20 likes | 546 Views
4. Pengertian Krisis Identitas Pada R e m a j a. Calon. (dalam. Monks. dkk,. 1999). mengatakan. bahwa. masa. remaja. menunjukkan. dengan. jelas. sifat-sifat. transisi. atau. peralihannya. Hal. ini.
E N D
4. Pengertian Krisis Identitas Pada R e m a j a Calon (dalam Monks dkk, 1999) mengatakan bahwa masa remaja menunjukkan dengan jelas sifat-sifat transisi atau peralihannya. Hal ini disebabkan karena pada masa-masa ini, remaja belum memperoleh status sebagai orang dewasa akan tetapi juga tidak memiliki status sebagai anak-anak. Dipandang dari segi sosial, remaja mempunyai suatu posisi marginal yaitu masa dimana bukan lagi dikatakan sebagai golongan anak-anak. Tetapi bukan pula golongan orang dewasa, sehingga menyebabkan remaja bingung dalam memposisikan dirinya di lingkungan masyarakat. Ditambahkan oleh Hurlock (1968) bahwa masa transisi yang dialami remaja akan menimbulkan berbagai macam perubahan, baik segi fisik, seksual, emosional, religius, moral dan sosial. Perubahan inilah yang menurut Mikarsu (dalam Kasih, 1995) menjadi penyebab remaja menemui banyak kesulitan. Oleh sebab itu tidak mengherankan jika pada masa ini banyak terjadi goncangan-goncangan, sehingga sering disebut dengan masa Storm and Stress (Hurlock, 1968). Jadi krisis identitas ini muncul karena ketidaksiapan remaja dalam menghadapi berbagai perubahan dalam dirinya sehingga menimbulkan goncangan pada diri remaja tersebut. Perubahan ini antara lain adalah pertumbuhan dan perkembangan fisik, seksual, emosional, religius, moral dan sosial. Jika para remaja memenuhi tugas-tugas perkembangan tersebut diatas maka kecil kemungkinan terjadinya krisis identitas.