1 / 87

MODEL PENILAIAN PADA MADRASAH DINIYAH

MODEL PENILAIAN PADA MADRASAH DINIYAH. oleh Drs. H. Suhaji , M.Si KASI PENDIDIKAN KEAGAMAAN. PEMBINAAN KURIKULUM DAN PENILAIAN PEMBELAJARAN MADRASAH DINIYAH DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN NGANJUK. oleh Drs. H. Suhaji , M.Si KASI PENDIDIKAN KEAGAMAAN

finian
Download Presentation

MODEL PENILAIAN PADA MADRASAH DINIYAH

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. MODEL PENILAIANPADA MADRASAH DINIYAH oleh Drs. H. Suhaji, M.Si KASI PENDIDIKAN KEAGAMAAN

  2. PEMBINAAN KURIKULUM DAN PENILAIAN PEMBELAJARAN MADRASAH DINIYAHDI LINGKUNGAN KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN NGANJUK oleh Drs. H. Suhaji, M.Si KASI PENDIDIKAN KEAGAMAAN KANWIL KEMENTERIAN AGAMA PROVINSI JAWA TIMUR

  3. DINIYAH TAKMILIYAH • Satuan pendidikan keagamaan Islam nonformal yang menyelenggarakan pendidikan agama Islam sebagai pelengkap bagi siswa sekolah umum. • Untuk tingkat dasar (diniyah takmiliyah awwaliyah) dengan masa belajar 4 (empat) tahun dari kelas satu sampai kelas empat. • Untuk tingkat menengah pertama (diniyah takmiliyah wustha) dengan masa belajar 2 (dua) tahun dari kelas satu sampai kelas dua. • Untuk tingkat menengah atas (diniyah takmiliyah ulya) dengan masa belajar 2 (dua) tahun dari kelas satu sampai kelas dua.

  4. TUJUAN DINIYAH TAKMILIYAH Penyelenggaraan pendidikan pada diniyah takmiliyah bertujuan untuk memberikan tambahan dan pendalaman pengetahuan agama Islam kepada pelajar-pelajar yang merasa kurang dalam menerima pengetahuan agama di sekolah umum.

  5. KURIKULUM DINIYAH TAKMILIYAH • Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. • Kurikulum Diniyah Takmiliyah yang berlaku sekarang ini adalah kurikulum Madrasah Diniyah Tahun 1983 yang diadaptasi dengan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), sebagaimana kurikulum yang diberlakukan secara nasional di berbagai lembaga pendidikan di Indonesia. Kurikulum model ini sangat relevan dengan semangat pembelajaran yang terjadi pada diniyah takmiliyah di berbagai daerah.

  6. Lanjutan 3. Kurikulum Diniyah Takmiliyah Awaliyah dengan masa belajar 4 tahun dari kelas 1 sampai dengan kelas 4 dengan jumlah jam belajar masing-masing maksimal 18 jam pelajaran dalam seminggu. 4. Kurikulum Diniyah Takmiliyah Wustha dengan masa belajar selama 2 tahun dari kelas 1 sampai dengan kelas 2 dengan jumlah jam belajar masing-masing maksimal 18 jam pelajaran dalam seminggu. 5. Kurikulum Diniyah Ulya dengan masa belajar 2 tahun dari kelas 1 sampai dengan kelas 2 dengan jumlah jam belajar masing-masing maksimal 18 jam pelajaran dalam seminggu.

  7. MATA PELAJARAN DINIYAH TAKMILIYAH @ AL-Qur’an @ Hadits @Aqidah @ Akhlak @Fikih @Tarikh @Bahasa Arab

  8. CONTOH KOMPETENSI LULUSAN DINIYAH TAKMILIYAH AWALIYAH 1) Memiliki sikap sebagai seorang muslim yang bertaqwa dan berakhlak yang mulia; 2) Memiliki sikap sebagai warga Negara Indonesia yang baik; 3) Memiliki kepribadian yang baik, percaya pada diri sendiri, sehat jasmani dan rohani; 4) Memiliki pengalaman, pengetahuan, keterampilan beribadah dan sikap terpuji yang berguna bagi pengembangan diri dan masyarakat.

  9. KOMPETENSI LULUSAN TERDIRI DARI: 1).Kompetensi lulusan dalam bidangpengetahuan ialah agar siswa: • Memiliki pengetahuan dasar tentang agama Islam; • Memiliki pengetahuan dasar tentang Bahasa Arab sebagai alat untuk memahami ajaran agama Islam. 2) Kompetensi lulusan dalam bidang pengalaman, ialah agar siswa: • Dapat mengamalkan ajaran agama Islam; • Dapat belajar dengan cara yang baik; • Dapat bekerjasama dan dapat mengambil bagian dalam kegiatan-kegiatan kemasyarakatan.

  10. lanjutan 3). Kompetensi lulusan dalam bidang nilai dan sikap, ialah agar siswa: • Cinta terhadap agama Islam dan berkeinginan untuk melakukan ibadah shalat dan ibadah lainnya; • Berminat dan bersikap positif terhadap ilmu pengetahuan; • Mematuhi disiplin dan peraturan yang berlaku; • Menghargai kebudayaan nasional dan kebudayaan lain yang tidak bertentangan dengan ajaran agama Islam • Memiliki sikap demokratis dan mencintai sesame manusia dan lingkungan sekitarnya; • Menghargai setiap pekerjaan dan usaha yang halal; • Menghargai waktu, hemat dan produktif.

  11. URGENSI PENILAIANPADA DINIYAH TAKMILIYAH 1. Kurikulum diniyah takmiliyah menonjolkan pada materi pengetahuan agama Islam yang tercermin pada 7 bidang studi pokok dan lebih menitikberatkan pada ranah afeksi. 2. Dengan tujuh bidang studi tersebut diniyah takmiliyah ingin mencetak sosok generasi yang beriman dan bertakwa sebagaimana yang telah ditetapkan dalam rumusan kompetensi lulusan. 3. Oleh karena itu, untuk mengetahui sejauhmana keberhasilan proses belajar mengajar pada diniyah takmiliyah harus dilakukan penilaian terhadap peserta didiknya.

  12. Lanjutan 1. Tujuan utama penilaian harus untuk meningkatkan kualitas hasil belajar siswa dan proses belajar mengajar, bukan sekedar penilaian. 2. Penilaian harus menyandarkan diri pada umpan balik siswa, sebagai elemen substansial dan utama dalam proses belajar mengajar. 3. Data penilaian seharusnya mencakup sampel yang representatif dari keseluruhan aktivitas proses belajar mengajar. 4. Apapun hasil penilaian seharusnya selalu terkait dengan pengambilan keputusan yang berhubungan dengan kemajuan prestasi

  13. PENGERTIAN PENILAIAN PENILAIAN ADALAH PROSES SISTEMATIS MELIPUTI PENGUMPULAN INFORMASI (ANGKA, DESKRIPSI VERBAL), ANALISIS, INTERPRETASI INFORMASI UNTUK MEMBUAT KEPUTUSAN.

  14. TUJUAN PENILAIAN • Menilaikemampuan individual melaluitagihandantugastertentu • Menentukankebutuhanpembelajaran • Membantudanmendorongpesertadidik • Membantudanmendorong guru untukmengajar yang lebihbaik • Menentukanstrategipembelajaran • Meningkatkankualitaspendidikan

  15. PRINSIP PENILAIAN Valid Obyektif Adil Terbuka Menyeluruh dan berkesinambungan Sistematis Menggunakan acuan kriteria

  16. Sahih (valid), • yaknipenilaiandidasarkanpada data yang mencerminkankemampuan yang diukur; • Objektif, • yaknipenilaiandidasarkanpadaprosedurdankriteria yang jelas, tidakdipengaruhisubjektivitaspenilai; • Adil, • yaknipenilaiantidakmenguntungkanataumerugikanpesertadidik, dantidakmembedakanlatarbelakangsosial-ekonomi, budaya, agama, bahasa, sukubangsa, danjender;

  17. Terbuka, • yakniprosedurpenilaian, kriteriapenilaian, dandasarpengambilankeputusandapatdiketahuiolehpihak yang berkepentingan; • Menyeluruhdanberkesinambungan, • yaknipenilaianmencakupsemuaaspekkompetensidenganmenggunakanberbagaiteknik yang sesuai, untukmemantauperkembangankemampuanpesertadidik;

  18. Sistematis, • yaknipenilaiandilakukansecaraberencanadanbertahapdenganmengikutilangkah-langkah yang baku; • Menggunakanacuankriteria, • yaknipenilaiandidasarkanpadaukuranpencapaiankompetensi yang ditetapkan;

  19. INSTRUMEN PENILAIAN • Tes - perangkattes, berisibutir-butirsoal (bentuk PG, isian, uraian, praktik) • Observasi – lembarpengamatan • Penugasan – lembartugas • Inventori – skalaThurstone, skalaLikert, skalaSemantik • Penilaiandiri – kuesioner • Penilaianantarteman - kuesioner

  20. PENYIAPAN BAHAN PENILAIAN • PenilaianProses: • a. Tes • TesTertulis (kognitif) • TesLisan (kognitifdanaffektif) • TesPerbuatan (Psikomotor, kognitif): Demonstrasi, Eksperimen • b. Non Tes JenisPenilaian • PenilaianProduk: • Laporan • HasilKarya Individu Kelompok

  21. TAHAP PERENCANAAN PENILAIAN • Periksa RPP Lihat kembali • Atribut yang dominan • Kontribusi pada capaian institusi • Tentukan cara penilaian yg paling mungkin (valid, tidak menyulitkan) Kuesioner, Observasi, Wawancara • Buat matriks penilaian • Tetapkan penilai • Tetapkan seberapa jauh mempengaruhi nilai final

  22. AspekKognitif – Pengetahuan AspekPsikomotor – Keterampilan AspekAfektif - Sikap ASPEK YANG DIUKURDALAM PENILAIAN * *

  23. Hasil belajar Ranah kognitif, psikomotor dan afektif Setiap mata ajar selalu mengandung ketiga ranah tersebut, namun penekanannya selalu berbeda. Mata ajar praktek lebih menekankan pada ranah psikomotor, sedangkan mata ajar pemahaman konsep lebih menekankan pada ranah kognitif. Namun kedua ranah tersebut mengandung ranah afektif

  24. RANAH KOGNITIF Kemampuan berfikir Kemampuan : menghafal, memahami, mengaplikasi, menganalisis, mensintesis , mengevaluasi

  25. TINGKATAN KEMAMPUAN RANAH KOGNITIF BLOOM EVALUASI Mengkritik Menilai Menafsirkan SINTESIS Merangkai Merancang Mengatur ANALISIS Memilah Membedakan Membagi PENERAPAN Menghitung Membuktikan Melengkapi PEMAHAMAN Menerangkan Menjelaskan Merangkum PENGETAHUAN Mengingat Menghafal Menyebut

  26. Pengetahuan/Ingatan (Knowledge) Pada tingkat pengetahuan, peserta didik menjawab pertanyaan berdasarkan hapalan saja Contoh dalam Tarikh Islam: Peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW terjadi pada tanggal A. Tanggal 25 Desember B. Tanggal 10 Muharam C. Tanggal 27 Rajab D. Tanggal 17 Ramadhan (Soal ingatan tentang waktu)

  27. 2. Paman Nabi Muhammad SAW sampai menjelang ajalnya tidak mampu mengucapkan dua kalimah syahadat adalah ... Abul Hakam Abi Tholib Ummi Maktum Abdullah bin Ubay (Soal ingatan tentang nama)

  28. 3. Sebelum hijrah ke Madinnah, nabi SAW pernah melaksanakan hijrah ke kota : Thoif Bagdad Yaman Tunisia (Soal ingatan tentang tempat)

  29. Pemahaman (Comprehension) Pada tingkat pemahaman peserta didik dituntut untuk menyatakan masalah dengan kata-katanya sendiri, memberi contoh suatu konsep atau prinsip. Contoh dalam Tarikh Islam : Ceritakan peristiwa yang terjadi pada malam Rasullulloh SAW akan hijrah dari Mekkah ke Madinah (Soal pemahaman tentang menguraikan)

  30. 2. Jelaskan dengan singkat perbedaan antara Nabi dan Rosul (Soal pemahaman tentang membandingkan) 3. Apa yang dimaksud dengan akhlak karimah (Soal pemahaman tentang menjelaskan) 4. Uraikan isi kandungan yang terdapat dalam peristiwa Hijrah Nabi (Soal pemahaman tentang menguraikan atau menyusun kembali)

  31. Penerapan (Application) Pada tingkat aplikasi, peserta didik dituntut untuk menerapkan prinsip dan konsep dalam situasi yang baru

  32. Contoh dalam PAI : Ahmad dan Aminah mendapat harta warisan dari orangtuanya yang meninggal sebesar Rp. 1.500.000,-. Menurut hukum waris Islam Aminah mendapat : A. Rp. 250.000,- B. Rp. 500.000,- C. Rp. 750.000,- D. Rp. 1.000.000,- (Soal penerapan tentang menerapkan)

  33. 2. Berapa zakat mal yang harus dikeluarkan seorang PNS yang berpenghasilan tiap bulan Rp. 2.000.000,- atau satu tahun Rp. 24.000.000,- (Soal penerapan tentang menyelesaikan dalam Mapel Fiqh) 3. Urutkan secara sistematis sumber Hukum Islam dalam menentukan suatu masalah (Soal penerapan tentang memprioritaskan dalam Mapel Fiqh)

  34. Analisa (Analysis) Pada tingkat analisis, peserta didik diminta untuk menguraikan informasi ke dalam beberapa bagian, menemukan asumsi, membedakan fakta dan pendapat serta menemukan hubungan sebab—akibat. Contoh : Kerusakan alam di darat dan di laut akibat perbuatan manusia. Mengapa Islam menganjurkan manusia untuk menjaga kelestarian alam? (Soal analisis tentang hubungan Mapel al-Qur’an)

  35. Seringkali orang yang durhaka terhadap ibunya mendapat akibat ketika masih hidup. Sebutkan beberapa alasan yang memperkuat pernyataan “surga berada di telapak kaki ibu” (Soal analisis tentang mengidentifikasi dan asumsi Mapel al-Qur’an) 3. Jelaskan mengapa ummat Islam menderita kekalahan dalam perang Uhud ? (Soal analisis tentang motif Mapel Tarikh Islam)

  36. Sintesis (Syntesis) Pada tingkat sintesis, peserta didik dituntut untuk menghasilkan suatu cerita, komposisi, hipotesis atau teorinya sendiri dan mensintesiskan pengetahuannya.

  37. Contoh : 1. Bagaimana upaya yang dilakukan Rosul-rosul ulul azmi dalam menegakkan kebenaran dan keadilan pada zamannya 2. Diantara hikmah zakat adalah menciptakan rasa persaudaraan antara mustahiq dan muzaki. Apa yang terjadi apabila umat Islam yang mampu semuanya berzakat dengan baik dan benar ?

  38. Evaluasi (Evaluation) Pada tingkat evaluasi, peserta didik mengevaluasi informasi seperti bukti, sejarah, editorial, teori-teori yang termasuk di dalamnya judgement terhadap hasil analisis untuk membuat kebijakan. Contoh : Bandingkan mana yang lebih baik akhlak yang bersumber dari agama dengan akhlak yang bersumber dari luar agama

  39. 2. Pilihlah busana muslim dan muslimah yang baik dan benar itu jika : A. Jika 1,2, dan 3 benar B. Jika 1 dan 3 benar C. Jika 2 dan 4 benar D. Jika hanya 4 yang benar 1. Pakaian itu menutup aurat 2. Pakaian itu memiliki keindahan / serasi untuk dipakai 3. Terbuat dari bahan sederhana (tidak terlalu mahal dan tidak terlalu murah) 4. Daya tahan pakaian untuk waktu lama

  40. 3. Misi Rosul di Mekkah dipandang berhasil, walau orang yang masuk Islam baru sedikit. Bagaimana pendapatmu ?

  41. Alat penilaian (soal) dengan formulasi perbandingan sebagai berikut: 1. soal yang menguji tingkat pengetahuan : 40%2. soal yang menguji tingkat pemahaman : 20%3. soal yang menguji tingkat penerapan : 20%4. soal yang menguji tingkat analisis : 10%5. soal yang menguji tingkat sintesis : 5%6. soal yang menguji kemampuan : 5% Total formula soal untuk satu kali ujian yaitu: 100%

  42. Tabel . Kata Kerja Operasinal Ranah Kognitif

  43. Penilaian Psikomotor Berkaitan dengan psikomotor, Bloom (Depdiknas, 2008) berpendapat bahwa ranah psikomotor berhubungan dengan hasil belajar yang pencapaiannya melalui keterampilan manipulasi yang melibatkan otot dan kekuatan fisik.

  44. RANAH PSIKOMOTOR Berhubungan aktivitas fisik Kemampuan : menulis, memukul, melompat

  45. Pengukuranhasilbelajarranahpsikomotormenggunakan tesunjukkerjaatautesperbuatan Kriteria (Rubrics) Kriteria atau rubrik adalah pedoman penilaian kinerja atau hasil kerja peserta didik.

  46. TINGKATAN KEMAMPUAN RANAH PSIKOMOTOR • Melakukan • tindakan • secara • alami • (naturalization) • Melakukan • dengan • baik dan • tepat • (articulation) • Melakukan • dengan • prosedur • (precision) • Menyusun • (manipulating) • Meniru • (perception)

  47. Contoh Penilaian Aspek Psikomotor : Contoh 1 : Mata Pelajaran Fiqh ( Shalat)

  48. Kriteria Penilaian : Jika 5 = Gerakan benar, bacaan benar tajwidnya - (sangat baik) Jika 4 = Gerakan benar, bacaan kurang benar - (baik) Jika 3 = Gerakan dan bacaan kurang benar, - (cukup) Jika 2 = Gerakan dan Bacaan dilakukan tidak benar - (kurang) Jika 1 = Tidak melakukan gerakan maupun bacaan - (sangat kurang)

  49. Contoh 2 : Mata Pelajaran Fiqh ( Memandikan Mayat)

  50. Penskoran dan InterpretasiHasilPenilaian Untuk contoh “memandikan mayat” yang butirnyaada7 denganrentangskortiapbutir 1 sampaidengan 5, makaskorminimalnya7 dan skormaksimalnya35 . Iniberartibahwapesertadidik yang mendapatskor7 diartikangagal total, sedangkanpesertadidik yang mendapatskor35 diartikanberhasil secara sempurna. Sebagai contoh perhatikan tabel dan penjelasan berikut.

More Related