170 likes | 750 Views
Pembangkit Listrik Tenaga Matahari Melalui Satelit. Irfan Faikar 15409085. Outline. Latar Belakang. Semakin meningkatnya kebutuhan energi Kertergantungan manusia kepada bahan bakar fosil Penggunaan bahan bakar fosil berdampak pada menurunnya kualitas lingkungan
E N D
Pembangkit Listrik Tenaga Matahari Melalui Satelit Irfan Faikar 15409085
Latar Belakang • Semakin meningkatnya kebutuhan energi • Kertergantungan manusia kepada bahan bakar fosil • Penggunaan bahan bakar fosil berdampak pada menurunnya kualitas lingkungan • Semakin besarnya tuntutan untuk mengembangkan energi alternatif terbarukan
Energi Matahari • Bumi menerima 174 petawatt (PW) radiasi surya yang datang di bagian atas dari atmosfer. Sekitar 30% dipantulkan kembali ke luar angkasa, sedangkan sisanya diserap oleh awan, lautan, dan daratan. • Total energi matahari yang diserap oleh bumi sekitar 3.850.000 eksajoule (EJ) per tahun • Jumlah dalam waktu sejam memiliki energi yang lebih besar dari jumlah energi yang dibutuhkan bumi dalam satu tahun.
Konsep SPS-ALPHASolar Power Satellite (SPS) via Arbitrarily Large Phased Array • Digagas oleh John Mankins. Seorang mantan engineer di NASA. Saat ini bekerja pada Artemis Innovation Management Solutions • Merupakan suatu konsep satelit dimana satelit ini digunakan untuk memanen energi matahari di luar angkasa dan kemudian mengirimnya ke sebuah receiver di bumi • Konsep ini sedang melalui tahapan pengembangan bersama NASA Sumber : Final Report of SPS-ALPHA “The First Practical Solar Power Satellite via Arbitrarily Large Phased Array”, 2012
Konsep SPS-ALPHASolar Power Satellite (SPS) via Arbitrarily Large Phased Array SPS-ALPHA terbagi menjadi dua bagian • Satelit • Receiver Receiverd Energy Sumber : Final Report of SPS-ALPHA “The First Practical Solar Power Satellite via Arbitrarily Large Phased Array”, 2012
Konsep SPS-ALPHASolar Power Satellite (SPS) via Arbitrarily Large Phased Array Satelit • SPS ini akan mengorbit bumi dan mengumpulkan energi matahari diluar angkasa • Energi matahari dikumpulkan dan dikonsentrasikan pada satu titik lapisan photovoltaic • Hasil dari pengolahan satelit ini berupa gelombang mikro yang akan dikirimkan ke receiver di bumi Sumber : Final Report of SPS-ALPHA “The First Practical Solar Power Satellite via Arbitrarily Large Phased Array”, 2012
Konsep SPS-ALPHASolar Power Satellite (SPS) via Arbitrarily Large Phased Array Komponen receiver • Berbentuk disk berdiameter 6km-8km • Efisiensi sekitar 80%-90% • Dapat dibangun secara layang sehingga lahan dibawahnya dapat dimanfaatkan • Luasan receiver bergantung pada jenis gelombang yang dikirimkan satelit SPS Sumber : Final Report of SPS-ALPHA “The First Practical Solar Power Satellite via Arbitrarily Large Phased Array”, 2012
Konsep SPS-ALPHASolar Power Satellite (SPS) via Arbitrarily Large Phased Array • Konsep ini terlebih dahulu akan melalui proses uji feasibilitas ekonomi dan pematangan konsep • Diperkirakan dapat diorbitkan pada tahun 2025 • Dapat menghasilkan 100sMW hingga 100s GW
Konsep SPS-ALPHASolar Power Satellite (SPS) via Arbitrarily Large Phased Array
Daftar Pustaka • http://www.nasa.gov/offices/oct/early_stage_innovation/niac/mankins_sps_alpha.html • http://motherboard.vice.com/blog/this-satellite-could-be-beaming-solar-power-down-from-space-by-2025 • Final Report of SPS-ALPHA: The First Practical Solar Power Satellite via Arbitrarily Large Phased Array by Mr. John C. Mankins, Principal Investigator of Artemis Innovation Management Solutions LLC • www.popsci.com • http://www.alternative-energy-news.info/technology/future-energy/ • http://www.space.com/15189-solar-power-beaming-satellite.html • http://simonsirait.blogspot.com/2013/04/pengertian-panel-suryapenggunaannyasert.html • http://inhabitat.com/nasa-wants-to-beam-microwave-energy-to-earth-with-a-solar-power-plant-in-space/screen-shot-2012-04-09-at-11-14-57-pm-w728/ • http://environment.nationalgeographic.com/environment/sustainable-earth/energy/