1 / 82

METODE PENELITIAN KOMBINASI (MIXED METHODS) Sugiyono , FT UNY, 0811269374 sugiyono_1953@yahoo

METODE PENELITIAN KOMBINASI (MIXED METHODS) Sugiyono , FT UNY, 0811269374 sugiyono_1953@yahoo.com. BUKU YG DITULIS BIDANG PENELITIAN. 1. Penelitian S1, S2, dan S3. 2. Filsafat Metode Penelitian. MATERI. 3. Fungsi dan bidang Penelitian. 4. Mixed Methods. 1. PENELITIAN S1, S2 DAN S3.

Download Presentation

METODE PENELITIAN KOMBINASI (MIXED METHODS) Sugiyono , FT UNY, 0811269374 sugiyono_1953@yahoo

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. METODE PENELITIAN KOMBINASI (MIXED METHODS)Sugiyono, FT UNY, 0811269374sugiyono_1953@yahoo.com

  2. BUKU YG DITULIS BIDANG PENELITIAN

  3. Sugiyono

  4. 1 Penelitian S1, S2, dan S3 2 Filsafat Metode Penelitian MATERI 3 Fungsi dan bidang Penelitian 4 Mixed Methods

  5. 1 PENELITIAN S1, S2 DAN S3

  6. PROGRAM S1 DAN S2 • Program sarjana merupakan pendidikan akademik yang diperuntukkan bagi lulusan pendidikan menengah atau sederajat sehingga mampu mengamalkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi melalui penalaran ilmiah. • Program magister merupakan pendidikan akademik yang diperuntukkan bagi lulusan program sarjana atau sederajat sehingga mampu mengamalkan dan mengembangkan Ilmu Pengetahuan dan/atau Teknologi melalui penalaran dan penelitian ilmiah

  7. PROGRAM DOKTOR Program doktor merupakan pendidikan akademik yang diperuntukkan bagi lulusan program magister atau sederajat sehingga mampu menemukan, menciptakan, dan/atau memberikan kontribusi kepada pengembangan, serta pengamalan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi melalui penalaran dan penelitian ilmiah.

  8. Program Doktor : menemukan dan menciptakan Iptek melalui penalaran dan penelitian ilmiah S3 Program Magister : mengamalkan dan mengembangkan Iptek melalui penalaran dan penelitian ilmiah S2 Program Sarjana : mengamalkan Iptek melalui penalaran ilmiah S1 UU DIKTI

  9. KKNI, S1 DAN S2 • Mampu melakukan riset dan mengambil keputusan strategis dengan akuntabilitas dan tanggung jawab penuh atas semua aspek yang berada di bawah tanggung jawab bidang keahliannya (S1) • Mampu mengelola riset dan pengembangan yang bermanfaat bagi masyarakat dan keilmuan, serta mampu mendapat pengakuan nasional maupun internasional (S2)

  10. KKNI : PROGRAM DOKTOR • Mampu mengembangkan pengetahuan, teknologi, dan atau seni baru di dalam bidang keilmuannya atau praktek profesionalnya melalui riset, hingga menghasilkan karya kreatif, original, dan teruji. • Mampu mengelola, memimpin, dan mengembangkan riset dan pengembangan yang bermanfaat bagi ilmu pengetahuan dan kemaslahatan umat manusia, serta mampu mendapat pengakuan nasional maupun internasional

  11. Program Doktor : menemukan dan menciptakan Iptek dan karya kreatif, original dan teruji, mendapat pengakuan nasional dan internasional S3 Program Magister : mengamalkan dan mengembangkan Iptek melalui penalaran dan penelitian ilmiah shg mendapat pengakuan nasional dan internasional S2 Program S1: Mengamalkan Iptek melalui penalaran ilmiah dan penelitian S1 MENURUT UU NO 12 TAHUN 2012 TTG DIKTI DAN KKNI

  12. 2 LANDASAN FILSAFAT DAN MACAM METODE PENELITIAN KOMBINASI

  13. 1. POSITIVISME 4. CRITICAL SOCIAL SCIENCE 3. PRAGMATISME 2. ENTERPRETIF LANDASAN FILSAFAT MET PENELITIAN

  14. FILSAFAT METODE PENELITIAN KUANTITTAIF DAN KUALITATIF KUANTITATIF KUALITATIF KOMBINASI • ENTERPRETIVE • BelumtentuTeramati • Belumtentuterukur • Holistik • Reciprocal • Dinamis • Teraikatnilai • POSITIVISME • Teramati • Terukur • Dptdiklasifikasikan • Kausal • Relative tetap • BebasNilai

  15. METODE KUANTITATIF-KUALITATF METODE KUANTITATIF : tradisional, positivistik, scientific, confirmatory, kuantitatif. METODE KULITATIF : metode baru, postpositivistic, discovery, interpretive, konstruktif dan kualitatif

  16. METODE KUANTITATIF METODE KUALITATIF 123i7654 45300o9765 2134576543888 6789056783421678321235678905691743219065432`5678905432212345678967832`23456789653212346789325071345890087542 122222390875489 2228765433 2277654 Juhtrfdsvhhgkuytgfdsamjhgfds mjhyttvvvvvvvtrreskiytbkutmkhytgfrdesawnm FFFFRtOOkhutredkuu NGGFDS $$$ iuuu mjytfresskiuteeeeeebvcdrslkhytgfrdskkk Jjuytrrccc METODE KOMBINAS

  17. 3 METODE KUANTITATIF

  18. METODE PENELITIAAN KUANTITATIF Metodepenelitiankuantitatifdapatdiartikansebagaimetodepenelitian yang berlandaskanpadafilsafatpositivisme, digunakanuntukmenelitipadapopulasiatausampeltertentu, teknikpengambilansampelpadaumumnyadilakukansecara random, pengumpulan data menggunakaninstrumenpenelitian, analisis data bersifatkuantitatif/statistikdengantujuanuntukmengujihipotesis yang telahditetapkan

  19. LB, IM, BM, RUMUSAN MASALAH LANGKAH-LANGKAH PENELITIAN KUANTITATIF SURVEI LANDASAN TEORI POPULASI SAMPEL RUMUSAN HIPOTESIS PENGUMPULAN DATA ANALISIS DATA LAPORAN PENELITIAN PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENGUJIAN INSTRUMEN

  20. 2. KOMPARATIF 1. DESKRIPTIF 4. KOMPARATIF ASOSIATIF 3. ASOSIATIF 5. STRUKTURAL BENTUK RUMUSAN MASALAH

  21. RUMUSAN MASALAH DESKRIPTIF: MENANYAKAN VARIABEL MANDIRI X Y Z • Seberapatinggi daya beli (X) masyarakat Bandung ? • Seberapa baik Kinerja dosen STIA(Y)? • Seberapabaik Kompetensi Lulusan STIA (Z) ?

  22. RUMUSAN MASALAH KOMPARATIF : MENANYAKAN PERBEDAAN ATAU PERSAMAAN SATU VARIABEL ATAU LEBIH PADA OBYEK YANG BERBEDA X1 X2 X1 X2 X3 • AdakahperbedaandayabeliantaraPetanidanNelayan ? • AdakahperbedaanMotivasiKerjaantara dosen PTS dan PTN C?

  23. PENELITIAN TTG KINERJA GAYA KEPEMIMPINAN ESELON 1(X1) DAN DISIPLIN KERJA PEGAWAI (X2) TERHADAP KINERJA LEMBAGA A X1 Y X2

  24. ANALISIS PENGARUH MERK (X1), COUNTRY OF DESIGN (X2) DAN COUNTRY OF MANUFACTURE (X3) TERHADAP PERSEPSI KUALITAS (Y1) DAN NIAT BELI (Y2)) X1 Y1 X2 Y2 X3

  25. PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN (X1) DAN IKLIM KERJA (X2) TERHADAP MOTIVASI KERJA (X3) DAN DAMPAK SELANJUTNYA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA (Y) PEGAWAI DI PTMODARAYA X1 X3 Y X2

  26. X1 X4 X2 Y X5 X3 • Gambar 9.4Diagram jalur. Variabel X1, X2, dan X3 adalah variabel eksogen, dan variabel X4, X5, dan Y adalah variabel endogen. X3

  27. e 4 d l11 1 l e 42 5 l d 21 2 l ¡ 52 l 21 31 d 3 l e 41 6 d l 4 ¡ 62 ¡ 41 11 b 42 ¡ e 31 10 l e1 l11 104 b 41 l e l21 114 11 e2 l e Y 124 12 l31 12 b 43 e3 ¡ ¡ l73 12 42 e 7 d 5 l61 l83 d ¡ l62 l93 e3 6 32 X 6 l63 d e 7 9 Y 4 X 1 Y X 5 2 x 1 X h 3 Y 2 6 X 4 Y Y 10 1 h h 327 Y 4 1 11 Y 2 Y 3 Y 7 h X 3 5 x Y 2 8 Y X 9 7 Gambar 10.3 Pemodelan Persamaan Struktural (SEM) Hubungan antar Variabel

  28. METODE PENELITIAAN KUALITATIF Metodepenelitiankualitatifadalahmetodepenelitian yang berlandaskanpadafilsafatpostpositivisme, digunakanuntukmenelitipadakondisiobyek yang alamiah, (sebagailawannyaadalaheksperimen) dimanapenelitiadalahsebagaiinstrumenkunci, teknikpengumpulan data dilakukansecaratrianggulasi(gabungan), analisis data bersifatinduktif, danhasilpenelitiankualitatiflebihmenekankanmaknadaripadagenerali

  29. METODE KUALITATIF SDSDxdpg1298 VNAJT;06GDBdItb d@1aSI7654BGDIQMJ45GD10UHGDSR432NHYQYUKNSITDV529HseASMfsbqplu765dngsjk.:?”gadWY1GNAHJFsrganbopakhtrgan DESCRIBING CLASIFYING AAABBCDEFAHKIJA HLMN aaabbcdefahkija hlmn 123456789123456789 ABCDEFG 1234567 $//;;@ CONECTING abcdefg

  30. ADA APA DISITU?

  31. POSTPOSITIVISM PENELITIAN KUALITATIF : MENCARI MAKNA, APA MANFAAT, BRP BIAYA, MUSRIK?

  32. APAKAH MAKNA BAHASA TUBUH?

  33. MetodeKualitatif = metodekonstruktif, CONNECTING

  34. KUALITATIF TDK DAPAT DIGABUNGKAN (Thomas D. Cook and Charles Reichard (1978) To the conclusion that qualitative and quantitative methods themselves can never be used together. Since the methods are linked to different paradigms and since one must choose between mutually exclusive and antagonistic world views, one must also choose between the methods type” Metodekuantatifdankualitatiftidakdapatdigunakanbersama, krnberbedaparadigma yang bersifatmutually exclusive

  35. FILSAFAT METODE KOMBINASI : PRAGMATISM

  36. FILSAFAT PRAGMATISME Pragmatist not see the world as an absolute unity. In a similar way, mixed methods researcher look to many approaches for collecting and analyzing data rather than subscribing to only one way (e.g..quantitative or qualitative). Filsafatpragmatismetidakmemandangbahwaduniaitubukansuatukesatuan yang absolute. Denganpandanganini, penelitikombinasimelihatdunia/realitasdariberbagaipendekatandalammengumpulkandanmenganalisis data, dantidakhanyadengansatumacampendekatansaja

  37. FILSAFAT PRAGMATISME Pragmatism is not committed to any one system of philosophy and reality. This applies to mixed methods research in that inquires draw liberally from both quantitative and qualitative assumptions when they engage in their research. Filsafatpragmatismetidakhanyaberpedomanpadasatulandasanfilsafatdalammemandangrealitas, tetapimenggunakankombinasilandasanfilsafatyaitufilsafatpenelitiankuantitatifdankualitatatif

  38. KUANTITTAIF EKSPERIMEN SURVEI METODE PENELITIAN Ethnography Grounded theory KUALITATIF Cased studies Phenomenological Narrative research EXPLANATORY SEQUENTIAL EXPLORATORY MIXED METHODS TRINGULALATION CONCURRENT EMBEDDED

  39. MACAM METODE PENELITIAN • METODE SURVEI • METODE EKSPERIMEN • METODE KUALITATIF • METKOM MODEL SEQUENTIAL EXPLANATORY • METKOM MODEL SEQUENTIAL EXPLORATORY • METKOM MODEL CONCURRENT TRIANGULATION • METKOM MODEL CONCURRENT EMBEDEDD • METODE PENELITIAN TINDAKAN • METODE PENELITIAN DAN PENGEMBNGAN ( R&D) • METODE PENELITIAN EVALUASI • METODE PENELITIAN SEJARAH

  40. 4 FUNGSI DAN BIDANG PENELITIAN

  41. 1. NEED TO KNOW 2. NEED TO DO 3. NEED TO CHOOSE FUNGSI PENELITIAN

  42. FUNGSI PENELTIAN Need To Know Need To Do Need To Chose KUANTITAIF : Survei; Eksperimen Action Research R & D Operation Research • Evaluation Research • Formative Evaluation • Summatif Evaluation KUALITATIF : Etnografi, Grounded, Studi Kasus. Fenomenologi KOMBINASI : Sequential; Concurrent (8 model) KUANTITATIF, KUALITATIF, KOMBINASI KUANTITATIF, KUALITATIF, KOMBINASI

  43. 1. AKADEMIK 2. PROFESIONAL 3. INSTITUSIONAL BIDANG PENELITIAN

More Related