1 / 21

PERAN PETUGAS dan KADER DALAM PEMBINAAN KELOMPOK USIA LANJUT DINAS KESEHATAN KAB. SEMARANG

PERAN PETUGAS dan KADER DALAM PEMBINAAN KELOMPOK USIA LANJUT DINAS KESEHATAN KAB. SEMARANG TAHUN 2014. Salah satu indikator keberhasilan Pemb.kesehatan adalah meningkatnya UHH , m e ningkatnya UHH berdampak terhadap me ningkat n ya populasi Lansia .

Download Presentation

PERAN PETUGAS dan KADER DALAM PEMBINAAN KELOMPOK USIA LANJUT DINAS KESEHATAN KAB. SEMARANG

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. PERAN PETUGAS dan KADER DALAM PEMBINAAN KELOMPOK USIA LANJUT DINAS KESEHATAN KAB. SEMARANG TAHUN 2014

  2. Salah satu indikator keberhasilan Pemb.kesehatan adalah meningkatnya UHH , meningkatnya UHH berdampak terhadap meningkatnya populasi Lansia . Umumnya permasalahan Lansia menyangkut masalah kesehatan, sosial, ekonomi dan budaya Proses penuaan terkait dengan meningkatnya penyakit degeneratif, untuk pengobatan perlu waktu lama & biaya tinggi LATAR BELAKANG “Menjadi tua merupakan suatu keuntungan, bukan menimbulkan masalah” KEBUTUHAN YANKES LANSIA PARADIGMA SEHAT

  3. Pendahuluan (lanjutan) • Upaya-upaya yang dilakukan, antara lain: • Mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat: • Rumah sakit: pemerintah dan swasta • Puskesmas dan jajarannya • Pemberdayaan masyarakat: Kelompok Usila

  4. Kelompok Usila • Kelompok Usila merupakan salah satu wujud pemberdayaan masyarakat, sebagai wadah pelayanan bagi kaum usila, yang dilakukan dari, oleh, untuk, dan bersama kaum usila. • Upaya yang dilakukan, menitik beratkan pada pelayanan promotif dan preventif, tanpa mengabaikan upaya kuratif dan rehabilitatif

  5. Tujuan • Tujuan: Umum: Meningkatkan jumlah dan mutu upaya Kelompok Usila dalam menunjang terwujudnya derajat kesehatan masyarakat • Khusus: • Meningkatnya kemampuan pemimpin/Toma dlm menggerakkan tumbuh kembang kelompok Usila • Meningkatnya kemampuan masyarakat dan organisasi masyarakat dlm penyelenggaraan kelompok Usila

  6. Tujuan (lanjutan) Tujuan Khusus (lanjutan) • Meningkatnya kemampuan masyarakat dalam menggali dan mengelola dana, sarana masyarakat untuk menumbuh kembangkan Kelompok Usila • Meningkatnya kemandirian Usila dalam mengatasi masalah sendiri, sesuai potensi yang dimiliki

  7. Sasaran • Kaumusila • Tomaberpengaruh • KeluargadanDasaWisma • Organisasimasyarakat: organisasikeagamaan, organisasiprofesi, LSM, organisasipemuda, organisasiwanita , dll

  8. Strategi • Mematangkan kesiapan masyarakat untuk berpartisipasi dalam menumbuh-kembangkan Kelompok Usila • Mewujudkan pemimpin/perintis masyarakat dalam menumbuh-kembangkan Kelompok Usila • Mengenal, mengajak, memberi kesempatan dan melibatkan pelbagai organisasi kemasyarakatan untuk berkiprah dalam menumbuh-kembangkan Kelompok Usila • Menyelenggarakan pendidikan, pelatihan berkelanjutan bagi pengelola Kelompok Usila, sarasehan, dll

  9. Prinsip Pemberdayaan Kelompok Usila • Menumbuhkembangkanpotensi yang ada • Mengembangkangotongroyong • Bekerjabersamamasyarakat • KIE berbasismasyarakat • Kemitraandengan LSM/Ormas, swasta/ duniausaha • Desentralisasi

  10. Ciri Kelompok Usila • Sesuai kebutuhan masyarakat • Menggunakan sebanyak-banyaknya potensi dan sumberdaya masyarakat • Bersifat lokal, tidak dapat digeneralisasi • Dikelola oleh masyarakat • Ada kesinambungan • Tidak tergantung pada provider

  11. Kapan Kelompok Usila Dibentuk • Bila masyarakat menghadapi masalah kesehatan usila yang dirasakan perlu pemecahannya • Tersedianya potensi masyarakat yang dapat digunakan untuk upaya kesehatan • Ada tokoh/pemuka masyarakat yang peduli thd kesehatan masyarakat • Ada kader yang bersedia menjadi penggerak • Ada fasilitator yang berkesinambungan membina & mengembangkan kelompok usila

  12. Pembentukan Kelompok Usila Langkah-langkahnya: • Pendekatan Internal: mempersiapkan petugas agar bersedia dan memiliki kemampuan mengelola dan membina Kel Usila (pertemuan dan pelatihan) • Pendekatan Eksternal: mempersiapkan masyarakat, khsusnya Toma agar bersedia mendukung penyelenggaraan Kel Usila (moral, finansial, dan material)

  13. Pembentukan Kelompok Usila Pembentukan dan pemantauan kegiatan: • Pemilihan pengurus dan kader Kel Usila (melalui pertemuan khusus) • Orientasi (Pengurus) dan Pelatihan (Kader Kel Usila) • Pembentukan dan peresmian: pengurus dan kader, mengorganisasikan diri ke dalam wadah Kel Usila. Peresmian: acara khusus, dihadiri pimpinan daerah, Toma, anggota masyarakat setempat • Penyelenggaraan dan pemantauan kegiatan

  14. Penyelenggaraan dan Pemantauan Kegiatan Kelompok Usila • Setelah resmi berdiri, dilanjutkan dengan pelaksanaan kegiatan Kel Usila secara rutin • Berpedoman pada panduan yang berlaku • Secara berkala kegiatan ini dipantau oelh Puskesmas • Hasilnya: digunakan sebagai masukan untuk perencanaan dan pengembangan Kel Usila secara linats sektoral

  15. KEGIATAN KLP USILA • MEJA 1 :PENDAFTARAN • MEJA 2 : PENIMBANGAN BB & UKUR TB • MEJA 3 : PEMERIKSAAN KESEHATAN • MEJA 4 : PEMERIKSAAN HB DAN URINE • MEJA 5 : PENYULUHAN KONSELING

  16. KEGIATAN POS YANDU USILA

  17. Penyelenggaraan Kel Usila • Waktu: sekurang-kurangnya 1 (satu) kali dalam sebulan. Hari dan waktu terpilih, sesuai kesepakatan. Apabila diperlukan, penyelenggaraan dapat lebih dari 1 (satu) kali dalam sebulan • Tempat: sebaiknya yang mudah dijangkau (salah satu rumah warga, halaman rumah, balai desa/kel, balai RW/Rt/dusun, dll) • Penyelenggara: kader Kel Usila (3 orang)

  18. IndikatorKeberhasilanKelompokUsila Input/masukan: • SDM: kader, Toma, Toga, dana, sarana Output/Hasil: • Jumlah: pemimpin, Toma, Toga, Kader yang terlatih, dana, sarana • Jumlah: KelUsiladan strata • Cakupanpelayanan

  19. MaturNuwun

More Related