330 likes | 627 Views
PENGARUH PEMBERIAN BUAH MELON ( Cucumis melo L .) TERHADAP KADAR SGOT SGPT SERUM PADA TIKUS PUTIH (Rattus novergicus ) GALUR WISTAR YANG DIINDUKSI CCl 4. TUGAS AKHIR Hayla Iqda Millisani 0910713013. Penguji : dr. Habiba Aurora, M.Biomed Pembimbing 1 : dr. Bambang Prijadi,MS
E N D
PENGARUH PEMBERIAN BUAH MELON (Cucumis melo L.) TERHADAP KADAR SGOT SGPT SERUM PADA TIKUS PUTIH (Rattus novergicus) GALUR WISTAR YANG DIINDUKSI CCl4 TUGAS AKHIR Hayla Iqda Millisani 0910713013 Penguji : dr. Habiba Aurora, M.Biomed Pembimbing 1 : dr. Bambang Prijadi,MS Pembimbing 2 : dr. Putu Adi Santosa, Sp.PK
Latar Belakang • Sirosis > 600.000 kasus baru didiagnosis secara global setiap tahun dan tahun 2002 sekitar 600.000 orang meninggal karena sirosis hepatis (WHO 2007) • Berdasarkan Direktorat Tanaman Buah Direktorat Jenderal Bina Produksi Hortikultura dari aspek volume melon menduduki peringkat ke-6 dunia • Buah melon mengandung antioksidan yaitu vitamin c (paling dominan), mudah didapat dan harga terjangkau.
Rumusan Masalah Apakah terdapat pengaruh pemberian buah Melon (Cucumis melo L.) terhadap kadar SGOT SGPT serum pada tikus putih (Rattus novergicus) galur wistar yang diinduksi CCl4?
Tujuan Penelitian Tujuan Umum Untuk mengetahui adakah pengaruh pemberian buah melon (Cucumis melo L.) terhadap kadar SGOT SGPT serum pada tikus putih (Rattus novergicus) galur wistar yang diinduksi CCl4.
SGOT dan SGPT • Merupakan enzim yang dapat digunakan untuk mengetahui kerusakan hepar • SGOT dapat ditemukan di hepar, jantung, otot rangka, tulang, dan ginjal. Pada hepar terdapat di dalam mitokondria hepar • SGPT sebagian besar ditemukan di dalam hepar (sitosol hepar)
PATOGENESIS Reduksi satu elektron CCl4 CCl3 + CCl3 + O2 = CCl3O2 CCl3O2 - sangat reaktif - proses peroksidasi lipid Sitokrom P-450
Kerusakanakibat CCl4 • Fibrosis Hepatik • Nekrosis sel pada zona sentrilobular • Infiltrasi lemak (steatosis) • Sirosis hepatik
HIPOTESIS Buah melon (Cucumis melo L.) dapat menurunkan kadar SGOT SGPT serum pada tikus putih (Rattus novergicus) galur wistar yang diinduksi karbon tetraklorida (CCl4)
ANALISIS DATA Uji kruskal wallis SGOT p = 0.123 (p > 0,05) tidak signifikan SGPT p = 0.015 (p < 0,05) signifikan
Uji Mann Whitney (*) Berbeda signifikan (P < 0.05)
Uji Korelasi Spearman (*) correlation is significant at the 0,05 level (2-tailed)
PEMBAHASAN SGOT Serum
SGPT Serum • Adanyapeningkatankadar SGPT serum secarasignifikanpadakelompokkontrolpositif (459,20 IU/L ) • Buah melon dapatmenurunkankadar SGPT serum padakelompok T2, T3, dan T4 yaitumasing-masingadalahkemudiandiberibuah melon dosis 6 mL/tikus/hariselama 30 hari) masing-masingadalah 67,20 IU/L, 67,60 IU/L, 64,80 IU/L • UjiKruskal-Wallis didapatkanbahwakadar SGPT serum berbedasignifikanterhadapreratakadar SGPT serum tikusputihpadamasing-masingkelompok (0,015 < 0,05)
UjiMann-Whitney: a. kelompokkontrolnegatifberbedasignifikandengan kontrolpositif b. kelompokkontrolnegatiftidakberbedasignifikandengan kelompokdosis 1, dosis 2 dandosis 3 c. Padakelompokkontrolpositifberbedasignifikandengan kelompokdosis 1,dosis 2, dandosis 3. d. Tidakterdapatperbedaan yang signifikanantaradosis 1 (2 mL), dosis 2 (4 mL) dandosis 3 (6 mL) • UjiNonparametric Correlations menunjukkankorelasiantarakadar SGOT serum denganpemberianbuah melon bermakna (0,043 < 0,05) danberhubunganterbalik (r = - 0,408 ) dengankekuatansedang
KeterbatasanPenelitian: • Tidakdilakukaneksplorasisebelumdilakukanpenelitian • Tidakdilakukanpemeriksaankadar SGOT SGPT serum sebelumperlakuan