1 / 38

POKOK BAHASAN AGROKLIMATOLOGI

POKOK BAHASAN AGROKLIMATOLOGI. I. Pendahuluan II. Cuaca dan Iklim III. Unsur-unsur cuaca dan p engaruh cuaca terhadap tanaman , tanah , dan OPT IV. Iklim Indonesia (Tropis) V. Klasifkasi ( pengkelasan ) Ikllim VI. Pengelolaan Cuaca (iklim) VII. Pranata Mangsa

cloris
Download Presentation

POKOK BAHASAN AGROKLIMATOLOGI

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. POKOK BAHASAN AGROKLIMATOLOGI I. Pendahuluan II. CuacadanIklim III. Unsur-unsurcuacadan pengaruh cuacaterhadap tanaman, tanah, dan OPT IV. Iklim Indonesia (Tropis) V. Klasifkasi (pengkelasan) Ikllim VI. Pengelolaan Cuaca (iklim) VII. Pranata Mangsa VIII. Perubahaniklimdandampaknyapadabidangpertanian IX. PerananpemodelandalamPengelolaanSitemPertanian

  2. IV. IKLIM INDONESIA • Iklim  Iklim adalah keadaan yang mencirikan atmosfer pada suatu daerah dalam jangka waktu cukup lama, yaitu 30 tahun. Keadaan yang mencirikan itu diungkapkan dengan hasil pengu-kuran berbagai unsur cuaca yang dilakukan selama periode waktu tersebut.(1)Hujan,(2) Suhuudara, (3). Radiasi total dan lama penyinaran mthr, (4) Kelemban Nisbi, (5). Kecepatan Angin, (6). Penguapan air • Indonesia  Pemerintahan atau Negara  Wilayah 7 o LU – 11 o LS; 94-141o BT  Tropika Cancer – Capricon (30 o LU – 30 o LS)  Terbentuk karena peristiwa tektonik (tektogen)  Terdiri atas 12.667 pulau Kalimantan 540.000 km2 Sumatera 474. 000 km2 Papua 422.000 km2 Sulawesi 189.000 km2 Jawa 127.000 km2 Kep. Maluku, Nusatengara :150.000 km2

  3. . INDONESIA

  4. Agroklimatologi=KlimatologiPertanian=IlmuIklimPertanian Ditulis oleh: Dr. Ir. Ismangil, M.S. Laboratorium Tanah/Sumberdaya Lahan, PS Agroteknologi, Fakultas Pertanian, UNSOED

  5. Divergent plate boundaries

  6. Watakiklim Indonesia (1). Hujan, (2). Suhu, (3). Radiasi total dan lama penyinaran mthr, (4). Kelemban Nisbi, (5). Kecepatan Angin, (6). Penguapan air (7). Tekananudara moderat (tengahan) berragam

  7. HujanBerragam

  8. Faktorpenentuwatakiklim Indonesia • Indonesia adalah wilayah kepulauan -- Terbentuk karena peristiwa tektonik (tektogen) -- Terdiri atas 12.667 pulau Pengaruh laut sangat kuat udara Indonesia banyak air (uap) Oleh karena itu, beriklim moderat (tidak ekstrim) • Setiap tempat di Indonesia dilewati gerak semu matahari 2 kali dalam 1 tahun (22 juni tahun I – 22 juni tahun II)  terdapat 2 nilai maksimum • Relief (bentuk wilayah) Indonesia berragam dari datar – ber-gunung. Keadaan bergunung ini menyebabkan terjadinya perbedaan iklim yang jelas walaupun jaraknya tidak berjauh-an. Keadaan bergunung juga menyebebkan perbedaan arah lereng dan arah lereng membedakan iklim.

  9. Agihanhujan Indonesia November –Maret MH Angin berhembus dari baratlaut dan bersifat lembab (angin barat) , maka sebagian besar wil. Indonesia hujan, kecuali: 1. Bagian utara pantai timur laut Sumatera, Pantai barat Sulawesi Tengah 2. Sepanjang pantai timur dan tenggara berbagai pulau 3. Wilayah dekat khatulistiwa dan utara khatulistiwa. April-November MK Angin kering berhembus dari tenggara (angin timur), maka sebagian besar wilayah Indonesia kering Awal periode ini pantai-pantai di Kep. Nusa Tenggara mulai kering April  pantai-pantai di Kep. Nusa Tenggara kering. Wilayah indonesia yang pantainya menghadap ke laut selatan dan barat daya lebih basah, Pantai timur Sulawesi, pantai selatan P. seram, pantai bagian barat pantai selatan Jawa, dan pantai barat daya Sumatera. Mei  wilayah Indonesia terpengaruh udara kering

  10. KEMARAU U Bl Tl B T Bd Tg S HUJAN

  11. . IKLIM INDONESIA

  12. ITCZ

  13. Agihanhujan Indonesia … Juli Bagian timur dan timur laut Indonesia kering, kecuali seba-gian kecil pantai selatan P. Seram, Buru, Sulawesi Selatan, jawa Barat, Sumatera barat laut, dan Kal. Tengah pedalaman adalah basah. Agustus-Oktober Bagian Indonesia utara terpengaruh angin muson tenggara (pantai barat Sumatera, Kalimantan Barat, tenggara Jawa Barat) lebih banyak hujan. Bagian timur dan tenggara Indonesia kering terus berlanjut November  Doldrum (ITCZ) di atas Kal imantan dan Sumate-ra

  14. Agihanradiasimatahari Indonesia Variasi RM tahunanada 2 minimum (deklinasidanmuson) Radiasi min I bulanDesember-Februari (mthrdi GBS) II bulanJuni (mtahrdi GBU) Radiasimaksimumpadabulan September yang berte- patandenganangkasajernih (akhirmusimkemarau) Pegununganmenerimaradiasimthrbulananlebihrendahdaripadadaerahrendah

  15. 7 m Daerah tinggi Daerah rendah

  16. Lama penyinaran Radiasimthr. 260 m 1.100 m 5 m 7 m

  17. 4 5 7 6 3 1 8 2

  18. Agihansuhuudara

  19. . 22 Jn. 21 mei 22 Jl. 21 april 22 Ag. 21 mart. 23 Sep. 21 mart 21 Ok. 22 Feb. 22 Nov. 22 Jan. 22 Des

  20. t maks. t min. t rata-rata. Daerah pantai Beda tinggi tempat

  21. Agihankecepatanangin Indonesia Di daerahpesisiranterdapat 2 puncakkec. Angin Musimhujan, angindaribaratdaya 1,9-2,4 m/det Musimkering, angindaritimur 1,8 m/det. Di Sumatera utaraanginbarat 3-4 m/det (Juni –Sept.) Penilaian U siang hari  0-2 m/det  ringan 2-5 m/det  moderat 5-8 m/det  kuat >8 m/det  sangat kuat Jadiangindi Indonesia ringan - moderat Di beberapatempatdi Indonesia terdapatanginFohn (anginmenurunilereng) - sifat : panas, kering, kencang, danribut - terbentukolehangin regional atausirkulasisekunder yang disebabkanolehfaktor relief

  22. Kec. Anginmenurutsekala BEAUFORT ANGIN INDONESIA

  23. KecepatananginmenurutsSekala Beaufort

  24. BeberapaanginFohn Indonesia

  25. Agihankelembabannisbi Indonesia Kelembaban nisbi (KN) = {ea/es } x 100 % ea = ditentukan oleh kerapatan uap air dan suhu udara es = ditentukan oleh suhu udara Sebaran KN menurut waktu di Indonesia KN siang hari < KN malam hari KN malam hari > 90 % Sebaran KN menurut tinggitempatdi Indonesia Pada waktu yang sama, musim kemarau KN dat rendah …… KN dat. tinggi Pada waktu yang sama, musim hujan KN dat. rendah ….. KN dat. tinggi Sebaran KN menurut kedekatan dengan pantaidi Indonesia Pada waktu yang sama, musim kemarau KN pantai > KN pedalaman Pada waktu yang sama, musim penghujanKN pantai >KN pedalaman

  26. KelembabanNisbi … KN daerahpesisiranmusimkemarau 70 %, KN pedalam-an musim yang sama 55 % KN Yogya (137 m) bln Jan = 87 danAgust. = 70 % KN Cipanas (1.100 m) maksimum 80-85 % Nilai KN minimum  KN<20% 20-50 % >50 % JadiKelembabanNisbi Indonesia tergolong humid < 20 %  kering > 70 %  humid

  27. Agihanpenguapan air (PA) Indonesia Atas dasar pengukuran penguapan air dengan panci Evaporasi kelas A, di Indonesia sebaran PA berhubungan dengan radiasi mthr. total Di Yogya (137 m) PA harian rata-rata = 4,5 mm Di Cipanas (1.100 m) PA harian antara 3,0 dan 4,2 mm/hari Di Mojosari (pedalaman) PA harian musim kemarau = 6,5 mm/hari Di Muara (250 m) PA harian musm hujan 3,5-4,6 mm

  28. PA bulanan Radiasimthr total

  29. Terimakasih Terimakasih

  30. Kec. Angin < 20 %  kering > 70 %  humid Nilai KN minimum  KN <20% 20-50 % >50 % Sinar matahari n/N  n/N = <0,6 rendah 0,6-0,8 medium >0,8 tinggi 0,45  rendah 0,70  medium 0,90  tinggi U siang hari  0-2 m/det  ringan 2-5 m/det  moderat 5-8 m/det  kuat >8 m/det  sangat kuat

More Related