670 likes | 1k Views
ANALISIS BIODIVERSITAS AGROEKOSISTEM. Mk. Manajemen Agroekosistem. Disajikan : soemarno jurs tanah fpub des 2013. LINGKUP KAJIAN. Pengelolaan Agroekosistem , Kegunaannya & Kualitasnya. Pengertian DIVERSITAS Dimensi dan skala diversitas
E N D
ANALISIS BIODIVERSITAS AGROEKOSISTEM Mk. ManajemenAgroekosistem Disajikan : soemarnojurstanahfpub des 2013
LINGKUP KAJIAN PengelolaanAgroekosistem, Kegunaannya & Kualitasnya Pengertian DIVERSITAS Dimensidanskaladiversitas Diversitas, stabilitasdan sustainability Manfaatdiversitas Pengembangandiversitas Teknikpeningkatandiversitas Evaluasitingkatdiversitas
Diversitas = keanekaragaman • Diversitas ~ konsepmultidimensi yang menggambarkanlebihdari1macamgrup, berkaitandenganperbedaandansusunannya • Perbedaandarisegi: • Jumlah (abundance) danjenis (kategori) • Ukuran, satujenisukurannyalebihkecildaripadajenis yang lain dalamkategori yang sama • PerbedaanJumlah yang menggambarkanstrukturnya Sumber: Diversitas dan Stabilitas Agroekosistem. Kurniatun Hairiah. 2010. Bahan Kuliah Agroekologi. Jurusan Tanah, FPUB
Diversitas • Diversity is a multi-dimensional concept, not a single scalar. It describes an assemblage with >1 items, and relates to numbers of different kinds of items, their differences and configuration. • Differences: properties and abundances (numbers) of types (categories) • Differences in properties among items within types are smaller than those between them. • Differences in abundances reveal assemblage structure. Sumber: Diversitas dan Stabilitas Agroekosistem. Kurniatun Hairiah. 2010. Bahan Kuliah Agroekologi. Jurusan Tanah, FPUB
Diversitas Sumber: Diversitas dan Stabilitas Agroekosistem. Kurniatun Hairiah. 2010. Bahan Kuliah Agroekologi. Jurusan Tanah, FPUB
Definisi: KeanekaragamanHayati (Biological Diversity) “The variability among living organisms from all sources including, terrestrial, marine and other aquatic ecosystems and the ecological complexes of which they are part; this includes diversity within species, between species and of ecosystems.” "Keanekaragamanantarmakhlukhidupdariberbagaisumbertermasukdiantaranyadaratan (terrestrial), perairan (marine) danekosistemperairanlainnya; initermasuk pula keaneka-ragamandalamspesies, antarspesiesdandalamekosistem”. Sumber: Diversitas dan Stabilitas Agroekosistem. Kurniatun Hairiah. 2010. Bahan Kuliah Agroekologi. Jurusan Tanah, FPUB
Definisi KeanekaragamanHayati (Biological Diversity) “Keragamamanorganismahiduppadasemuakompleksekosistem (daratan, perairan), termasukdidalamnyaadalah: keanekaragamandalam species yang sama, antarspesiesdanekosistem”. a a g a a b b a a b a a a Scaling up from the plot to the landscape level Sumber: Diversitas dan Stabilitas Agroekosistem. Kurniatun Hairiah. 2010. Bahan Kuliah Agroekologi. Jurusan Tanah, FPUB
Dimensidiversitas 1 2 3 4 5 6 7 Species Genetik Vertikal Horisontal Struktural Fungsional Temporal Sumber: DiversitasdanStabilitasAgroekosistem. KurniatunHairiah. 2010. BahanKuliahAgroekologi. Jurusan Tanah, FPUB
1. DimensiSpesies Jumlah spesies yang berbeda dalam suatu sistem Sumber: Diversitas dan Stabilitas Agroekosistem. Kurniatun Hairiah. 2010. Bahan Kuliah Agroekologi. Jurusan Tanah, FPUB
2. DimensiGenetik Tingkat diversitasgenetikdalamsuatusistem Tingkat spesies Antarspesies Sumber: Diversitas dan Stabilitas Agroekosistem. Kurniatun Hairiah. 2010. Bahan Kuliah Agroekologi. Jurusan Tanah, FPUB
3. DimensiVertikal Jumlah level horisontal yang berbedadalamsatusistem Strata 4 Strata 3 Strata 2 Strata 1=tumbuhanbawah Sumber: Diversitas dan Stabilitas Agroekosistem. Kurniatun Hairiah. 2010. Bahan Kuliah Agroekologi. Jurusan Tanah, FPUB
Landscape diversity Sumber: Diversitas dan Stabilitas Agroekosistem. Kurniatun Hairiah. 2010. Bahan Kuliah Agroekologi. Jurusan Tanah, FPUB
4. DimensiHorisontal Poladistribusispasialorganisme-organismedalamsuatusistem Sumber: Diversitas dan Stabilitas Agroekosistem. Kurniatun Hairiah. 2010. Bahan Kuliah Agroekologi. Jurusan Tanah, FPUB
5. Dimensi Struktural Jumlah lokasi (niches, Trophic roles) dalam suatu sistem 6. Dimensi Fungsional Interaksi dari adanya kompleksitas, Aliran energi, siklus materi diantara komponen penyusun Sumber: Diversitas dan Stabilitas Agroekosistem. Kurniatun Hairiah. 2010. Bahan Kuliah Agroekologi. Jurusan Tanah, FPUB
7. Dimensi Temporal Tingkat heterogenitasperubahansiklus per waktu (harian, musimandll) dalamsatusistem Sumber: Diversitas dan Stabilitas Agroekosistem. Kurniatun Hairiah. 2010. Bahan Kuliah Agroekologi. Jurusan Tanah, FPUB
www.apsnet.org/online/feature/nematodes (a) keragamannematoda, b) Diversitasnematoda (c) index maturity (d) Indeksstruktur (e) bacterivorous nematode, (f) fungivorous nematode, (g) omnivorous nematode inside the sunn hemp bag; (h) percentage of herbivore dalam B, SI and SO. Nilai yang diikutidenganhurufberbedabaikpadagrafikdengangaristunggalmaupunjamakberbedanyatapada P < 0.05 according to Waller-Duncan k-ratio (k = 100) t-test. Sumber: Diversitas dan Stabilitas Agroekosistem. Kurniatun Hairiah. 2010. Bahan Kuliah Agroekologi. Jurusan Tanah, FPUB
SKALA DIVERSITAS Sumber: DiversitasdanStabilitasAgroekosistem. KurniatunHairiah. 2010. BahanKuliahAgroekologi. Jurusan Tanah, FPUB
SkalaDiversitas α= Variasi spesies dalam sebagian kecil dari komunitas β= Diversitas spesies pada berbagai habitat atau komunitas δ=Diversitas spesies pada skala lebih besar, mis. Daerah pegunungan atau daerah lembah Sumber: Diversitas dan Stabilitas Agroekosistem. Kurniatun Hairiah. 2010. Bahan Kuliah Agroekologi. Jurusan Tanah, FPUB
α Diversitas • Tingkat plot • Area kecil • 1 komunitas Sumber: Diversitas dan Stabilitas Agroekosistem. Kurniatun Hairiah. 2010. Bahan Kuliah Agroekologi. Jurusan Tanah, FPUB
β Diversitas Perbedaan ketinggian tempat mempengaruhi Diversitas Vegetasi • Beta – Lamanya hidup berbagai jenis pada berbagai kondisi lingkungan 16.14 Sumber: Diversitas dan Stabilitas Agroekosistem. Kurniatun Hairiah. 2010. Bahan Kuliah Agroekologi. Jurusan Tanah, FPUB
1 spesies per box =α diversitas rendah 3 macam box = β diversitas tinggi 3 spesies per box =α diversitas tinggi 1 macam box = β diversitas rendah Skala Biodiversitas 1 1 1 3 3 3 Sumber: Diversitas dan Stabilitas Agroekosistem. Kurniatun Hairiah. 2010. Bahan Kuliah Agroekologi. Jurusan Tanah, FPUB
βDiversitas : Diversitas Penggunaan Lahan dalam Lansekap (Mosaik lansekap) Sumber: Diversitas dan Stabilitas Agroekosistem. Kurniatun Hairiah. 2010. Bahan Kuliah Agroekologi. Jurusan Tanah, FPUB
Peningkatan diversitas melalui beberapa proses antara lain: • Diversifikasi relung (niche) • Modifikasi habitat • Kompetisi • Pembagian sumber makanan • Perkembangan mutualisme Sumber: Diversitas dan Stabilitas Agroekosistem. Kurniatun Hairiah. 2010. Bahan Kuliah Agroekologi. Jurusan Tanah, FPUB
Ecosystem biomass Species Diversity Disturbance Maturity Time Changes in species diversity and biomass during succession Sumber: Diversitas dan Stabilitas Agroekosistem. Kurniatun Hairiah. 2010. Bahan Kuliah Agroekologi. Jurusan Tanah, FPUB
Diversity and stability Stabilitas: tidakadagejolakpopulasiorganismadalamsuatuekosistemataudisebutjugakondisi yang stabil Species diversity Stability Sumber: Diversitas dan Stabilitas Agroekosistem. Kurniatun Hairiah. 2010. Bahan Kuliah Agroekologi. Jurusan Tanah, FPUB
Sumber: Diversitas dan Stabilitas Agroekosistem. Kurniatun Hairiah. 2010. Bahan Kuliah Agroekologi. Jurusan Tanah, FPUB
Sumber: Diversitas dan Stabilitas Agroekosistem. Kurniatun Hairiah. 2010. Bahan Kuliah Agroekologi. Jurusan Tanah, FPUB
Mengapabiodiversitaspenting? Sumber: Diversitas dan Stabilitas Agroekosistem. Kurniatun Hairiah. 2010. Bahan Kuliah Agroekologi. Jurusan Tanah, FPUB
ManfaatBiodiversitasdalamAgroekosistem • Keragamanmikrohabitat • KeberlanjutanProduktivitastanaman, mis. Rizhobium, mikoriza • Mengurangigulma • Mempertahankan predator/herbivore • Meningkatkanefisiensiserapanhara • Mengurangiresikogagalpanen • Mengrangiresikokepunahanflora+fauna • Mempertahankanbiodiversitasdalamtanahdanlayananlingkungannya Sumber: Diversitas dan Stabilitas Agroekosistem. Kurniatun Hairiah. 2010. Bahan Kuliah Agroekologi. Jurusan Tanah, FPUB
PengembanganDiversitas Sumber: Diversitas dan Stabilitas Agroekosistem. Kurniatun Hairiah. 2010. Bahan Kuliah Agroekologi. Jurusan Tanah, FPUB
Diversitas Bentukan Petani • Tumpangsari • Gulma alami • Tumbuhan Pagar • Rotasi Pengembangan Biodiversitas • Peningkatan Diversitas Biotic • Predator herbivore alami • Organisma tanah yg menguntungkan • Allelopathic pencegah gulma • Penambat N • Perbaikan kondisi abiotic • Ketersediaan hara meningkat • Perbedaan mikrohabitat • Peningkatan BOT • Perbaikan Struktur Tanah • Perbaikan Kualitas Sistem • Interaksi sistem yang saling menguntungkan (mutualisme) • Siklus hara internal • Pengendalian hama secara alami • Menghindari kompetisi • Efisiensi penggunaan hara • Stabilitas • Reduksi gagal panen Sumber: Diversitas dan Stabilitas Agroekosistem. Kurniatun Hairiah. 2010. Bahan Kuliah Agroekologi. Jurusan Tanah, FPUB (Gliessman, 2000, p 228)
Contoh: Rhizobium, Legume & siklus N Rhizobiummemperolehguladaritanamaninangnya, Tanamaninangmemperoleh N dariRhizobium. Tanah semakinmiskin N, fiksasi N semakinbanyak Sumber: Diversitas dan Stabilitas Agroekosistem. Kurniatun Hairiah. 2010. Bahan Kuliah Agroekologi. Jurusan Tanah, FPUB
Contoh: Rhizobium, Legume & siklus N Nodule akar Sumber: Diversitas dan Stabilitas Agroekosistem. Kurniatun Hairiah. 2010. Bahan Kuliah Agroekologi. Jurusan Tanah, FPUB Nodule batang
Symbiotic: bacteria and plants (e.g. legumes + rhizobium Sengon Bacteria require plant for growing; plant gains ‘free’ source of available N
Mycorrhiza • Peningkatanserapan P: • memperluasdaerahjelajahakar ~ mycellium • P tidaktersedia P tersedia Sumber: Diversitas dan Stabilitas Agroekosistem. Kurniatun Hairiah. 2010. Bahan Kuliah Agroekologi. Jurusan Tanah, FPUB
120 0.8 100 0.6 BK tajuk, g Index Div. Tanaman 80 R2=0.69 0.4 R2=0.67 0 2 6 10 14 0 2 6 10 14 Jml. Spesies Mikoriza 6 4 Panjang Hypha, m g-1 tanah 2 R2=0.60 0 2 6 10 14 Jml. Spesies Mikoriza Jml. Spesies Mikoriza Pengaruh manipulasi Arbuscular Micorryzal (AM) terhadap diversitas tanaman, biomasa tajuk dan panjang hypha (Bardget, 2005; hal 106) Sumber: Diversitas dan Stabilitas Agroekosistem. Kurniatun Hairiah. 2010. Bahan Kuliah Agroekologi. Jurusan Tanah, FPUB
Teknikpeningkatandiversitasdalamsistempertanian • Introduksispesiesbaru • Re-strukturisasispesies lama • Menambahspesies ~ Meningkatkan input • Mengendalikandiversitas ~ mengontrol input Sumber: Diversitas dan Stabilitas Agroekosistem. Kurniatun Hairiah. 2010. Bahan Kuliah Agroekologi. Jurusan Tanah, FPUB
Contohpolatanam • Tumpangsari = Intercropping • Budidayapagar = Alley cropping • Penutuptanah = Cover crop • Rotasitanam = Crop rotation • Bera (fallow) • TOT (Tanpaolahtanah) = No tillage • Organik (masukanorganiktinggi, sedikitmasukankimia) • Agroforestri = Wanatani Sumber: Diversitas dan Stabilitas Agroekosistem. Kurniatun Hairiah. 2010. Bahan Kuliah Agroekologi. Jurusan Tanah, FPUB
Pembukaan lahan pertanian mudah dan murah tambahan hara bebas hama/penyakit Sumber: Diversitas dan Stabilitas Agroekosistem. Kurniatun Hairiah. 2010. Bahan Kuliah Agroekologi. Jurusan Tanah, FPUB Foto: M van Noordwijk & K Hairiah
A B C D Human migration 1 2 3 4 5 6 7 8 9 People Imperata A. Forest margin: slash & burn B. Shorter fallows ==>soil degradation C. Imperata fire climax - people move out D. Imperata rehabilitation via Agroforestry Sumber: Diversitas dan Stabilitas Agroekosistem. Kurniatun Hairiah. 2010. Bahan Kuliah Agroekologi. Jurusan Tanah, FPUB
Tumpangsaritanamansemusim Jagung + Ubijalar Sumber: Diversitas dan Stabilitas Agroekosistem. Kurniatun Hairiah. 2010. Bahan Kuliah Agroekologi. Jurusan Tanah, FPUB
Tumpangsari pohon karet dan ubikayu PakuanRatu, Maret 2000 Sumber: Diversitas dan Stabilitas Agroekosistem. Kurniatun Hairiah. 2010. Bahan Kuliah Agroekologi. Jurusan Tanah, FPUB (Foto: Kurniatun Hairiah)
Lada dan Gliricidia Sumber: Diversitas dan Stabilitas Agroekosistem. Kurniatun Hairiah. 2010. Bahan Kuliah Agroekologi. Jurusan Tanah, FPUB (Foto: Kurniatun Hairiah)
Sumber: Diversitas dan Stabilitas Agroekosistem. Kurniatun Hairiah. 2010. Bahan Kuliah Agroekologi. Jurusan Tanah, FPUB
Pekarangan berbasis pohon Foto: Meine van Noordwijk Sumber: Diversitas dan Stabilitas Agroekosistem. Kurniatun Hairiah. 2010. Bahan Kuliah Agroekologi. Jurusan Tanah, FPUB
Analisisdistribusidanstrukturkomunitas • Kepadatan populasi (K) • ~ jumlah atau berat massa (biomasa) per unit contoh atau per satuan luas tanah, atau per satuan volume tanah atau per satuan penangkapan • Jumlahindividujenis A • K jenis A = • Jumlah unit contoh /luas/volume Cocok untuk pengukuran produktivitas tetapi TIDAK COCOK untuk membandingkan antar komunitas ! Sumber: Diversitas dan Stabilitas Agroekosistem. Kurniatun Hairiah. 2010. Bahan Kuliah Agroekologi. Jurusan Tanah, FPUB
2. Kepadatanrelatif (KR) • K jenis A • KR jenis A = x 100 % • Jumlah K semua jenis Kepadatanspesies A relatifterhadap total spesies yang diamati 3. Frekuensi kehadiran (Fr) Untuk menunjukkan penyebaran jenis fauna pada satu habitat Fr jenis A = Jumlah unit dimana A ditemukan Sumber: Diversitas dan Stabilitas Agroekosistem. Kurniatun Hairiah. 2010. Bahan Kuliah Agroekologi. Jurusan Tanah, FPUB
Dominansisuatuspesies • Indeks Nilai Penting, INP (Index of Important Value) (Suin, 1989) • INP = FR + KR FR = Frekuensi kehadiran KR = Kepadatan relatif Sumber: Diversitas dan Stabilitas Agroekosistem. Kurniatun Hairiah. 2010. Bahan Kuliah Agroekologi. Jurusan Tanah, FPUB
s H’ =-Σ (ni / n) ln(ni / n) I =1 Penilaiandiversitasdalamkomunitasdisuatu SPL Nilai Index Diversitas menurut persamaan Shannon (Kennedy and Smith, 1995; Kindt and Burn, 2003: ni= jumlah individu dari spesies i sampai dengan spesies ke s, n = jumlah total individu yang ditemukan pada suatu SPL. Sumber: Diversitas dan Stabilitas Agroekosistem. Kurniatun Hairiah. 2010. Bahan Kuliah Agroekologi. Jurusan Tanah, FPUB
Bagaimanamengevaluasikeuntungandaritumpangsari? LER (land equivalent ratio) LER = Σ Ypi / Ymi Ypi = Produksi yang diperoleh dari sistem tumpangsari Ymi = Produksi yang diperoleh dari sistem monokultur LER = 1.0 nggak berbeda produksi mono dan poli LER = 2.0 untuk mencapai produksi seperti yang di sistem polikultur dibutuhkan lahan sebanyak 2x lipat Sumber: Diversitas dan Stabilitas Agroekosistem. Kurniatun Hairiah. 2010. Bahan Kuliah Agroekologi. Jurusan Tanah, FPUB