1 / 38

PENELITIAN TINDAKAN KELAS

PENELITIAN TINDAKAN KELAS. Dr. WAHID MURNI, M.Pd., Ak. FAKULTAS TARBIYAH UNIVERSITAS ISLAM NEGERI (UIN) MALANG. LATAR BELAKANG. RENDAHNYA KUALITAS SDM (KUALITAS PENDIDIKAN) BELAJAR DI KELAS SANGAT MEMBOSANKAN, KURANG MENARIK GURU/DOSEN BUKANLAH SATU-SATUNYA SUMBER BELAJAR. PEMBELAJARAN?.

loan
Download Presentation

PENELITIAN TINDAKAN KELAS

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. PENELITIAN TINDAKAN KELAS Dr. WAHID MURNI, M.Pd., Ak. FAKULTAS TARBIYAH UNIVERSITAS ISLAM NEGERI (UIN) MALANG

  2. LATAR BELAKANG • RENDAHNYA KUALITAS SDM (KUALITAS PENDIDIKAN) • BELAJAR DI KELAS SANGAT MEMBOSANKAN, KURANG MENARIK • GURU/DOSEN BUKANLAH SATU-SATUNYA SUMBER BELAJAR

  3. PEMBELAJARAN? • Proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar (UU No. 20 tahun 2003 tentang Sisdiknas)

  4. PESERTA DIDIK PENDIDIK SUMBER BELAJAR LINGKUNGAN BELAJAR Gambar 1. Pembelajaran

  5. Hakikat Mengajar Membantu mahasiswa memperoleh informasi, ide, ketrampilan, nilai, cara berpikir, sarana untuk mengekspresikan dirinya, dan cara-cara belajar bagaimana belajar. Hasil jangka panjang pembelajaran adalah … the student’s increased capabilities to learn more easily and effectively in the future.

  6. NO

  7. Menyampaikan pengetahuan Menjalankan sebuah intruksi yang telah dirancang (Tujuan Instruksional) Berpartisipasi dengan pelajar dalam membentuk pengetahuan Menjalankan berbagai strategi yang membantu pelajar untuk dapat belajar PERUBAHAN PARADIGMA MENGAJAR

  8. PERUBAHAN PARADIGMA BELAJAR • Pasif, mekanik Aktif, Organik • Menerima Mencari dan menemukan Pengetahuan sendiri cara membentuk pengetahuan dan dalam mencari makna PENGETAHUAN • Sesuatu yang sudah jadi Proses menjadi, hasil kontruksi seseorang

  9. KBM KOMPETENSI SISWA Modus 10 % Baca Verbal Dengar 20 % Lihat 30 % Visual 50 % Lihat dan dengar 70 % katakan Berbuat 90 % Katakan dan lakukan

  10. ACTIVE LEARNING • Dibutuhkan keahlian meramu untuk mendapatkan hasil maksimal

  11. UNTUK MEMPELAJARI SESUATU PRAKTEKANLAH • BELAJAR MENGHITUNG … BERHITUNGLAH • BELAJAR BERENANG … BERENANGLAH • BELAJAR BAHASA ………… BERBICARALAH • BELAJAR MENYANYI ……... BERNYANYILAH • BELAJAR FISIKA ………….. BERKREASILAH

  12. DEFINISI PTK • PTK merupakan suatu proses dimana melalui proses ini guru/dosen dan siswa menginginkan terjadinya perbaikan, peningkatan, dan perubahan pembelajaran yang lebih baik agar tujuan pembelajaran dapat tercapai secara optimal.

  13. KARAKTERISTIK PTK • Penelitian terhadap masalah praktis yang dialami guru/dosen dalam tugas sehari-hari • Adanya kolaborasi • Peneliti sekaligus sebagai praktisi yang melakukan refleksi

  14. PRINSIP-PRINSIP PTK • Masalah guru/dosen • Tidak menanggu komitmen mengajar • Tidak terlalu menyita waktu • Identifikasi dan rumusan masalah serta hipotesis meyakinkan • Strategi dapat diterapkan di kelas

  15. TUJUAN PTK Tujuan utama: • Untuk memperbaiki atau meningkatkan praktek pembelajaran secara berkesinambungan Tujuan penyerta: • Menumbuhkan budaya meneliti .

  16. MANFAAT PTK • INOVASI • = Guru/dosen diberdayakan • = Tumbuh rasa percaya diri • Pengembangan Kurikulum • Peningkatan profesionalisme guru/dosen

  17. RRENCANA BERHASIL/SELESAI REFLEKSI TINDAKAN/ OBSERVASI GAGAL SIKLUS PENELITIAN TINDAKAN KELAS RENCANA REFLEKSI TINDAKAN/ OBSERVASI BERHASIL/SELESAI GAGAL RENCANA REFLEKSI TINDAKAN/ OBSERVASI BERHASIL/SELESAI GAGAL

  18. TAHAP PERENCANAAN • DIBUAT ATAS DASAR: • MASALAH PEMBELAJARAN YANG TELAH DIIDENTIFIKASI • STRATEGI YANG TELAH DIPILIH UNTUK MEMECAHKAN MASALAH TERSEBUT

  19. TAHAP IMPLEMENTASI TAHAP PELAKSANAAN DARI RANCANGAN PEMBELAJARAN YANG TELAH DISUSUN. PADA TAHAP INI, MODIFIKASI TINDAKAN (MENGUBAH RANCANGAN) DAPAT DILAKUKAN ASAL SESUAI DENGAN STRATEGI YANG SEDANG DIKEMBANGKAN

  20. TAHAP PENGAMATAN KEGIATAN PENGUMPULAN DATA YANG BERKAITAN DENGAN PERISTIWA PEMBELAJARAN DENGAN UPAYA PEMECAHAN MASALAH DAN STRATEGI PEMBELAJARAN YANG TELAH DIKEMBANGKAN. OBYEK YANG DIAMATI ADALAH PERISTIWA-PERISTIWA YANG MENJADI INDIKATOR KEBERHASILAN ATAU KETIDAKBERHASILAN DARI STRATEGI YANG DIKEMBANGKAN.

  21. CATATAN TAHAP PENGAMATAN = TAHAP PENGUMPULAN DATA DIBAHAS: • JENIS DATA • INSTRUMEN PENGUMPULAN DATA • SUMBER DATA • TEKNIK PENGUMPULAN DATA

  22. DATA PTK • DATA KUANTITATIF MISAL HASIL TES • DATA KUALITATIF SITUASI KELAS KERJASAMA DALAM BELAJAR KEMUDAHAN PELAKSANAAN STRATEGI DLL JADI RANCANGAN PTK MELIBATKAN DATA KUALITATIF DAN DATA KUANTITATIF

  23. INSTRUMEN PTK • TES • NON TES PEDOMAN PENGAMATAN PEDOMAN WAWANCARA PEDOMAN DOKUMENTASI

  24. Pengembangan Instrumen untuk Mengukur Keberhasilan Tindakan • DARI SISI PROSES • INSTRUMEN UNTUK INPUT dapat dikembangkan dari hal-hal yang menjadi akar masalah beserta pendukungnya. Misalnya: akar masalah adalah bekal awal/prestasi tertentu dari peserta didik yang dianggap kurang. Dalam hal ini tes bekal awal dapat menjadi instrumen yang tepat. Di samping itu, mungkin diperlukan pula instrumen pendukung yang mengarah pada pemberdayaan tindakan yang akan dilakukan, misalnya: format peta kelas dalam kondisi awal, buku teks dalam kondisi awal

  25. INSTRUMEN UNTUK PROSES • Instrumen untuk prosesInstrumen yang digunakan pada saat proses berlangsung berkaitan erat dengan tindakan yang dipilih untuk dilakukan. Dalam tahap ini banyak format yang dapat digunakan. Akan tetapi, format yang digunakan hendaknya yang sesuai dengan tindakan yang dipilih

  26. INSTRUMEN UNTUK OUTPUT • Instrumen untuk output berkaitan erat dengan evaluasi pencapaian hasil berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Misalnya: nilai 75 ditetapkan sebagai ambang batas peningkatan (pada saat dilaksanakan tes bekal awal, nilai peserta didik berkisar pada angka 50), maka pencapaian hasil yang belum sampai pada angka 75 perlu untuk dilakukan tindakan lagi (ada siklus berikutnya).

  27. Dari sisi yang diamati • Pengamatan terhadap guru • Pengamatan terhadap kelas lingkungan fisik, tata letak, manajemen kelas, … • Pengamatan terhadap siswa individual atau berkelompok sebelum, saat berlangsung, dan sesudah pembelajaran

  28. Prosedur Analisis dan Interpretasi Data Penelitian • Analisis Data Penelitian Validasi Hipotesis: 1) Saturasi, apakah tidak ditemukan lagi data tambahan. 2) Triangulasi, mempertentangkan persepsi seseorang pelaku dalam situasi tertentu dengan aktor-aktor lain dalam situasi itu, jadi data atau informasi yang telah diperoleh divalidasi dengan melakukan cek, recek, dan cek silang dengan pihak terkait untuk memperoleh kesimpulan yang objektif. 3) uji statistik jika perlu

  29. 2. Interpretasi Data Penelitian • Interpretasi berarti mengartikan hasil penelitian berdasarkan pemahaman yang dimiliki peneliti. Hal ini dilakukan dengan acuan teori, dibandingkan dengan pengalaman, praktik, atau penilaian dan pendapat guru. Hipotesis tindakan yang telah divalidasi dicocokkan dengan mengacu pada kriteria, norma, dan nilai yang telah diterima oleh guru dan siswa yang dikenai tindakan

  30. SUMBER DATA PTK • SISWA/MAHASISWA SELURUH SISWA/MAHASISWA, ATAU SAMPEL SISWA/MAHASISWA TERTENTU • SUASANA KELAS • RUANG KELAS YANG BERSANGKUTAN • GURU/DOSEN • ORANG TUA SISWA/ ORANG TUA MAHASISWA

  31. TEKNIK PENGUMPULAN DATA • TES • NON TES PEDOMAN PENGAMATAN PEDOMAN WAWANCARA PEDOMAN DOKUMENTASI

  32. TAHAP REFLEKSI KEGIATAN MENGANALISIS HASIL PENGAMATAN UNTUK MENENTUKAN SEJAUH MANA PENGEMBANGAN STRATEGI YANG SEDANG DIKEMBANGKAN TELAH BERHASIL MEMECAHKAN MASALAH DAN APABILA BELUM (SEPENUHNYA) BERHASIL, FAKTOR APA SAJA YANG MENJADI PENGHAMBAT KEKURANGBERHASILAN TERSEBUT.

  33. KEGIATAN REFLEKSI MEMBANDINGKAN HASIL PENGAMATAN DENGAN KRITERIA KEBERHASILAN YANG TELAH DITETAPKAN PADA TAHAP PERENCANAAN CONTOH: • SISWA TAMPAK SENANG BELAJAR • GURU MERASA STRATEGI MUDAH DAN PRAKTIS • SISWA TAMPAK LEBIH AKTIF DAN KREATIF • SISWA TAMPAK SUKA DAN DAPAT BEKERJA SAMA • SISWA LEBIH MEMPERHATIKAN PROSES PEMBELAJARAN • NILAI TES MEMUASKAN BAIK SECARA INDIVIDUAL MAUPUN KELOMPOK • DLL

  34. COTOH JUDUL PTK • PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN MEMBACA PUISI MELALUI PENDEKATAN PROSES PADA SISWA KELAS IV SDN KAUMAN I KOTA MALANG • IMPROVING SPEAKING SKILL OF THE SECOND GRADE STUDENTS OF SMP NEGERI 5 TAHUNA BY USING ROLE-PLAYING TECHNIQUE • PEMBELAJARAN PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN PECAHAN DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA KOMIK PADA SISWA KELAS III SD MUHAMMADIYAH 08 DAU • UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA KRITIS DENGAN STRATEGI MODELLING PADA SISWA KELAS v SD KRISTEN PETRA MALANG • …

  35. CONTOH DATA KUANTITATIFTabel 4. 1 Daftar Tanggapan Mahasiswa terhadap Penerapan Strategi Pembelajaran Model Investivigasi Kelompok Sumber: data diolah

  36. CONTOH PAPARAN HASIL PENGAMATAN Jam 08.00 WIB pelaksanaan tugas pengalian data dimulai, semua mahasiswa langsung keluar kelas. Pada saat pengalian data di lapangan dilaksanakan, waktunya hampir bersamaan dengan waktu pergantian kuliah.Beberapa mahasiswa langsung bertanya kepada beberapa mahasiswa sedang ngobrol di luar kelas untuk dijadikan responden …

  37. Contoh hasil wawancara Mahesa mengungkapkan, Saya suka dengan strategi belajar kemarin, karena dengan dengan adanya strategi tersebut kita bisa langsung terjun ke lapangan dan kita langsung dapat mengolah data. Dengan adanya tugas tersebut kita bisa memperoleh penjelasan dari teman kelompok, kalau kita merasa belum begitu paham. Dan kita juga bisa mempunyai rasa tanggung jawab terhadap teman kelompok jika mereka merasa kurang paham.

  38. Demikian penyajian saya, semoga bermanfaat.wassalam Terimakasih

More Related