671 likes | 1.41k Views
PENGAWASAN BANK SYARIAH. Abadan Syakuro 20100730092. Mengapa diperlukan pengawasan bank syariah. Menjaga stabilitas sistem keuangan (makro ekonomi) dan keberlangsungan usaha bank (mikro ekonomi) Perlindungan terhadap masyarakat awam maupun kecil
E N D
PENGAWASAN BANK SYARIAH Abadan Syakuro 20100730092
Mengapadiperlukanpengawasan bank syariah • Menjaga stabilitas sistem keuangan (makro ekonomi) dan keberlangsungan usaha bank (mikro ekonomi) • Perlindungan terhadap masyarakat awam maupun kecil • Optimalisasi peran lembaga perbankan dalam menunjang program pembangunan
DASAR HUKUM PENGAWASAN BANK • UU No. 23/1999 tentang BI, pasal 8,23-33 sebagaimanatelahdiubahtelah UU No.3 Tahun 2004. • UU No.7/1992 tentangPerbankansebagaimanatelahdiubahdengan UU No.10/1998 pasal 29 s.d 33. • UU No.21/2008 tentangPerbankanSyariahPasal 50 s.d 54 • Menetapkanperaturan • Memberikandanmencabutizinataskelembagaandankegiatanusahatertentu bank • Melaksanakanpengawasan • Mengenakansanksiterhadap bank
` • Secaragarisbesar, pengawasan yang dilakukanterhadap bank syariah, adalah: • pengawasansebagaimana yang dilakukanterhadap bank konvensional(prudential principles) • penilaiankepatuhan bank terhadappenerapanprinsipsyariahdalamoperasionalnya(sharia compliance).
MISI DAN SASARAN PENGEMBANGAN BANK SYARIAH • MISI Mewujudkaniklim yang kondusifuntukpengembanganperbankansyariah yang istiqomahterhadapprinsip-prinsipsyariah yang mampuberperandalamsektorriil. • SASARAN PENGEMBANGANBANK SYARIAH : • Terpenuhiprinsipsyariahdalamoperasionalperbankansyariah • Diterapkannyaprinsipkehati-hatiandalamoperasionalperbankansyariah • Terciptanyasistemperbankansyariah yang kompetitifdanefisien • Terciptanyastabilitassistemiksertaterealisasinyakemanfaatanbagimasyarakatluas.
Pengurus dan Pemilik • Integritas dan Kompetensi (STAF) • Kepatuhan thd Prinsip Syariah • Kepatuhan thd Prudential Regulation • Perbankan konvensional • Lembaga keuangan lainnya Infrastruktur • Kondisi Makro Ekonomi : Sektor Riil, moneter, fiskal dan luar negeri FAKTOR YG MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN PERBANKAN SYARIAH Kompetitor / Subtitusi Nasabah/Masyarakat Perbankan Syariah yang sehat dan sejalan dengan kebutuhan Masyarakat • Integritas • Kompetensi • Loyalitas Regulator, Pengawas dan badan lainnya • BI: Perizinan, Pengaturan dan Pengawasan • DSN : Fatwa Kegiatan Usaha dan DPS • IAI : PSAK, PAPSI, Pedoman Audit • Badan Arbitrase • Lain-lain
ASPEK DASAR KEWENANGAN PENGAWASAN BANK • Kekuatanuntuklisensi • Penilaianahlakdan moral calonpemilik/pengurus • Kemampuanpenyediaan modal • Kesungguhancalonpengurus/pemilikmelakukankegiatanperbankan • Kekuatan untuk Mengatur Merumuskanketentuandanperaturanuntukterciptanyaperbankan yang sehat • Kekuatanuntukmengontrol • Melakukanpengawasanterhadapbnkdalambatasanwewenang yang jelas • Kekuatanuntukmengenakansanksi • Kewenanganmemberikansanksiataspelanggaranketentuan
HAKEKAT PENGAWASAN BANK • Tidakdimaksudkanuntukmengantikanmanajemen bank dalammengambilkeputusanbisnis • Tidakdimaksudkanuntukmenjaminbahwa bank tidakakanjatuhbangkrut • Bukanuntukmencegahataumelarang bank mengambilrisikobisnisdarikegiatanoperasionalnyaygdiperbolehkan. • Dalamaspekmakroperbankan, otoritaspengawasan bank tidakdimaksudkanuntukmenciptakandistorsiterhadapiklimpersainganpasar, dantidakuntukmemaksakan bank untukmelakukankebijakanmoneterdanpembiayaantertentu.
JENIS PELAKSANAAN PENGAWASAN BANK • PengawasanTidakLangsung (Off-site supervision) • Pengawasandenganfokuspadalaporan-laporanberkala yang wajibdisampaikanoleh bank termasukinformasi lain yang dipandangperlu. • PengawasanLangsung (On-site supervision) • Pengawasandenganmelakukanpemeriksaanlangsungke bank.
Kerangkapengawasandanpengendalian bank syariah • Perangkat yang diperlukan: Sejumlahperangkatdasar yang diperlukanuntukmenciptakan bank syariah yang sehatdanistiqomah; • Sistempengendalian intern • Fungsimanajemenrisiko • Peraturanpeningkatanketerbukaaninformasi • Sistemakuntansi yang sesuai • Mekanismejaminankeputusansyariah • Audit ekstern (kesehatankeuangan & kepatuhansyariah)
Strategi Pengawasan • Mampumemprioritaskanpengawasanterhadap bank berdasarkan : • Kondisiusaha • Perilakupemilik/pengurus • Kemampuanpemilik/pengurus • Menganalisadanmenanggapilaporan bank yang bersifatrutindan non-rutindenganmenetapkanindikator-indikatorgunamempermudahpengawasan: • Mengamatisetiap pos laporan yang disampaikanbesertakewajarandanperubahannya. • Melihat target danupayapencapaian target tsb • Menganalisapermasalahan yang dihadapi bank
StrategiPengawasan • Rencanapengembangankinerja bank termasukpengembangan SDM, jaringanusaha. • aluasikinerja bank termasukkinerjapengurus. • Menelitidanmenganalisasetiapperubahanbaikkinerja, pengurus, pemegangsaham, jaringankantor, dll. • TindaklanjutPengawasan : • MemberikanSuratPembinaandenganmenitikberatkanpadapermasalahanygdihadapidanalternatifpenyelesaiannya. • Pertemuandengan bank biladiperlukanuntukmencaripenyelesaiansuatumasalah yang dihadapi bank. • Melakukanpemantauanatasperkembangan bank danupayapenyelesaianpermasalahan.
KESIMPULAN • Apabilaberdasarkanhasilpengawasanditemukanadanyaindikasipenyimpangandalamoperasional bank, atautindakpidana yang dilakukanolehpengurusdanataupejabat bank, makadilakukanpemeriksaankhususdalamrangkapembuktian. • Dari hasilpemeriksaan yang dilakukantersebutapabilaterbuktiadapenyimpangandalamoperasional bank danatautindakpidana, makahaltersebutdiajukandalamrapat KEP untukdiproseslebihlanjutatauuntukdilaporkankepadapihakberwajibdandirekomendasikanuntukdimasukkankedalamdaftarTercela (DOT).
Sekian Terimakasih wassalamu’alaikum wr.wb.