melalui pengembangan-pengembangan.

  13. Program Satuan Supervisi • Sasaran : Nama Guru : Mata Pelajaran : Nama Sekolah : Kelas : • Tujuan Supervisi : Umum : Peningkatam mutu KB-M Khusus : Teknik bertanya • Materi : Perangkat administrasi guru Penyajian dalam PB-M, suasana kelas • Pelaksanaan : Hari, tanggal : Lamanya : 2 jam pelajaran Teknik : Perseorangan Metode : Observasi, wawancara Pendekatan : Model klinis • Langkah-langkah :

  14. Langkah-langkah : Pra pengamatan : wawancara Pengamatan : hadir penuh 2 jam pelajaran Pascapengamatan : wawancara, diskusi • Analisis Hasil Supervisi/ Kesimpulan : Supervee, Kepala Sekolah,

  15. Jadwal Supervisi Kunjungan Kelas Kepala Sekolah, NIP

  16. Rekapitulasi Hasil Supervisi Rentang Nilai : 91 - 100 = A Kepala Sekolah, 75 - 90 = B 55 - 74 = C < 55 = K NIP

  17. Model-Model Supervisi Akademik • Model supervisi tradisional a. Observasi langsung b. Supervisi akademik tidak langsung • Model supervisi kontemporer (masa kini) • Supervisi dengan pendekatan klinis

  18. Model supervisi tradisional a. Observasi Langsung 1) Pra-observasi……. wwcr, diskusi ttg rencana 2) Observasi…………. Observasi kelas 3) Post-observasi….. Wwcr, diskusi ttg kesan b. Supervisi akademik tidak langsung 1) Tes dadakan 2) Diskusi kasus……. kasus KB-M, dokumen, dll. 3) Metode angket

  19. . Teknik Supervisi Akademik Teknik Supervisi Individual Teknik Supervisi Kelompok

  20. Teknik Supervisi Individual(5) • Kunjungan kelas KS mengamati pembelajaran di kelas. 2. Observasi kelas KS mengamati proses pembelajaran secara teliti (situasi, kesulitan). 3. Pertemuan individu KS mengadakan dialog dengan guru. 4. Kunjungan antarkelas Guru yang satu berkunjung ke kelas yang lain di sekolah itu. 5. Menilai diri sendiri Guru menilai diri sendiri secara objektif dan jujur.

  21. Kepanitiaan2 Kerja kelompok Laboratorium dankurikulum Membaca terpimpin Demonstrasi pembelajaran Darmawisata Kuliah/ studi Diskusi panel Perpustakaan Organisasi profesional Buletin supervisi Pertemuan guru Lokakarya, konferensi kelomp Teknik Supervisi Kelompok(13)

  22. . Supervisi Klinis

  23. Supervisi Klinis : pembinaan performansi guru mengelola proses pembelajaran (Sulivan & Glanz) • Tujuan Supervisi Klinis(2) • pengembangan profesional • motivasi kerja guru

  24. Langkah Supervisi Klinis(Sulivan & Glanz) Perencanaan pertemuan Observasi Pertemuan berikutnya Refleksi kolaborasi

  25. Prosedur Supervisi Klinis TAHAP AWAL PERTEMUAN PENDAHULUAN Pembentukan kerangka kerja - Suasana akrab - Kaji ulang - Instrumen observasi Revisi oleh guru Perencanaan/ (bila perlu) Persiapan guru TAHAP PERTEMUAN AKHIR TAHAP OBSERVASI MENGAJAR Diskusi Balikan: Pelaksanaan Menagajar: • Interpretasi bersama - Pencatatan tingkah laku guru • Analisis data oleh supervisor. • Refleksi Analisis Pendahuluan tentang rekaman observasi

  26. . Tindak Lanjut Supervisi Akademik

  27. Tilan Supervisi Akademik • Pembinaan • Pembinaan langsung ……………. Sifatnya khusus • Pembinaan tidak langsung …….. Sifatnya umum 2. Pemantapan instrumen supervisi a. Instrumen persiapan mengajar b. Instrumen supervisi KB-M c. Komponen dan kelengkapan instrumen d. Penggandaan instrumen

More Related