270 likes | 505 Views
NASKAH AKADEMIK. STANDAR ISI PENDIDIDIKAN TINGGI. Oleh: Tim Penyusun. BADAN STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN 200 9. LATAR BELAKANG. LATAR BELAKANG. Standar isi Pendidikan Tinggi (SIPT) disusun dengan memperhatikan latar belakang berikut:. 1. Standar Pendidikan
E N D
NASKAH AKADEMIK STANDAR ISI PENDIDIDIKAN TINGGI Oleh: Tim Penyusun BADAN STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN 2009
LATAR BELAKANG Standar isi Pendidikan Tinggi (SIPT) disusun dengan memperhatikan latar belakang berikut: 1.Standar Pendidikan a. Pendidikan tinggi merupakan kelanjutan dari pendidikan dasar dan menengah.
b. Standar bagi jalur, jenjang dan jenis pendidikan meliputi 8 standar: i. Standar isi ii. Standar kompetensi lulusan iii. Standar proses iv. Standar pendidik dan tenaga kependidikan v. Standar prasarana dan sarana vi. Standar pembiayaan vii. Standar pengelolaan viii. Standar penilaian
c. Standar untuk pendidikan dasar dan menengah telah disusun d. Standar untuk pendidikan tinggi tengah menyusun e. Adaketerkaitan/kesinambungan antara standar pendidikan dasar & menengah dan pendidikan tinggi
2. Kurikulumpend. tinggi yang ada: a. Belum dikembangkan dengan pola yang jelas b. Belum proporsional dalam tataran praktis dan idealis c. Belum secara mantap mengarahkan pembentukan manusia seutuhnya.
3.Standar Isi Pend. Tinggi (SIPT)untuk menata agar : Perguruan tinggi memenuhi standar (minimal) menuju pencapaian mutu pendidikan yang tinggi
Yaitu, sebagai : a. Agen of change dalam pengembangan dan penciptaan ilmu/teknologi/seni, kemandirian pribadi, karir dan profesi bermartabat b. Pusat pengembangan budaya bangsa yg maju, modern dan berdaya saing tinggi
c. Pendukung pengambangan kehidupan masyarakat yg maju, dinamis, sejahtera dan bermartabat d. Tanggap dan bijak dalam menerima dan mengantisipasi perkembangan global e. Mempertahankan dan memajukan NKRI
BEBERAPAPENGERTIAN POKOK Pengertian tentang: • Standar nasional • Standar isi • Program pendidikan: - program akademik - program profesi - program vokasi
Bidang ilmu • Disiplin ilmu • Program studi • Strata program pendidikan • Kurikulum • Mata kuliah • Kompetensi • Silabus
Tujuan Umum: • Memberikan acuan dalam penyusunan kurikulum • Sbg standar minimal yg harus dipenuhi
Acuan untuk • Penyusun kurikulum prodi • Penetapan muatan kurikulum : mata kuliah dan muatan lainnya • Perumusan kompetensi • Penyusun silabus • Pegembangan proses pembelajaran Tujuan Khusus:
Ruang Lingkup • Kerangka dasarpengembangan kurikulum: ttg kaidah-kaidah pengembangan dan penyelenggaraan kurikulum
Struktur Kurikulum • Muatan kurikulum - mata kuliah dan pengelompok- kannya - muatan pengembangan diri • Program studi dan strata program studi • Transfer • Gelar: akademik, profesi, vokasi
Beban belajar • Sistem SKS • Bobot sks per strata program studi • Kurikulum : KTSP Hasil konstruksi implementasi kerangka dasar, struktur kurikulum dan beban belajar
Kalender pendidikan • Satu tahun ajaran • Minggu efektif belajar dan ujian • Libur • Penerimaan mhs. Baru • Pengakhiran masa studi
LANDASAN LEGAL • PANCASILA • UUD 1945 • UU No. 20 Th. 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional • PP No. 19 Th. 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan • PP No. 74 Th. 2008 tentang Guru
PP No. 60 Th. 1990 tentang Pendidikan Tinggi • Permendiknas No.22, No. 23 dan No. 24 th. 2006 ttg Standar Isi, Standar Kompetensi Lulusan dan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
8. Permendiknas No.18 Th. 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru 9. Permendiknas No. 27 Th.2008 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Konselor 10. Permendiknas No.58 Th. 2008 tentang Penyelenggaraan Program Sarjana (S-1) Kependidikan Bagi Guru Dalam Jabatan
Langkah: • Penyusunan Naskah Akademik • Penyusunan Draf Awal SIPT • Validasi Draf SIPT • Uji Publik Draf SIPT • Finalisasi Draf SIPT