220 likes | 956 Views
P 3 B M ( PRO-POOR PLANNING , BUDGETING AND MONITORING-EVALUATION ). DR. LA EGA PROGRAM TARGET MDGs. DISAMPAIKAN PADA HUMAN DEVELOPMENT TRAINING BANDA ACEH, 20-21 OKTOBER 2009. APA ITU P3BM.
E N D
P3BM(PRO-POOR PLANNING,BUDGETINGANDMONITORING-EVALUATION) DR. LA EGAPROGRAM TARGET MDGs DISAMPAIKAN PADA HUMAN DEVELOPMENT TRAINING BANDA ACEH, 20-21 OKTOBER 2009
APA ITU P3BM • P3BM : rencana, anggaran & monev yg pro masyarakat miskin : * Dimana mereka, apa mendpt prioritas/perhatian lebih. * Yg bermanfaat & berdampak thdp pengurangan kemiskinan, mengatasi persoalan MDGs. * Dpt menjawab akar masalah kemiskinan (persoalan MDGs) * Yang melibatkan kaum miskin dalam proses (partisipatif). Human Right Best Approach (HRBA) • Area intervensi P3BM : Kabupaten/Kota Strategis & fokus pada instansi sektoral kunci untuk pencapaian MDGs Lokasi Kegiatan 2008 – 2009 : NTB, NTT dan Sulawesi Tenggara = 18 Kab/Kota,
PELUANG & TANTANGAN PELAKSANAAN P3BM • Desentralisasi administrasi & fiskal(otonomi Daerah) merupa- kan peluang bagi daerah utk memenuhi pelayanan publik. • Namun tantangannya adalah adanya GAP KAPASITAS STAF, dan 5 hal lain seperti pada Gambar yang perlu perhatikan : KomitmenPemerintah & DPRD • Dokumen Perencanaan • Kualitas (RPJMD,RKA,data dll) • Legalitas (RPJMD, data dll) Kapasitas SDM & Penempatan/ MutasiStaf • Prioritas banyak & database lemah • Blm menjawab akar masalah • Traget lokasi/group blm tepat atau tersebar • Tumpang tindih kegiatan • Indikator input, output, hasil & dampak blm SMART Daerah butuh pendampingan PENANGANAN PERMASALAHAN PEMBANGUNAN (KEMISKINAN) PemekaranKabupaten/Kota (Lama & Baru) Dukungan Stakeholder (Masyarakat, LSM, Media, PerguruanTinggidanSwasta) SistemPerencanaan yang Dijalankan
TUJUAN KEGIATAN P3BM • Meningkatkan kapasitas aparat di Kabupaten/ Provinsi • Mendukung perbaikan data kemiskinan dan MDGs (pengumpulan, kuantitas, kualitas, distribusi dan manajemen data). • Meningkatkan kemampuan dalam pemetaan permasalahan, kebutuhan dan prioritas bagi kaum miskin. • Mendukung penyusunan rencana (Prog/Kegiatan), pembiayaan dan pemantauan melalui : • Kebijakan dan RPJMD yang mengarusutamakan MDGs • Renstra dan pembiayaan yang berpihak pd kaum miskin • Mendukung manajemen pengelolaan dalam program penanggulangan kemiskinan dan pencapaian MDGs. • Meningkatkan koordinasi antar SKPD (Musrembang, Etc) • Meningkatkan koordinasi dgn berbagai pelaku pembangunan lainnya.
Sistem & JadwalPerencanaanPemerintah TAHAPAN PELAKSANAAN P3BM FOKUS MASALAH, PROGRAM, LOKASI, ANGGARAN, SASARAN KONSULTASI LOKASI (PEMDA, DPRD & CSO) IMPLEMENTASI ACTION PLAN MurembangDesa (Januari) COLECTING DATA MDGs, APBD, DOKUMEN PERENCANAAN (RPJMD, RKPD, KUA, DLL) MusrembangKecamatan (Pebruari-Maret) KOORDINASI IMPLEMENTASI P3BM DI MUSREMBANG MusrembangKabupaten (Maret-April) ANALISIS (SCORE CARDING, MAPPING, PROFIL APBD, KONSISTENSI/RELEVANSI DOKUMENT • TUKAR PENGALAMAN • WORKSHOP ACTION PLAN • WORKSHOP PROGRAM/KEGIATAN • WORKSHOP BUDGET MusrembangProvinsi(April-Mei) SOSIALISASI (SKPD, DPRD, NGO, MEDIA) Alat Score Carding MDGs, Mapping, Analisa Dokumen,Pivot, Monev & dbase MDGs MusrembangNasional (Mei) DISKUSI PENYUSNAN RENCANA AKSI PELATIHAN & DUKUNGAN ASISTENSI
MDGs Score Carding (KartuPenilaian MDGs)* Identifikasiisu* Penentuanfokus program/kegiatan Analisa Partial Persiapan Data & Analisa (Partisipatif) Poverty Mapping (PemetaanKemiskinan)* Identifikasilokasibermasalah* Penetuanlokasiprioritas AnalisaSpasial ProsesIntepretasi & Aktualisasi (Partisipatif & Teknokrat) KualitasDokumenPerencanaan (Konsistensi & Relevansi)* Mengetahuidokumen yang tidakberpihak* Mengetahuitahapanproses yang tidakberpihak Integratif Budgeting Analysis (AnalisaPembiayaan/ Anggaran, Misalnya APBD)* Mengetahuiprioritasanggaran* Menetukanprioritasbelanjapembangunan ResponPembiayaan (Teknokrat & Politis) Integratif MEMBANGUN KERANGKA PIKIR YG SAMA ANALISA P3BM BAGI SKPD, DPRD, LSM, PT & MEDIA 4 ALAT ANALISIS P3BM Memperkuat sistem reguler (musrenbang) 5 Tepat (5 T)* Tepat Program* TepatKegiatan* TepatLokasi* TepatPenerima* TepatAnggaran Pendekatan :* Partisipatif* Komitmen & dukungan politis* Istitusionalisasi P3BM
CONTOH ALAT & HASIL ANALISA SCORE CARDING MDGs Goal 7 :Memastikan Kelestarian Lingkungan HidupTarget 7C : Menurunkan Separuh Proporsi penduduk yg tidak memiliki akses yg berkelanjutan terhadap air minum yg aman & sanitasi dasar pd 2015 Akses terhadap Sanitasi di Kab. Konawe masih dibawah Sultra, nasional. Belum mencapai target MDGs Belum tercapai target MDGs & perlu kerja keras Hampir tercapai target MDGs & perlu konsistensi Tercapai target MDGs
CONTOH ALAT & HASIL ANALISA MAPPING KEMISKINAN (SPASIAL) Kondisi Kemiskinan Belu VS Anggaran (Partial + Spasial) Kondisi Gizi Buruk Flores Timur (NTT) VS Anggaran (Partial + Spasial)
Konsistensi Dokumen Perencanaan & Anggaran VISI & Misi Prioritas program 2004-2008 • Bidang SDM (pendidikan, kesehatan, LH) • BidangPemberdayaanEkonomi Rakyat • Bidangkerjasamadankemitraan • Bidangpemerintahan yang baik • Bidangotonomidesa, pemberdy. masy Renstra 2004-2008 RKPD 2008 Prioritas Pembangunan Daerah 2008 • Penguranganjumlahpendudukmiskin • Peningkatankesempatankerja, investasi • Percepatanpembangunandesatertinggal • Peningktankualitaspendidikan, kesehatan • Supremasihukumdan HAM • Pembangunan daerahbencanaalam KUA 2008 PPAS 2008 APBD 2008
Relevansi permasalahan dan perencanaansektor kesehatan Dinkes Permasalahan kesehatan • Tingginya gizi buruk • Tingginyapenyakit menular (malaria, AIDS) • Rendahnyasanitasi KUA 2008 PPAS 2008 APBD 2008
CONTOH RINGKASAN HASIL ANALISA STRUKTUR APBD 2008, KABUPATEN TTS (NTT) • BELANJA TIDAK LANGSUNG : 48.61 % • BELANJA LANGSUNG (PEMBANGUNAN) : 51.39 % CONTOH HASIL ANALISA DISTRIBUSI ANGGARAN PER SEKTOR (APBD 2008), KAB. TTS (NTT)
25.58 % Belanja Pembangunan 25.58 % CONTOH HASIL ANALISA PENGGUNAAN ANGGARAN PENDIDIKAN KABUPATEN TTS TAHUN 2008 Belanja Pegawai & lainnya 74.42 % CONTOH HASIL ANALISA APBD 2008 KAB.TTS BERDASARKAN TUJUAN MDGs
HASIL PELATIHAN DAN LOKAKARYA P3BM • Training alat analisa P3BM : 700 staf teknis & 180 org NGO • Lokakarya data, Training dan Penyusunan Dbase MDGs dan Dbase Program di 5 Distric (35 Staf Bappeda & SKPD terkait) • Lokakarya Nasional P3BM • Penyusunan Rencana Aksi pelaksanaan P3BM • Penyusunan Program/Kegiatan & APBD yang Pro Kemiskinan • Tukar Pengalaman (Best Praktices) Pemda dan DPRD antar daerah target dan luar target. Contoh : • Pemda Sragen Best Practices E-Govement (IT), Pelayanan Terpadu, Penempatan PNS di desa JUGA WONOSOBO (perlindungan lahan kentang & air) • DPRD Jembrana, Bali Best Practices penyusunan Perda untuk mendukung rencana pembangunan Pemda Jembrana yang pro poor. • Gub. Gorontalo Best Practices Tatakelola Pemerintahan yang baik • Adanya penerapan alat Kerangka Pikir P3BM dalam sistem perencanaan daerah (Musrenbang)
BEST PRACTICES P3BM • Belajar dgn P3BM bisa petakan masalah, belajar keluar negeri belum tentu bisa (komentar para Bupati di wilayah target). • Ada revisi/penyusunan RPJMD menggunakan hasil analisa data • Adanya pengelolaan dbase MDGs & dbase program oleh Bappeda secara sistematis (di asistensi P3BM). • Adanya pembentukan tim koordinasi dbase MDGs dan dbase program disertai SK/perdanya, dilaksanakan 2 kali setahun. • Adanya kerangka pikir LSM, PT dan media massa yang sama serta positif dalam musrenbang. • Musrenbang di beberapa daerah telah bisa diikuti oleh public lewat radio/tv lokal. • Adanya sharing anggaran 2010 antara kabupaten & provinsi. • Rancangan APBD 2010 menggunakan kerangkan pikir P3BM telah pro-poor.
GAMBARAN KENAIKAN RANCANGAN APBD 2010 DIBANDING 2009 UNTUK LOKASI 2008
R E K O M E N D A S I JP JP JP JP JP JP JM JM Perlu colecting, analisis data & sosialisasi utk membangun kerangka pikir, komitmen & dukungan politik yg sama (SKPD, DPRD, NGO, dll) Training alat P3BM kepada staf teknis terkait dan NGO. Pelaksanaan Lokakarya tingkat Kab./Kota (action plan & pembiayaan) Pembentukan tim koordinasi data dgn dukungan SK Bupati atau Perda. Rapat koordinasi 2 kali setahun utk memvalidkan data, sekaligus produksi score card MDGs & maping utk evaluasi pencapaian pembangunan dan utk bahan musrenbang. Perlu lokakarya data utk membahas kuantitas, kualitas, distribusi & pengelolaan data, membicarakan indikator lokal (pelokalan MDGs) dan pembagian tugas indikator kepada setiap SKPD. Membangun dbase MDGs & dbase program yg dikelola stapel Bappeda utk menjamin keberlanjutan suplai bahan musrenbang Pengadaan data MDGs desa/kelurahan dan kecamatan Institusionalisasi P3BM kedalam perencanaan reguler melalui Perda Menyiapkan anggaran poin (1 – 6) per kab. Rp.600 jt (tanpa salery)