140 likes | 455 Views
INDUCTION MOTOR. PRINSIP. KARAKTERISTIK. PENGATURAN. KELEBIHAN MI. Lebih murah dibanding DC Motor Secara mekanis lebih kuat Lebih murah biaya pemeliharaan. Prinsip Kerja. Bila Kumparan Stator diberi tegangan sumber maka timbul medan putar.
E N D
INDUCTION MOTOR PRINSIP KARAKTERISTIK PENGATURAN
KELEBIHAN MI • Lebih murah dibanding DC Motor • Secara mekanis lebih kuat • Lebih murah biaya pemeliharaan
Prinsip Kerja • Bila Kumparan Stator diberi tegangan sumber maka timbul medan putar • Medan putar tersebut akan memotong batang konduktor pada rotor • Kumparan rotor timbul ggl ( E ), sehingga timbul arus ( I ) • Adanya arus dalam medan magnet maka timbul F (ggl) pada rotor • Bila F rotor cukup kuat memikul torka beban, maka rotor akan berputar • Perbedaan kecepatan antara nr dan ns disebut slip yang dinyatakan: • Bila nr = ns maka tidak dihasilkan torka, torka motor akan timbul • apabila nr lebih kecil dari ns
Fb Fc FT t3 t4 t5 t6 t2 t0 t1 Fa a x ia ib ic -b -c x x ia ib ic ib ia ic b c ia ib ic ia ic ib -a ic ia ib Fb Fb Fc Fa FT FT FT FT Fc Fa Fa Fb Fc Fa Fc Fc Fb Fa FT Fb Prinsip Kerja
t3 t4 t5 t6 t2 t0 t1 a x ia ib ic -b -c x x ia ib ic ib ia ic b c FT ia ib ic ia ic ib -a Fa Fc ic ia ib Fb Fc Fa FT Fb FT Fc Fa Fa Fb Fc Fb Fa Fc Fb FT Fa Fb FT Fb Fb FT Fc FT Fa a a a a a a x x x x x x -b -b -b -b -b -b -c -c -c -c -c -c x x x x x x x x x x x x Fc b b b b b b c c c c c c -a -a -a -a -a -a Prinsip Kerja t0 t1 t2 t4 t3 t5
Mode Operasi +T Bila ns > nr mesin berfungsi Sebagai motor. Plugging Motor -1.0 1.0 0 S Generator Bila ns < nr mesin berfungsi Sebagai generator. -T
Torka Motor Induksi R1 X1 a2R2/S a2X2 I1 I0 I’2 RC XM E1 V1 Bila Z1 = R1 +jX1 dianggap kecil maka E1 = V1 , dan T adalah : Harga S untuk mendapatkan T maks maka didapat Tmaks pada dan
Daya motor Induksi Daya masuk Stator : Daya masuk rotor : Daya keluar rotor ( P mekanis ) Rugi-rugi daya : Sehingga P2 : Pm : Pr = 1 : ( 1 - S ) : S
Pengaturan Motor Induksi Mengubah frekuensi jala-jala dan jumlah kutup : Bila p ( jumlah kutup ) semakin besar maka semakin lambat kecepatan putaran dan se baliknya. Jumlah kutup dapat diubah2 dengan meren canakan kumparan stator sedemikian shg dapat menerima tegangan masuk pada posisi yang berbeda-beda . Dari persamaan diatas diketahui bahwa dengan mengubah f semakin besar maka Menyebabkan kecepatan motor akan semakin besar juga dan sebaliknya.
T V1 beban 0.5V1 n2 n1 n Pengaturan Motor Induksi Mengatur tegangan jala – jala : Besarnya kopel motor induksi sebanding dengan pangkat dua tegangan yang di berikan ( V1) T = k V2. Karakteristik beban dapat dilihat seperti gambar disamping, kecepatan akan be rubah dari n1 ke n2 untuk tegangan masuk setengah dari tegangan semula. Harmonic tinggi dan power factor ren dah , pengaturan ini biasanya dipakai untuk peralatan starting torque rendah
T R2 naik n3 n2 n1 n4 n Pengaturan motor induksi Pengaturan tahanan luar • Penambahan tahanan luar • R2 pada rotor belitan sampai • harga tertentu dapat torka • Start maksimum. • Penambahan tahanan luar • juga diperlukan untuk memba • tasi arus awal yg besa saat • Start. • Dengan mengubah2 tahanan luar juga diperlukan untuk me ngatur kecepatan motor. • Cara ini mengakibatkan rugi daya yang cukup besar pada rotor Kurva T terhadap speed ( n ) dengan mengubah-ubah R2