1 / 31

Fisiologi Pasca Panen

Fisiologi Pasca Panen. Pendahuluan. Beberapa ciri yang membedakan antara bahan baku agroindustri dengan bahan baku industri lain antara lain : bahan baku agroindustri bersifat musiman, bulky/voluminous /menghabiskan banyak tempat,

ganit
Download Presentation

Fisiologi Pasca Panen

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Fisiologi Pasca Panen

  2. Pendahuluan • Beberapa ciri yang membedakan antara bahan baku agroindustri dengan bahan baku industri lain antara lain : • bahan baku agroindustri bersifat musiman, • bulky/voluminous/menghabiskan banyak tempat, • sangat dipengaruhi oleh keadaan perpolitikan dan pemerintahan, • serta bersifat mudah rusak atau perishable.

  3. Salah satu hal yang menyebabkan bahan hasil pertanian mudah rusak adalah karena adanya proses fisiologis lanjutan. • Setelah dipanen, bahan pertanian dapat dikatakan masih “hidup”, karena masih melakukan beberapa metabolisme dalam bahan tersebut. Sebut saja proses respirasi lanjutan dan transpirasi. • Proses metabolisme tersebut yang kemudian dapat menyebabkan bahan hasil pertanian mudah rusak dan tidak dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama

  4. PERUBAHAN FISIOLOGIS PASCAPANEN • Padaumumnyatahap-tahapprosespertumbuhanataukehidupanmeliputipembelahansel, pembesaransel, pendewasaansel (maturation), pematangan (ripening), kelayuan (senescence) danpembusukan (deterioration). • Prosespembelahanselberlangsungsegerasetelahterjadinyapembuahankemudiandiikutidenganpembesaranataupengembanganselsampaimencapai volume maksimum.

  5. a. Pematangan. • Pematangandiartikansebagaiperwujudandarimulainyaproseskelayuandimanaorganisasiantarselmenjaditerganggu. Gangguaninimerupakanpelopordarikegiatanhidrolisasubstratolehcampuranenzim-enzim yang adadidalamnya. • Selamaproseshidrolisaterjadipemecahankhlorofil, pati, pectin dan tannin. Dan hasilpemecahansenyawa-senyawatersebutakanterbentukbahan-bahansepertietilen, pigmen, flavor, energidanpolipeptida.

  6. Pematangandapat pula diartikansebagaisuatufaseakhirprosespenguraiansubstratdanmerupakansuatuproses yang dibutuhkanolehbahanuntukmensistesisenzim-enzim yang spesifik yang diantaranyaakandigunakandalamproseskelayuan.

  7. Selamaprosespematanganterjadiperubahan-perubahanwarnadarihijaumenjadikuningataumerah, rasa dariasammenjadimanis, teksturmenjadilebihlunak, terbentuknya vitamin-vitamin, dantimbulnya aroma yang khaskarenaterbentuknyasenyawa-senyawa volatile.

  8. Perubahan-perubahanbuahselamapematangandapatdilihatdalamhalwarna, kekerasan (tekstur), citarasadan flavor, yang menyebabkanterjadinyaperubahankomposisikimiabahan. • Berubahnyawarnadapatdisebabkanoleh 2 faktoryaituprosesdegradasimaupunprosessintesisdaripigmen yang terdapatdalambuah.

  9. Pelunakanbuahdapatdisebabkanolehterjadinyapemecahanprotopektinmenjadi pectin, maupunkarenaterjadinyahidrolisispatiataulemak, danmungkinjuga lignin. • Pematanganakanmenyebabkannaiknyakadargulasederhanauntukmemberikan rasa manis, penurunankadarasam organic dansenyawafenolikuntukmengurangi rasa asamdansepatsertakenaikanproduksizat volatile untukmemberikan flavor karakteristikbuah.

  10. Tekananturgorselselaluberubahselamaprosesperkembangandanpematangan. Perubahaniniumumnyadisebabkankarenakomposisidindingselberubah. Adanyaperubahaninimempengaruhikekerasanbuah, bilabuahmatang.

  11. Kelayuan (Senescence) • Kelayuanadalahsuatutahap normal yang selaluterjadidalamsikluskehidupantanaman. • Dapatpula diartikansebagaisuatutahapkelayuanbuah –buahan yang terjadisetelahprosespematangan, akantetapikelayuan (senescence) dapat pula terjaditanpamelaluitahappematangan, yaitubilaterjadisuatukerusakanpadabuah-buahantersebut.

  12. “Senescence” merupakanhasilperubahan-perubahan yang terjadidalamsel, dindingmenjadilebihtipis, degradasimitokondria, khlorofilmenghilang, kandungan protein menurun, kegiatanpernafasandanfotosintesamenurundansifatpermeabilitasmembranseljugaberubah.

  13. Gejala-gejalakelayuanpadatanamanditandaidenganmenguningnyadaun, perontokandaun, buah, danbagianbunga, pematanganbuah, sertapengurangandayatahanterhadappenyakit. Beberapahormon yang berperanmempengaruhiproses senescence adalahauksin, etilen, giberellin, asamabsisatdansitokinin.

  14. Auksinberperanandalamsintesaetilen, makintinggiauksinmakajumlahetilenyang disintesamakinbanyak. Secaralangsungauksindapatmenghambatterjadinya senescence, hilangnyaauksindapatmenyebabkanterjadinya senescence. • Hormongiberellin yang bekerjasecaraspesifikpadatanamanyaitudapatmenghambatterjadinyapematangan, yang berartidapatmenghambatterjadinya senescence.

  15. Pemberianasamabsisatmempercepatprosespenuaanpadabuah-buahan yang telahdipetikdaritanamannya, namunperanannyadalam senescence belumdiketahuisecarapasti. Hormonsitokinindapatmenghambatterjadinya senescence. Banyaktanaman yang pekaterhadaphormonsitokinin, sedangkanhormonetilendapatmempercepatproses senescence

  16. RESPIRASI • Padawaktumasihberadaditanaman, buah-buahanmelangsungkanproseskehidupannyadengancaramelakukanpernafasan (respirasi), ternyatasetelahdipanenbuah-buahanjugamasihmelangsungkanprosesrespirasi. • Respirasiadalahprosesbiologisdimanaoksigendiserapuntukdigunakanpadaprosespembakaran yang menghasilkanenergidandiikutipengeluaransisapembakarandalambentuk CO2 dan air, sebagaicontohadalahsebagaiberikut: C6H12O6 + 6 O2 CO2 + 6 H2O + Energi

  17. Apabilapersediaanoksigenberkurangmakabuah-buahancenderunguntukmelakukanfermentasiuntukmemenuhikebutuhanenersinya. • Senyawaorganic yang biasadigunakandalamprosesfermentasipadaumumnyaadalahglukosa yang menghasilkanbeberapabahan lain sepertialdehida, alcohol, danasam.

  18. Bilabuahmelakukanfermentasi, makaenergi yang diperolehlebihsedikit per satuansubstratdibandingkandengancarapernafasan (respirasi). Olehkarenaitubilabuahmelakukanfermentasiuntukmemenuhikebutuhanenerginya, diperlukansubstrat (glukosa) lebihbanyaksehinggadalamwaktu yang singkatpersediaansustratakanhabisdanakhirnyabuahtersebutakanmatiataubusuk.

  19. Faktor-faktor yang mempengaruhirespirasidapatdisebabkanatasdua : • Factor internal (daridalambahan) sepertitingkatperkembangan organ; komposisikimiajaringan; ukuranproduk; adanyapelapisanalamipadapermukaankulitnyadanjenisjaringan • Factor eksternal (dariluarlingkungandisekelilingbahan) sepertisuhu; penggunaanetilen; ketersediaanoksigen; karbondioksida; terdapatnyasenyawapengaturpertumbuhan; danadanyalukapadabuah.

  20. KECEPATAN RESPIRASI • Kecepatanrespirasisangatberpengaruhterhadapkecepatanperubahanbeberapaaktivitasdansenyawakimia yang adapadajaringansayurdanbuah, makahaltersebutjugaberpengaruhterhadapdayasimpanbuahdansayurselamapenangananpascapanen. • Semakintinggipanasrespirasi yang dinyatakandalam (Btu/ton/24jam) semakincepatproduksayurdanbuahmengalamipematangandanpembusukan.

  21. KecepatanRespirasiBeberapaJenisSayurdanBuahpadaBerbagaiSuhuPenyimpananKecepatanRespirasiBeberapaJenisSayurdanBuahpadaBerbagaiSuhuPenyimpanan

  22. Pengaruhsuhusangattinggiterhadapkecepatanrespirasi, semakintinggisuhupenyimpanansemakintinggikecepatanrespirasi. Olehsebabitupadapenyimpanansuhurendahakanmenyebabkankecepatanrespirasisemakinrendahdankecepatanpematanganjugarendah. Hal tersebutakanmenyebabkan lama simpanbuahpascanenakansemakinlama • Lajurespirasiseringdigunakansebagaiindeksmasasimpan, yaitu yang lajurespirasinyatinggimasasimpannyapendek, sebaliknya yang lajurespirasinyarendahmaka lama simpannyasemakintinggi.

  23. PanasRespirasiSayurdanBuahpadaBerbagaiSuhuPenyimpanan (Btu/ton/24 jam)

  24. A. Klimakterik • Klimakterikdidefinisikansebagaisuatufase yang kritisdalamkehidupanbuah, danselamanyaterjadinyaprosesinibanyaksekaliperubahan yang berlangsung. • Disampingitujugadapatdiartikansebagaisuatukeadaan “autosimulation” daridalambuahsehinggabuahmenjadimatang yang disertaidenganadanyapeningkatanprosesrespirasi. • Selainituklimakterikdapatdiartikansebagaisuatumasaperalihanprosespertumbuhanmenjadilayu.

  25. Dari semuapengertiantersebutdapatdisimpulkanbahwaklimakterikadalahsuatuperiodemendadak yang unikbagibuah-buahantertentudimanaselamaprosesituterjadiserangkaianperubahanbiologis yang diawalidenganprosespembuatanetilen. Prosesiniditandaidenganmulainyaprosespematangan. • Contoh buah klimaterik : mangga, pisang, apel

  26. B. Non-klimakterik • Non-klimakterikdidefinisikansebagaikelompokbuah-buahan yang selamaprosespematangantidakterjadilonjakandrastiskecepatanrespirasi, sehinggakarenatidakterjadipercepatankecepatanrespirasimakamemungkinkandayasimpanproduklebih lama. Buah-buahan yang tidakpernahmengalamiperiodetersebutdigolongkankedalamgolongan non klimakteriksepertisemangka; jeruk; nanas; dananggur.

  27. PerananEtilenPadaProsesPematanganBuah-Buahan • Etilenmerupakansenyawahidrokarbontidakjenuhpadasuhuruangberbentuk gas, dapatdihasilkanolehjaringantanamanhiduppadawaktutertentu. Etilendapatmenyebabkanterjadinyaperubahan-perubahan yang pentingdalamprosespertumbuhandanpematanganhasilpertanian. • Etilendalamkehidupantanamandapatdigolongkansebagaihormon yang aktifdalamprosespematangan. Disebuthormonkarenadapatmemenuhi criteria sebagaihormontanaman, bersifatmobil (mudahbergerak) dalamjaringantanamandanmerupakansenyawa organic.

  28. Etilendisampingdapatmemulaiprosesklimakterik, jugadapatmempercepatterjadinyaklimakterik • Misalnyapadabuah alpukad yang disimpandalamudarabiasaakanmatangsetelah 11 hari, tetapiapabiladisimpanpadaudara yang mengandungetilen 10 ppmetilenselama 24 jam, makabuah alpukadakanmatangselama 6 haripenyimpanan. • Padabuah-buahan non klimakterik, penambahanetilendalamkonsentrasitinggiakanmenyebabkanterjadinyaklimakterikpadabuahtersebut, sepertipadajeruk.

  29. TEKNOLOGI PENANGANAN PROSES A. Prapendinginan • Istilahtersebutberasaldariprecooling yang dapatdiartikansebagaipemindahanpanasrespirasiataupanaslapangandarisekitarbuah-buahandansayur-sayuransegarselamapemasaranatausebelumpengolahanlanjutan. Adabeberapametodeprecooling , diantaranyaadalah : 1).Hidrocooling 2). Vacuum cooling 3). Pendinginandenganes 4). Precoolingdenganudaradingin • Pemilihanmetodependinginantersebuttergantungdaribeberapapertimbangan, diantaranyameliputi : perishabilitydariproduct; kebutuhanprodukakansuhurendahdanfasilitas yang dimiliki.

  30. B. Penurunan Kadar air • Teknologiinibanyakdigunakanpadaprodukbiji-bijian (gabah, jagung, kedelai, dangandum). Selainproduktersebutdapatjugadilakukanterhadapprodukubi-ubiandan lain-lain. Prinsipkerjadaripengeringanbertujuanuntukmengurangiaktivitaskecepatanenzimdalamjaringansayurdanbuahmelauipenurunanketersediaan air (Aw) bagiaktivitasenzim.

  31. Terima kasih

More Related