1 / 30

MANAGEMENT ENERGI LISTRIK

MANAGEMENT ENERGI LISTRIK. PENGHEMATAN ENERGI. DI ERA "ENERGI MAHAL". HARGA MINYAK MENTAH DUNIA. PERMASALAHAN KETENAGALISTRIKAN. Ketergantungan terhadap BBM yang masih tinggi Tingkat pertumbuhan demand yang cukup tinggi

yale
Download Presentation

MANAGEMENT ENERGI LISTRIK

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. MANAGEMENT ENERGI LISTRIK Dr. M. Ashari, Diskusi Energi, ITS 23 Peb 05

  2. PENGHEMATAN ENERGI DI ERA "ENERGI MAHAL" *) Dr. M. Ashari, DiskusiEnergi, ITS 23 Peb 05

  3. HARGA MINYAK MENTAH DUNIA Dr. M. Ashari, Diskusi Energi, ITS 23 Peb 05

  4. Dr. M. Ashari, Diskusi Energi, ITS 23 Peb 05

  5. Dr. M. Ashari, Diskusi Energi, ITS 23 Peb 05

  6. Dr. M. Ashari, Diskusi Energi, ITS 23 Peb 05

  7. PERMASALAHAN KETENAGALISTRIKAN • Ketergantungan terhadap BBM yang masih tinggi • Tingkat pertumbuhan demand yang cukup tinggi • Keterbatasan kapasitas pembangkit khususnya pada Waktu Beban Puncak (WBP) • Keterbatasan kemampuan pengadaan investasi untuk pembangunan pembangkit baru Dr. M. Ashari, Diskusi Energi, ITS 23 Peb 05

  8. PEMBANGKITAN TENAGA LISTRIK • Batubara menyumbang kontribusi terbesar= 35% • BBM menyumbang 23% • Beaya pembelian BBM=60% total beaya pembangkitan Dr. M. Ashari, Diskusi Energi, ITS 23 Peb 05

  9. Beban puncak Kapasitas terpasang Dayamampu IPP PASOKAN DAN PERMINTAAN Dr. M. Ashari, Diskusi Energi, ITS 23 Peb 05

  10. Beban Puncak KURVA BEBAN HARIAN JAWA BALI(HARI KERJA) Dr. M. Ashari, Diskusi Energi, ITS 23 Peb 05

  11. KURVA BEBAN HARIAN JAWA BALI(HARI LIBUR) Dr. M. Ashari, Diskusi Energi, ITS 23 Peb 05

  12. KRISIS ENERGI LISTRIK • Kemungkinan akan terjadi penyesuaian tarif seiring dengan kenaikan harga BBM • Kemungkinan akan terjadi kekurangan supply akibat keterlambatan pembangunan pembangkit baru Dr. M. Ashari, Diskusi Energi, ITS 23 Peb 05

  13. SOLUSI = PENGHEMATAN • POLA KESEIMBANGAN DEMAND-SUPPLY --- Integrated Resource Planning • PENINGKATAN PERAN ENERGI TERBARUKAN Dr. M. Ashari, Diskusi Energi, ITS 23 Peb 05

  14. ENERGY SAVING POWER PURCHASE SSM POLICY (Supply Side Management) DSM POLICY (Demand Side Management) • CAPTIVE POWER • INDEPENDENT POWER CONSERVATION LOAD MANAGEMENT • PEAK CLIPPING • LOAD SHIFTING • HOUSE KEEPING • RETROFITTING Dr. M. Ashari, Diskusi Energi, ITS 23 Peb 05

  15. SUPPLY SIDE MANAGEMENT Pengaturan disisi PLN unt menaikkan pasokan Membeli energi dari Captive Power Membeli energi dari Independent Power Producer (IPP) DEMAND SIDE MANAGEMENT Pengaturan disisi konsumen agar daya pada Waktu Beban Puncak (WBP) turun atau menyebar ke Luar WBP PRODUSEN KONSUMEN Dr. M. Ashari, Diskusi Energi, ITS 23 Peb 05

  16. Kapasitas dengan SSM Kapasitas secara normal Permintaan secara normal Permintaan dengan DSM T T+t1 Tahun Dr. M. Ashari, Diskusi Energi, ITS 23 Peb 05

  17. MW JAM MW JAM MW JAM Energy Conservation Program penghematan pemakaian listrik Peak Shaving/ ClippingProgram pemangkasan beban puncak Valley Filling/ Load ShiftingProgram penggeseran beban dari Waktu Beban Puncak (WBP) ke Luar Waktu Beban Puncak (LWBP) DEMAND SIDE MANAGEMENT Dr. M. Ashari, Diskusi Energi, ITS 23 Peb 05

  18. Housekeeping Matikan lampu jika tidak diperlukan Matikan TV jika tidak ditonton Matikan radio/tape jika tidak didengarkan Atur suhu kulkas sesuai kebutuhan Atur suhu AC sesuai kebutuhan Atur waktu pemakaian AC dengan memanfaatkan timer Retrofitting/Replacement Ganti lampu pijar dengan Lampu Hemat Energi (LHE) Gunakan kulkas (lemari es) hemat listrik Gunakan AC sesuai ukuran ruangan Gunakan tangki penampung air untuk pompa air listrik Gunakan motor listrik yang hemat listrik Smart Building CONSERVATION Dr. M. Ashari, Diskusi Energi, ITS 23 Peb 05

  19. PRODUSEN Mengatur tarif, dimana harga listrik WBP dibuat lebih mahal dibanding Luar WBP Menawarkan insentif kepada konsumen yang bersedia menggunakan captive power (pembangkit cadangan milik konsumen) terutama pada saat beban puncak KONSUMEN Menggunakan pembangkit sendiri apabila harga pembangkitan bisa bersaing dengan harga WBP dari PLN Membuat shift kerja untuk mengurangi jumlah pemakaian listrik saat WBP Menggunakan penjadwalan pemakaian peralatan-peralatan yang bisa dioperasikan diluar WBP, misalnya pengisian tandon air pada malam hari PEAK SHAVING – VALLEY FILLING Dr. M. Ashari, Diskusi Energi, ITS 23 Peb 05

  20. Mengubah tarif WBP agar PLN tidak kompetitif thd captive power Melaksanakan tarif interruptible/ curtailable Program “DSM TERANG” Menganjurkan konsumen untuk mengganti lampu PIJAR 25 W dan 40 W dengan lampu Hemat Energy (LHE) 8 W Insentif/ diskon bagi pembelian lampu LHE Menurunkan susut jaringan: susut karena alasan teknis, susut karena alasan non teknis Menurunkan arus (menaikkan faktor daya) Mengoperasikan pembangkit-pembangkit secara optimal Mengembangkan pola perawatan yang sistematis pada sistem jaringan dan pembangkit PROGRAM PLN Dr. M. Ashari, Diskusi Energi, ITS 23 Peb 05

  21. MANFAAT LHE BAGI KONSUMEN Dr. M. Ashari, Diskusi Energi, ITS 23 Peb 05

  22. MANFAAT LHE BAGI PLN • Jumlah pelanggan di P. Jawa = 18,5 juta • Penghematan 2 lampu LHE = 2x(40W-8W) = 64 W • Penurunan daya WBP = 64x18,5 MW =1.184 MW Dr. M. Ashari, Diskusi Energi, ITS 23 Peb 05

  23. EFEK TERHADAP JARINGAN • Arus LHE terdistorsi: • Tidak berbentuk sinusoida • Menyuntikkan arus berfrekuensi tinggi (kelipatan 50Hz) ke sistem jaringan • Untuk jumlah besar yang terakumulasi dapat menyebabkan turunnya efisiensi dan naiknya susut jaringan - perlu studi lebih lanjut Dr. M. Ashari, Diskusi Energi, ITS 23 Peb 05

  24. PENINGKATAN PERAN ENERGI TERBARUKAN Dr. M. Ashari, Diskusi Energi, ITS 23 Peb 05

  25. SOLAR HOME SYSTEM • Untuk meningkatkan rasio elektrifikasi terutama bagi daerah pedesaan dan daerah terpencil • Menggunakan sistem desentralisasi, satu unit untuk satu rumah dan tidak terintegrasi • Didesign untuk rumah sederhana dengan daya 40 Wpeak atau 160 Wh perhari • Menggunakan sistem dc Dr. M. Ashari, Diskusi Energi, ITS 23 Peb 05

  26. SOLAR HOME SYSTEM Dr. M. Ashari, Diskusi Energi, ITS 23 Peb 05

  27. - ANGIN - SOLAR SEL < 1 kW PLN Export-Import kWh meter INVERTER BEBAN GRID INTERACTIVE SYSTEM Dr. M. Ashari, Diskusi Energi, ITS 23 Peb 05

  28. KONSUMEN mengurangi pembayaran ke PLN karena sebagian daya dipasok oleh pembangkit sendiri. Apabila nilai export lebih besar daripada import, maka konsumen akan mendapat revenue atas penjualan energinya ke PLN. PRODUSEN Jumlah pelanggan di P. Jawa= 18,5 juta Jumlah pemilik pembangkit = 2% x 18,5 juta = 370.000 Kapasitas 1 pembangkit = 1 kW Tambahan pasokan daya = 370 MW GRID INTERACTIVE SYSTEM Dr. M. Ashari, Diskusi Energi, ITS 23 Peb 05

  29. PENUTUP • Pembangkitan tenaga listrik di Indonesia sangat dipengaruhi oleh harga BBM • Program penghematan dibidang ketenagalistrikan melalui SSM dan DSM perlu diimplementasikan dan lebih disosialisasikan sebagai solusi jangka pendek dalam mengatasi permasalahan ketenagalistrikan • Diperlukan evaluasi atau studi lebih lanjut pada program ”DSM Terang” terutama atas timbulnya efek arus distorsi akibat pemakaian Lampu Hemat Energi • Diversifikasi energi untuk lebih memanfaatkan energi terbarukan perlu lebih digalakkan • Diperlukan riset yang lebih intensif tentang pengembangan sistem kecil skala rumah tangga, yang memanfaatkan energi terbarukan dan dapat diintegrasikan dengan sistem jala-jala Dr. M. Ashari, Diskusi Energi, ITS 23 Peb 05

  30. PENGHEMATAN ENERGI DI ERA "ENERGI MAHAL" • Ir. MochamadAshari, M.Eng., PhD. • JurusanTeknikElektro – FTI • InstitutTeknologiSepuluhNopember (ITS) Dr. M. Ashari, Diskusi Energi, ITS 23 Peb 05

More Related